Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 29 Agustus 2023, 16:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai bank yang berkomitmen terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) secara aktif mengadakan berbagai inisiatif untuk mengurangi emisi karbon melalui program Danamon Peduli.

Melibatkan karyawan sebagai relawan (D-Volunteers), melalui program Peduli Lingkungan 2023, Danamon Region Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menggelar beberapa kegiatan di sejumlah lokasi.

Salah satunya Danamon Sulampua berkolaborasi dengan Perusahaan Daerah Pasar Kota Manado mendonasikan 100 pohon pucuk merah dan 50 tempat sampah terpilah untuk lima pasar, Pasar Pinasangkulang, Pasar Bersehati, Pasar Tuminting, Pasar Bahu, dan Pasar Jengki.

Seremoni kegiatan Peduli Lingkungan diadakan di Pasar Basehati Manado pada Sabtu (26/8/2023) yang dihadiri Wali Kota Manado Andrei Angouw, Direktur Utama PD Pasar Manado Lucky Senduk, serta Branch Manager Danamon Manado Sandra Christine Ester.

Baca juga: Signify Hidupkan Aek Natolu dengan Lampu Tenaga Surya Ramah Lingkungan

Program ini merupakan bentuk apresiasi terhadap peran pasar sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Regional Corporate Officer Bank Danamon Sulampua Chiau Winarto mengatakan, pasar merupakan pusat ekonomi di sebuah kota, dan oleh karena itu kondisi pasar yang bersih dan nyaman sangat penting.

Kebersihan dan kenyamanan pasar menjadi faktor utama yang mempengaruhi minat konsumen untuk berbelanja. Pasar juga menjadi fokus dalam upaya mendorong pembangunan berkelanjutan.

Dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar, masyarakat akan lebih tertarik untuk berbelanja, yang pada gilirannya akan merangsang pertumbuhan ekonomi lokal dan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.

"Karena hal ini, Danamon yakin bahwa kemitraan dengan komunitas pasar merupakan hal yang penting untuk membangun aspek keberlanjutan di pasar melalui kegiatan Peduli Lingkungan ini,” ujar Chiau.

Baca juga: Krisis Lingkungan Harus Jadi Panggung Utama Politik Indonesia

Donasi 100 pohon pucuk merah mempunyai simbolisme tersendiri bagi Danamon. Pohon pucuk merah, yang dikenal juga dengan sebutan syzygium myrtifolium merupakan salah satu pohon yang memiliki simbolisme yang kaya dalam budaya Indonesia.

Dalam bahasa Indonesia, pucuk merah sering kali dihubungkan dengan berbagai makna dan konsep yang meliputi kehidupan, kekuatan, dan keberlanjutan.

Pucuk merah sering kali dianggap sebagai simbol keanekaragaman hayati. Pohon ini memiliki kemampuan untuk menarik berbagai jenis serangga, burung, dan hewan lainnya, sehingga mendukung keberagaman hayati di sekitarnya.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pohon ini dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kehidupan di sekitarnya. Secara keseluruhan, pucuk merah memiliki banyak makna dan manfaat dalam budaya Indonesia.

Baca juga: Ada Tanggung Jawab Lingkungan, RKAB Sektor Tambang Diharapkan Lebih Selektif

Pohon ini melambangkan keanekaragaman hayati, kekuatan, keberlanjutan, serta memberikan manfaat dalam bidang ekonomi, lingkungan, dan kesehatan manusia.

Selain donasi pucuk merah dan tempat sampah di Pasar Kota Manado, Danamon Sulampua juga mendonasikan paket fasilitas edukasi berupa AC inverter, layar LED, dan lampu LED untuk ruang kelas "Danamon Ramah Lingkungan" di Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, Makassar.

Berkolaborasi dengan Komunitas Mural Makassar, Danamon menyulap ruang kelas ini menjadi lebih artistik dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Donasi ini juga disertai dengan penyelenggaraan literasi keuangan bagi lebih dari 200 mahasiswa dan dosen di institut tersebut.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Ketahanan Keluarga Mampu Lindungi Anak dari Dampak Perubahan Iklim
Pemerintah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
Dilema Rumit Di Balik Sisa Makanan Berkuah
LSM/Figur
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Walikota New York Zohran Mamdani Denda DoorDash Rp 2,35 Triliun karena Pangkas Gaji Kurir
Pemerintah
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
Jaga Lingkungan, PLN UPT Pulogadung Gelar Simulasi Penanganan Tumpahan Limbah B3
BUMN
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
PBB Peringatkan Super El Niño Jadi Ancaman Serius bagi Kesehatan Dunia
Pemerintah
BRIN Kembangkan Gasifikasi Sampah untuk Tekan Emisi Metana dan CO2
BRIN Kembangkan Gasifikasi Sampah untuk Tekan Emisi Metana dan CO2
LSM/Figur
Capaian Dekarbonisasi Pertamina Semester I 2026 Tembus 118 Persen
Capaian Dekarbonisasi Pertamina Semester I 2026 Tembus 118 Persen
Pemerintah
Arah Politik Hukum RUU Perubahan Iklim
Arah Politik Hukum RUU Perubahan Iklim
Pemerintah
Banyak Remaja Hadapi Masalah Mental, Sekolah Perkuat Budaya Saling Peduli
Banyak Remaja Hadapi Masalah Mental, Sekolah Perkuat Budaya Saling Peduli
Swasta
Lonjakan Pusat Data Bakal Picu 'Tsunami' Sampah Elektronik
Lonjakan Pusat Data Bakal Picu 'Tsunami' Sampah Elektronik
Pemerintah
KLH : Kemampuan Ukur Emisi Metana di Fasilitas di Luar TPA Tentukan Kinerja Sistem Pengolahan Sampah Daerah
KLH : Kemampuan Ukur Emisi Metana di Fasilitas di Luar TPA Tentukan Kinerja Sistem Pengolahan Sampah Daerah
Pemerintah
Hadapi Krisis Iklim, Pemda Diminta Tinggalkan Tata Kelola Sektoral
Hadapi Krisis Iklim, Pemda Diminta Tinggalkan Tata Kelola Sektoral
Pemerintah
TNFD: Laporan Dampak Bisnis Terhadap Alam Melonjak 2 Kali Lipat
TNFD: Laporan Dampak Bisnis Terhadap Alam Melonjak 2 Kali Lipat
Pemerintah
Penggunaan AI di Tempat Kerja Masih Lambat, Informal, dan Tidak Merata
Penggunaan AI di Tempat Kerja Masih Lambat, Informal, dan Tidak Merata
Pemerintah
Gambar Buah pada Kemasan Jus Bisa Pengaruhi Persepsi Konsumen
Gambar Buah pada Kemasan Jus Bisa Pengaruhi Persepsi Konsumen
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau