Pertamina juga mengembangkan biogasolin dengan mencampur lima persen bioetanol ke dalam bensin RON 95. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, penjualan biogasolin ini telah mencapai 23.280 kiloliter (KL).
Upaya keberlanjutan Pertamina ini selaras dengan perkembangan regulasi, pergeseran bisnis menuju energi hijau, serta langkah-langkah strategis perusahaan.
Deretan prestasi ini mengukuhkan posisi Pertamina sebagai pelopor dalam peralihan menuju energi hijau di Indonesia. Pada ajang KESGI Award 2026 yang diselenggarakan oleh Katadata ESG Sustainability Insight (KESGI) di Sudirman Hall, Jakarta, Kamis (17/9), Pertamina menyapu bersih empat penghargaan utama di sektor minyak dan gas.
Dalam ajang bergengsi tersebut, Pertamina membawa pulang empat penghargaan yang mencakup seluruh pilar ESG yaitu kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan.
Pertamina dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis energi dan keuntungan perusahaan, dengan kelestarian lingkungan serta tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya