Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadi Solusi Ramah Lingkungan, Pahami Perbedaan Jenis Sistem PLTS On Grid, Off Grid, dan Hybrid

Kompas.com, 27 September 2023, 12:25 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) merupakan solusi modern dan ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan energi. Sistem ini memanfaatkan penyerapan radiasi matahari.

Adapun potensi energi surya di Indonesia yang besar juga menjadi sebab pemanfaatan sistem PLTS menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang dinilai efektif.

Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga 2022, pemanfaatan PLTS di Indonesia yang tercatat telah mencapai 271,6 megawatt (MW).

Popularitas teknologi PLTS turut didukung dengan keterjangkauan dan efisiensi penggunaan sistem tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik untuk rumah maupun lingkup industri pada beragam jenis sektor.

Namun, sebelum ikut memanfaatkan PLTS, sebaiknya pahami perbedaan tiap jenisnya sebagai berikut.

1. Sistem PLTS On Grid

PLTS On Grid adalah jenis sistem yang terhubung langsung ke jaringan listrik yang tersedia (umum).

Sistem tersebut memungkinkan energi yang dihasilkan panel surya dapat disalurkan ke jaringan umum, sehingga energinya dapat dimanfaatkan secara utuh.

Perlu diketahui, PLTS On Grid merupakan sistem yang paling sederhana jika dibandingkan dengan sistem lainnya dan ideal untuk digunakan pada sektor komersial atau industri yang telah tersambung dengan jaringan listrik yang memungkinkan para pengguna mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.

Dengan memanfaatkan PLTS sistem tersebut, biaya listrik dapat ditekan sehingga lebih hemat.

Sebelumnya, PLTS On Grid populer dimanfaatkan para pelaku industri, contohnya Uniplastindo Interbuana.

Perusahaan tersebut memanfaatkan PLTS On Grid untuk tiga kawasan operasionalnya melalui kerja sama dengan SUN Energy selaku perusahaan pengembang PLTS yang berfokus pada sektor komersial dan industrial.

2. Sistem PLTS Off Grid

PLTS Off Grid merupakan sistem yang bekerja secara mandiri dengan tidak terhubung pada jaringan listrik umum.

Pada sistem Off Grid, pengguna mesti menggunakan teknologi baterai untuk menyimpan daya listrik ketika matahari tidak bersinar.

PLTS Off Grid merupakan opsi ideal bagi suatu wilayah yang belum menjangkau atau menerima akses listrik. Dengan sistem Off Grid, suatu wilayah dapat menerapkan konsep mandiri energi yang juga akan mendukung pemenuhan rasio elektrifikasi di Indonesia.

Salah satu contoh kehadiran PLTS di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) adalah proyek PLTS Off Grid di Desa Komunitas Adat Terpencil (KAT) Birang, Berau, Kalimantan TImur.

Proyek yang didukung oleh SUN Energy tersebut telah mendukung elektrifikasi tempat tinggal dan fasilitas umum di Desa KAT Birang.

3. Sistem PLTS Hybrid

Seperti namanya, PLTS Hybrid adalah kombinasi dari sistem On Grid dan Off Grid yang terhubung ke jaringan listrik umum, tetapi juga memiliki penyimpanan baterai untuk cadangan energi.

Dengan begitu, sistem PLTS dapat beroperasi secara mandiri ketika diperlukan. Melalui PLTS Hybrid, pengguna dpat menggabungkan keunggulan sistem On Grid dan Off Grid untuk mendapatkan fleksibilitas dan efisiensi dalam penggunaan energi secara maksimal.

Salah satu contoh proyek PLTS Hybrid yang telah beroperasi adalah Sistem PLTS PV Roll Up yang berada di kawasan pertambangan. Proyek ini diinisiasi oleh SUN Energy dalam mendukung pemanfaatan PLTS pada berbagai jenis sektor dengan kebutuhan yang berbeda.

Untuk mendapatkan layanan PLTS, ada baiknya mengetahui perusahaan pengembang PLTS yang dapat diandalkan agar pengimplementasiannya sesuai kebutuha.

Adapun saat ini, salah satu penyedia PLTS yang telah mengantongi lebih dari 100 proyek di Indonesia adalah SUN Energy.

Pengembang PLTS tersebut memiliki catatan portofolio proyek dengan kebutuhan yang berbeda. Hal ini menunjukan fleksibilitas dan adaptabilitas SUN Energy dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang ingin memanfaatkan sistem PLTS ntuk mendukung upaya berkelanjutan.

Melalui pemahaman yang baik tentang jenis-jenis sistem PLTS, maka Anda dapat menggunakan sistem PLTS dengan tepat, sesuai dengan kebutuhan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Karhutla Bakar 637.011 Hektar Lahan, Organisasi Lintas Iman Desak Siklus Tahunan Diputus
Karhutla Bakar 637.011 Hektar Lahan, Organisasi Lintas Iman Desak Siklus Tahunan Diputus
Pemerintah
ASRI Menyapa Surabaya, Dorong Siswa dan Guru Wujudkan Sekolah Berkelanjutan
ASRI Menyapa Surabaya, Dorong Siswa dan Guru Wujudkan Sekolah Berkelanjutan
Swasta
Lonjakan Belanja Militer Perparah Perubahan Iklim dan Keamanan Global
Lonjakan Belanja Militer Perparah Perubahan Iklim dan Keamanan Global
Pemerintah
Pengembangan PLTS Terapung Perlu Mitigasi agar Tak Ganggu Fungsi Badan Air
Pengembangan PLTS Terapung Perlu Mitigasi agar Tak Ganggu Fungsi Badan Air
Pemerintah
Rotan Kian Sulit Didapat, Perajin Anyaman Mahakam Ulu Terpaksa Beralih ke Plastik
Rotan Kian Sulit Didapat, Perajin Anyaman Mahakam Ulu Terpaksa Beralih ke Plastik
LSM/Figur
'Cage Free Eggs', Mengangkat Isu Kesejahteraan di Sebutir Telur
"Cage Free Eggs", Mengangkat Isu Kesejahteraan di Sebutir Telur
LSM/Figur
Pelajar Galang Dana lewat Golf untuk Wujudkan Harapan Anak dengan Penyakit Kritis
Pelajar Galang Dana lewat Golf untuk Wujudkan Harapan Anak dengan Penyakit Kritis
LSM/Figur
Dilema Pemanfaatan Dana Karbon di Pedalaman Kalimantan...
Dilema Pemanfaatan Dana Karbon di Pedalaman Kalimantan...
LSM/Figur
Bank Global Kucurkan Rp 10,69 Kuadriliun ke Perusahaan Terkait Deforestasi
Bank Global Kucurkan Rp 10,69 Kuadriliun ke Perusahaan Terkait Deforestasi
Pemerintah
Menjaga Mangrove Tetap Hidup, Bukan Sekadar Menanam
Menjaga Mangrove Tetap Hidup, Bukan Sekadar Menanam
Pemerintah
LSEG: Pemilik Aset Semakin Integrasikan Keberlanjutan ke Dalam Portofolio
LSEG: Pemilik Aset Semakin Integrasikan Keberlanjutan ke Dalam Portofolio
Pemerintah
Bisakah Pemulihan Populasi Hewan Besar Bantu Atasi Perubahan Iklim?
Bisakah Pemulihan Populasi Hewan Besar Bantu Atasi Perubahan Iklim?
Pemerintah
Dari Rotan, Masyarakat Dayak Merawat Tradisi dan Membuka Jalan Penghidupan
Dari Rotan, Masyarakat Dayak Merawat Tradisi dan Membuka Jalan Penghidupan
LSM/Figur
Pembangunan Proyek Batu Bara Baru Tiga Kali Lebih Cepat dari Penghentiannya
Pembangunan Proyek Batu Bara Baru Tiga Kali Lebih Cepat dari Penghentiannya
LSM/Figur
Ketika Greenpeace Mencuri Panggung di Bundaran HI
Ketika Greenpeace Mencuri Panggung di Bundaran HI
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau