Para ilmuwan menggunakan model komputer untuk melihat bagaimana ide mereka akan berjalan di dunia nyata.
Mereka menghitung bahwa jika hanya satu persen hutan boreal dikelola dengan cara ini, manusia dapat menghilangkan satu gigaton karbon dioksida setiap tahunnya.
"Kami menyarankan eksplorasi lebih lanjut tentang potensi pemanenan dan pengangkutan sejumlah besar kayu boreal ke Samudera Arktik untuk menghilangkan karbon dioksida dan penyimpanan dalam skala ribuan tahun," komentar para penulis studi dalam studi mereka.
Meskipun perhitungannya tampak menjanjikan, para peneliti juga menunjukkan beberapa faktor budaya, lingkungan, dan geopolitik yang bisa menjadi tantangan.
Hal tersebut termasuk apakah menenggelamkan jutaan batang kayu akan membahayakan makhluk yang hidup di dasar laut, hak-hak masyarakat adat yang tinggal dan mengelola hutan-hutan ini, dan bagaimana berbagai negara akan berbagi kredit karbon.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya