Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Perusahaan Indonesia Sabet Penghargaan Emas ESG Tingkat Asia

Kompas.com, 6 November 2026, 19:35 WIB
Caroline Damanik,
Andika Aditia

Tim Redaksi

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghubungkan pelaku usaha di ketiga pasar tersebut dan menyediakan ruang untuk diskusi praktis yang dapat menghasilkan keputusan lebih baik serta kemitraan yang lebih kuat,” lanjutnya kemudian.

Chief Executive Officer KG Media Andy Budiman menuturkan, kemitraan antara SMG, KG Media, dan Philippine Daily Inquirer (PDI) tidak hanya sebatas kolaborasi antar-korporasi. Kemitraan tersebut berkembang menjadi komitmen bersama untuk membangun lanskap media di Asia Tenggara yang lebih tangguh dan adaptif.

“Dengan menyatukan kekuatan jurnalistik, pengaruh, dan jangkauan masing-masing, kami dapat memperluas jangkauan cerita-cerita yang benar-benar penting, mulai dari aksi iklim hingga kesetaraan sosial dan tata kelola yang baik. Bagi KG Media, mendorong agenda ESG regional berarti memanfaatkan platform media kami bukan hanya untuk memberitakan perubahan, tetapi juga secara aktif mendorong praktik berkelanjutan, meminta pertanggungjawaban industri dan memberdayakan masyarakat untuk membentuk masa depan yang lebih bertanggung jawab,” kata Andy.

Pandawa Agri Indonesia meraih emas dalam kategori Innovative Partnership melalui program RiceVitalize® dalam ajang Asia ESG Positive Impacts Awards 2026 yang digelar di Kuala Lumpur Golf & Country Club (KLGCC) Convention Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (4/11/2026). - AZHAR MAHFOF/The Star AZHAR MAHFOF Pandawa Agri Indonesia meraih emas dalam kategori Innovative Partnership melalui program RiceVitalize® dalam ajang Asia ESG Positive Impacts Awards 2026 yang digelar di Kuala Lumpur Golf & Country Club (KLGCC) Convention Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (4/11/2026). - AZHAR MAHFOF/The Star
Chief Operating Officer PDI Rudyard S. Arbolado menambahkan, penghargaan ini bukan hanya menjadi sebuah pencapaian, melainkan juga tantangan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan mereka dengan belajar dari praktik-praktik baik antara para pelaku praktik keberlanjutan di Asia Tenggara.

“Ketika para pemenang melihat bagaimana perusahaan lain di Malaysia, Indonesia dan Filipina melakukan inovasi dalam energi terbarukan, ekonomi sirkular, pengelolaan talenta dan pemberdayaan masyarakat, kami berharap hal itu mendorong mereka untuk bertanya: Apa lagi yang bisa kita lakukan agar keberlanjutan dapat terus dipertahankan?” katanya.

“Kami ingin penghargaan ini mendorong organisasi untuk tidak lagi memandang ESG sekadar sebagai daftar kewajiban untuk memenuhi regulasi atau proyek corporate social responsibility, tetapi sebagai penggerak utama ketahanan bisnis jangka panjang dan kesetaraan sosial,” tutupnya.

Sebanyak 40 perusahaan dari tiga negara membawa pulang total 52 penghargaan yang diberikan. Penghargaan tersebut mencakup 12 kategori yang merepresentasikan berbagai aspek keberlanjutan, mulai dari perlindungan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sumber daya manusia, hingga inovasi dan transformasi bisnis.

Asia ESG Positive Impact Awards 2026 diselenggarakan oleh Asia ESG Positive Impact Consortium (A-EPIC), sebuah kolaborasi antara Star Media Group dari Malaysia, KG Media dari Indonesia dan Inquirer Group of Companies dari Filipina. Para peserta penghargaan ini merupakan pemenang kategori Gold Awards dalam ajang penghargaan ESG di negara masing-masing, yaitu ESG Positive Impact Awards di Malaysia, Lestari Awards di Indonesia serta Inquirer ESG Edge Impact Awards di Filipina.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
6 Perusahaan Indonesia Sabet Penghargaan Emas ESG Tingkat Asia
6 Perusahaan Indonesia Sabet Penghargaan Emas ESG Tingkat Asia
Swasta
40 Perusahaan Malaysia, Indonesia, dan Filipina Raih 52 Penghargaan ESG Asia 2026
40 Perusahaan Malaysia, Indonesia, dan Filipina Raih 52 Penghargaan ESG Asia 2026
Swasta
Karhutla Ancam Penghidupan dan Pendidikan di Kalimantan
Karhutla Ancam Penghidupan dan Pendidikan di Kalimantan
LSM/Figur
Ketika China Menjadi Ruang Belajar bagi Siswa
Ketika China Menjadi Ruang Belajar bagi Siswa
Swasta
Aksi Pengurangan Penuh Metana Bisa Tekan Emisi, Namun Gagal Capai Target 2030
Aksi Pengurangan Penuh Metana Bisa Tekan Emisi, Namun Gagal Capai Target 2030
Pemerintah
Ekspor Indonesia Terancam CBAM dan EUDR, Sistem MRV Emisi Perlu Diperkuat
Ekspor Indonesia Terancam CBAM dan EUDR, Sistem MRV Emisi Perlu Diperkuat
LSM/Figur
Arak Monster Godzilla, Koalisi Orang Muda Serukan Keadilan Iklim Antargenerasi
Arak Monster Godzilla, Koalisi Orang Muda Serukan Keadilan Iklim Antargenerasi
LSM/Figur
Cegah Pembukaan Lahan dengan Dibakar, Koperasi Sawit di Kaltim Sewa Alat Berat
Cegah Pembukaan Lahan dengan Dibakar, Koperasi Sawit di Kaltim Sewa Alat Berat
LSM/Figur
Sertifikasi Sawit Berkelanjutan Perlu Pertimbangkan Satwa yang Ada
Sertifikasi Sawit Berkelanjutan Perlu Pertimbangkan Satwa yang Ada
LSM/Figur
Restorasi Ekosistem Global Lambat, PBB Ungkap Baru Mencapai 25 Persen
Restorasi Ekosistem Global Lambat, PBB Ungkap Baru Mencapai 25 Persen
Pemerintah
Riset Ungkap Mahasiswa Alami Kecemasan Akibat Krisis Iklim
Riset Ungkap Mahasiswa Alami Kecemasan Akibat Krisis Iklim
Pemerintah
Ditopang PLTS Atap Industri, Bauran EBT di Jawa Barat Capai 23,58 Persen
Ditopang PLTS Atap Industri, Bauran EBT di Jawa Barat Capai 23,58 Persen
Pemerintah
Lele Jadi Sumber Protein Terjangkau, Peternak Madura Kembangkan Metode Panen 45 Hari
Lele Jadi Sumber Protein Terjangkau, Peternak Madura Kembangkan Metode Panen 45 Hari
LSM/Figur
Alarm Kesehatan, Kasus Kanker Serviks Global Diprediksi Terus Meningkat
Alarm Kesehatan, Kasus Kanker Serviks Global Diprediksi Terus Meningkat
Pemerintah
Kelompok Disabilitas di Pedalaman Kalimantan Pakai Dana Karbon untuk Budi Daya Ikan
Kelompok Disabilitas di Pedalaman Kalimantan Pakai Dana Karbon untuk Budi Daya Ikan
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau