Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

AOP Exhibition, Wadah Berbagi Penerapan ESG untuk Anak Perusahaan Astra Otoparts

Kompas.com, 12 Februari 2026, 16:07 WIB
Manda Firmansyah,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Astra Otoparts (AOP) Exhibition digelar dari Senin (9/2/2026) sampai Selasa (10/2/2026), dengan mengusung tema 3D for D (Deflated Costs, Decarbonized Future, Digital Sprint for Designing the Future).

Diikuti oleh 37 anak perusahaan PT Astra Otoparts Tbk, AOP Exhibition dilengkapi dengan pameran dan sesi penjurian sebagai bentuk apresiasi terhadap inisiatif dari anak perusahaan Astra Otoparts ini.

Baca juga:

Tema "3D for D" tahun ini menunjukkan berbagai terobosan melalui tiga inisiatif di bidang industri 4.0, efisiensi operasional, serta penerapan ESG (Environmental, Social, Governance) yang terintegrasi dalam proses bisnis.

Disebut CRP Exhibition sejak pertama kali diselenggarakan pada 2014, kegiatan ini diubah namanya menjadi AOP Exhibition seiring dengan perluasan fokus Astra Otoparts yang tidak lagi terbatas pada upaya cost reduction.

Transformasi ini mencerminkan upaya optimalisasi pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, serta penerapan prinsip ESG untuk mendukung peningkatan kualitas dan keberlanjutan operasional perseroan.

Transformasi ini juga selaras dengan visi Astra Otoparts untuk menjadi supplier komponen otomotif kelas dunia. Untuk menjadi mitra pilihan utama, Astra Otoparts harus memberikan nilai tambah kepada stakeholders (pemangku kepentingan).

"Salah satunya melalui pencapaian operational excellence dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan penerapan digitalisasi di seluruh anak perusahaan. Di saat yang sama, penerapan aspek ESG menjadi bagian penting dalam pengelolaan risiko bisnis jangka panjang sekaligus menjaga resiliensi dan keberlanjutan Perseroan,” ujar Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdhani Dzulkarnaen Salim dalam keterangan tertulis, Kamis (12/2/2026).

Baca juga:

Astra Otoparts Exhibition 2026

Berbagi praktik terbaik

AOP Exhibition 2026 diikuti 37 anak perusahaan. Pameran ini menjadi momentum untuk menampilkan pencapaian inisiatif di bidang ESG.Dok Astra AOP Exhibition 2026 diikuti 37 anak perusahaan. Pameran ini menjadi momentum untuk menampilkan pencapaian inisiatif di bidang ESG.

Tahun 2026, AOP Exhibition menampilkan inisiatif unggulan dari beberapa anak perusahaan pilihan di tiga bidang tersebut.

Pertama, di bidang ESG (sustainability). Misalnya, PT Astra Otoparts Tbk melalui Divisi Nusametal mengadopsi teknologi baru minimum quantity lubrication untuk proses machining sehingga mengurangi limbah yang dihasilkan sekaligus meningkatkan produktivitas.

Kedua, di bidang digitalisasi. Misalnya, PT FSCM Manufacturing Indonesia menggunakan Enterprise Resource Planning (ERP), yang terkoneksi dengan dashboard digital, termasuk energy consumption maupun warehousing, dan optimalisasi proses produksi dengan lean manufacturing.

Ketiga, bidang cost reduction program. Misalnya, PT Akebono Brake Astra Indonesia dengan memanfaatkan teknologi AI (Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan) untuk visual inspection dan quality check sehingga meningkatkan produktivitas dan material subsitusi dengan tetap mempertahankan kualitas.

AOP Exhibition menjadi wadah berbagi praktik terbaik antar anak perusahaan untuk mempercepat adopsi inovasi di seluruh ekosistem Grup Astra Otoparts.

Selain menjadi ajang internal berbagi praktik terbaik, AOP Exhibition juga membuka ruang pembelajaran dari perspektif eksternal.

Salah satunya dengan menghadirkan pembicara dari IKEA (PT DFI Retail Nusantara), Business Intelligence Manager, Christian M. Rustam; dan dari PwC Indonesia, Director of Energy Transition, Christian Sinaga; serta Senior Manager of Energy Transition, Damar Pranadi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dua Tahun 'Water for Banuan', Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
Dua Tahun "Water for Banuan", Dampak Nyata Air Bersih Berkelanjutan di Pelosok NTT
LSM/Figur
Kepemimpinan 'Human-Centered' Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Kepemimpinan "Human-Centered" Jadi Kunci Ukur Kesejahteraan Karyawan
Swasta
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
Antisipasi Ancaman Penyakit Pes, RI Perlu Perkuat Pemantauan Tikus
LSM/Figur
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Satelit Ungkap Kota Dunia Alami Penurunan Tanah: Medan dan Bandung Masuk Daftar
Pemerintah
Studi Ungkap Hubungan Lingkungan dan Kesehatan Mental Anak Muda
Studi Ungkap Hubungan Lingkungan dan Kesehatan Mental Anak Muda
Pemerintah
Strategi Para Petambak di Surabaya agar Mampu Bertahan dari Limbah Kiriman
Strategi Para Petambak di Surabaya agar Mampu Bertahan dari Limbah Kiriman
LSM/Figur
Kemiskinan Global Naik, PBB: Alarm Pengingat untuk Dunia
Kemiskinan Global Naik, PBB: Alarm Pengingat untuk Dunia
Pemerintah
BRIN Kembangkan Enzim dari Jamur Lokal untuk Urai Limbah Pewarna Tekstil
BRIN Kembangkan Enzim dari Jamur Lokal untuk Urai Limbah Pewarna Tekstil
Pemerintah
Super El Niño Berpotensi Jadikan 2026 Tahun Terpanas dalam Sejarah
Super El Niño Berpotensi Jadikan 2026 Tahun Terpanas dalam Sejarah
Pemerintah
Ikan Betina Lebih Banyak Ditemukan di Kali Surabaya, Pembuangan Limbah Cair Perlu Diperketat
Ikan Betina Lebih Banyak Ditemukan di Kali Surabaya, Pembuangan Limbah Cair Perlu Diperketat
LSM/Figur
Panas Ekstrem Jadi Tantangan Asia Tenggara, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat
Panas Ekstrem Jadi Tantangan Asia Tenggara, Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat
Swasta
Coca-Cola Inisiasi Lingkungan Berkelanjutan si Solo lewat Master Meter dan Pilah Sampah
Coca-Cola Inisiasi Lingkungan Berkelanjutan si Solo lewat Master Meter dan Pilah Sampah
Swasta
Sektor Transisi Rendah Karbon Justru Paling Rawan Greenwashing
Sektor Transisi Rendah Karbon Justru Paling Rawan Greenwashing
Pemerintah
WWF: Populasi Satwa Liar Anjlok 73 Persen Sejak 1970
WWF: Populasi Satwa Liar Anjlok 73 Persen Sejak 1970
Pemerintah
CBAM Tekan Daya Saing Ekspor RI, Kemenperin Soroti Perbedaan Perhitungan Emisi
CBAM Tekan Daya Saing Ekspor RI, Kemenperin Soroti Perbedaan Perhitungan Emisi
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau