Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkuat Dampak Berkelanjutan, ASEAN Foundation dan SAP Beri Akses AI bagi Wirausaha Sosial ASEAN

Kompas.com, 26 September 2026, 10:39 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Wirausaha sosial di kawasan Asia Tenggara memegang peran strategis dalam menghadirkan inovasi untuk menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan dan sosial di tingkat akar rumput.

Namun, tantangan terbesar yang sering kali menghambat pertumbuhan mereka adalah kesulitan dalam memperluas skala bisnis tanpa mengorbankan esensi dampak jangka panjang.

Tanpa penguatan kapasitas, akses pasar, dan dukungan teknologi yang tepat, banyak solusi potensial yang akhirnya mandek di tengah jalan.

Menjawab tantangan tersebut, ASEAN Foundation bersama SAP meluncurkan ASEAN Social Enterprise Development Programme (ASEAN SEDP) Elevate.

Inisiatif ini hadir untuk memperkuat ekosistem wirausaha sosial di 10 negara anggota ASEAN melalui pendampingan terarah, perluasan jejaring, hingga integrasi teknologi Business AI.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan masa depan Asia Tenggara tak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga pada penguatan kapasitas para inovator lokal agar mampu tumbuh tangguh, inklusif, dan meluas dampaknya.

“ASEAN SEDP merupakan bagian dari komitmen kami untuk membangun ekosistem ASEAN yang lebih terhubung dan inklusif, di mana wirausaha sosial dapat berkolaborasi dan mengakses peluang di luar pasar domestik mereka," ujar Executive Director ASEAN Foundation, Piti Srisangnam. 

"Melalui ASEAN SEDP Elevate, kami terus membuka jalur bagi wirausaha sosial untuk berkembang dan memperluas dampak positif mereka,” lanjutnya.

5 Jalur Pendampingan Khusus 

Tahun ini, sebanyak 17 wirausaha sosial alumni dari 10 negara anggota ASEAN terpilih mengikuti ASEAN SEDP Elevate. Program ini dirancang berdasarkan kebutuhan masing-masing wirausaha sosial melalui lima jalur pendampingan khusus, yaitu Market Access, Investment Readiness, Social Impact, AI, dan Custom Track.

Melalui kemitraan dengan ASEAN Foundation, SAP mendukung pelaku wirausaha sosial dalam membangun kapabilitas digital dan kepercayaan diri memanfaatkan teknologi dalam menjawab tantangan bisnis nyata serta menciptakan dampak berkelanjutan.

SAP akan memimpin rangkaian Masterclass yang menjadi bagian utama dari program ini. Para alumni dibekali kapabilitas dan perangkat AI yang aplikatif untuk membantu menjawab berbagai tantangan terkait akses pasar, kesiapan investasi, hingga pengukuran dampak sosial.

“Di SAP, kami percaya bahwa transformasi digital yang bermakna dimulai ketika masyarakat memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk menerapkan teknologi dalam menjawab tantangan nyata," ujar President and Managing Director SAP Southeast Asia, Liher Urbizu.

"Keyakinan inilah yang menjadi landasan kemitraan kami dengan ASEAN Foundation melalui ASEAN SEDP Elevate," tambahnya.

Dia menjelaskan pihaknya tidak hanya memberikan akses terhadap perangkat AI, tetapi juga berinvestasi pada para wirausahawan dan inovator yang mendorong perubahan positif di komunitas.

"Dengan membekali wirausaha sosial dengan kapabilitas digital dan AI yang aplikatif, kami turut mendukung terciptanya ekonomi yang lebih tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan di Asia Tenggara,” jelas Liher Urbizu.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Lapisan Es Antarktika Terus Meleleh Sepanjang Abad meski Emisi Dipangkas
Lapisan Es Antarktika Terus Meleleh Sepanjang Abad meski Emisi Dipangkas
Pemerintah
PBB: Panas Ekstrem Ancam Keselamatan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir
PBB: Panas Ekstrem Ancam Keselamatan Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir
Pemerintah
OJK : Infrastruktur Pasar Karbon RI Paling Kompleks di Dunia, 2026 - 2027 Jadi Fase Krusial
OJK : Infrastruktur Pasar Karbon RI Paling Kompleks di Dunia, 2026 - 2027 Jadi Fase Krusial
Pemerintah
Kisah Suhendra, Bangkit dari Bangkrut Usai Jadi Rantai Pasok IWIP
Kisah Suhendra, Bangkit dari Bangkrut Usai Jadi Rantai Pasok IWIP
Swasta
Studi: Anak-Anak Masyarakat Adat Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim
Studi: Anak-Anak Masyarakat Adat Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim
Pemerintah
Blackout Iberia Jadi Pelajaran, Indonesia Perlu Perkuat Jaringan Listrik
Blackout Iberia Jadi Pelajaran, Indonesia Perlu Perkuat Jaringan Listrik
LSM/Figur
Raksasa Bisnis Dunia Desak Reformasi Keuangan Demi Hentikan Kerusakan Alam
Raksasa Bisnis Dunia Desak Reformasi Keuangan Demi Hentikan Kerusakan Alam
Pemerintah
Momentum Kesepakatan BRICS bagi Ambisi 100 GW PLTS Indonesia
Momentum Kesepakatan BRICS bagi Ambisi 100 GW PLTS Indonesia
LSM/Figur
Dari Perca Tenun NTT Jadi Produk Bernilai Tinggi lewat Teknik Sashiko Jepang
Dari Perca Tenun NTT Jadi Produk Bernilai Tinggi lewat Teknik Sashiko Jepang
Pemerintah
Badan Baru: Di Mana Ruang Kelola Masyarakat Gambut?
Badan Baru: Di Mana Ruang Kelola Masyarakat Gambut?
Pemerintah
Dari Biopori hingga Maggot, Warga Surabaya Bangun Ekosistem Kampung Ramah Lingkungan
Dari Biopori hingga Maggot, Warga Surabaya Bangun Ekosistem Kampung Ramah Lingkungan
LSM/Figur
Limbah Cairan Perasan Rumput Laut Diolah Jadi Kemasan Pintar Dukung Keamanan Pangan
Limbah Cairan Perasan Rumput Laut Diolah Jadi Kemasan Pintar Dukung Keamanan Pangan
LSM/Figur
AI Masuk Dunia Pendidikan, UNESCO Dorong Penguatan Kompetensi Guru
AI Masuk Dunia Pendidikan, UNESCO Dorong Penguatan Kompetensi Guru
LSM/Figur
Banjir Bandang Berulang di Sumatera, Pakar Minta Tata Ruang Diubah
Banjir Bandang Berulang di Sumatera, Pakar Minta Tata Ruang Diubah
LSM/Figur
Agrinas Palma-IPB University Kembangkan Bioetanol Singkong, Sorgum, dan Jagung Dukung E20
Agrinas Palma-IPB University Kembangkan Bioetanol Singkong, Sorgum, dan Jagung Dukung E20
BUMN
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau