Derita Maghfirah, Penderita Stunting dan Hidrosefalus yang Tak Bisa Menikmati Pelukan Ibunya

Kompas.com, 1 April 2023, 15:31 WIB
Rosyid A Azhar ,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

“Paket bantuan ketiga pada bulan Januari 2023 yang berisi 2 bak telur, susu formula 6 dos, kacang hijau 1 kg dan gula merah 1 kg,” ujar Cica.

Di kelurahan ini bukan hanya Maghfirah yang mengidap tengkes, di desa ini juga ada Revan Hasan anak Bato Hasan.

Anak lelaki ini juga mengidap tengkes meskipun tidak separah Maghfirah. Rumah keluarga Bato Hasan tidak jauh dari perbatasan Kelurahan Dembe I dan Kelurahan Lekobalo.

Baca juga: Tangani Stunting hingga Majukan Pariwisata, Fokus Ikfina Bangun Kabupaten Mojokerto

“Di Dembe I ada 2 penderita tengkes, Maghfirah Mustafa dan Revan Hasan,” kata Hadijah Yusuf seorang kader kesehatan kelurahan Dembe I.

Wilayah Kelurahan Dembe I memang diapit Danau Limboto dan perbukitan kapur. Di sisi utara terdapat Danau Limboto yang tengah sekarat akibat sedimentasi, banyak warga desa yang mencari penghidupan dari danau ini, menjadi nelayan, namun tidak banyak yang didapat.

Di sisi selatan terdapat daratan yang dipenuhi bukit kapur dengan lapisan tanah atas (top soil) sangat tipis.

Beberapa warga mencoba mengikis semak dan tanaman laun di lereng bukit kapur untuk ditanami jagung atau palawija lainnya, juga tidak banyak yang diharap dari ladang tandus ini, namun ini adalah satu-satunya pekerjaan yang harus dilakoni.

Cica dan ketiga anaknya sepenuhnya bergantung secara ekonomi pada ayahnya, Husain Simbuka seorang tukang bangunan.

Menjelang hari raya Idul Fitri seperti ini biasanya ramai orang memanggil untuk memperbaiki rumah, di sinilah rezeki pria yang memiliki cucu 4 orang ini mengalir.

Baca juga: Heru Budi Kosongkan Jabatan Kadinkes Saat Hendak Atasi Stunting, Ini Alasannya

Bersama 2 saudara kandungnya, Cindi dan Intan yang sudah berkeluarga, Cindrawati dan anak-anaknya berjubel tinggal di rumah orang tua mereka.

Ada 13 jiwa dari 3 generasi yang mendiami rumah beton mungil berlantai dua ini, tidak ada halaman. Semua rumah warga di sini berhimpit, bahkan di lahan yang miring.

Sebagian rumah warga di sini malah tergenang air akibat pembangunan tanggul di Danau Limboto. Air kehijauan tak lagi bisa mengalir di belakang rumah warga, kondisi ini menjadi masalah Kesehatan baru di desa ini, warga hanya bisa mengeluh pasrah.

Kelurahan Dembe I Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo sesungguhnya tidak jauh dari pusat kota yang menjadi ibu kota Provinsi Gorontalo.

Baca juga: Panen Raya Padi Nutrizinc, Plt Bupati Nganjuk: Nutrisi Zinc Ini untuk Mengurangi Risiko Stunting

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang Samudera Otoluwa mengungkapkan, jumlah dan sebaran tengkes berdasarkan hasil pengukuran di Posyandu melalui aplikasi elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (ePPGBM) di Februari 2023 menunjukkan angka yang masih tinggi.

Di Kabupaten Boalemo berjumlah 366 dari 8.629 balita, Kabupaten Gorontalo terdapat 1.247 dari 20.616 balita, Kabupaten Pohuwato terdapat 287 dari 4960 balita, Kabupaten Bone Bolango ada 789 dari 7909 balita, Kabupaten Gorontalo Utara terdapat 1.019 dari 5.836 balita dan di Kota Gorontalo ada 306 dari 7082 balita.

“Total Provinsi Gorontalo terdapat 4.354 balita tengkes dari total 55.032 anak balita yang diukur kembali,” ujar Anang S Otoluwa.

Anang Otoluwa meyakinkan upaya Pemerintah dan PKK Provinsi Gorontalo saat ini tengah gencar-gencarnya mengatasi penderita tengkes, dan menekan muncul kembalinya kasus ini. Program ini merupakan upaya untuk menyelamatkan masa depan bangsa Indonesia.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau