Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Amazon hingga Microsoft Dominasi Pembelian Energi Bersih Sepanjang 2025

Kompas.com, 24 Februari 2026, 11:15 WIB
Zintan Prihatini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Meta, Google, dan Microsoft mendominasi pembelian energi bersih di tingkat korporasi global sepanjang 2025.

Dilansir dari ESG Today, Senin (23/2/2026), keempat perusahaan itu berkontribusi pada 49 persen dari total volume perjanjian pembelian listrik bersih (power purchase agreement/PPA) secara global.

Tujuannya, untuk memenuhi kebutuhan energi dari infrastruktur kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang kini makin berkembang pesat.

Sementara itu, menurut laporan terbaru BloombergNEF (BNEF) perusahaan lainnya justru mengurangi aktivitas pembelian secara signifikan sepanjang tahun tersebut. 

Baca juga: Meta Gandeng TerraPower Bangun 8 Reaktor Nuklir Canggih di AS

“Pembeli energi bersih korporasi saat ini bergerak dengan dua kecepatan yang berbeda. Pembeli teknologi besar mulai masuk ke transaksi yang lebih besar dan teknologi perintis, sementara perusahaan yang lebih kecil menghadapi realitas pasar listrik,” ungkap Analis Energi Korporasi BNEF sekaligus penulis utama laporan, Nayel Brihi.

“Beberapa pembeli di pasar yang lebih baru bahkan masih dalam tahap mengenal konsep perjanjian pembelian hasil produksi,” imbuh dia.

Berdasarkan laporan BNEF 1H 2026 Corporate Energy Market Outlook, volume global PPA energi bersih korporasi turun 10 persen menjadi 55,9 gigawatt (GW) pada tahun lalu. Brihi mencatat, penurunan itu pertama kali terjadi, setelah delapan tahun berturut-turut mengalami pertumbuhan.

Baca juga: Amazon Luncurkan Layanan Investasi Kredit Karbon, Apa Itu?

Kendati demikian, 2025 tetap menjadi tahun dengan volume transaksi pembelian energi bersih tertinggi kedua sepanjang sejarah. Angkanya dua kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun 2020.

Selain itu, setiap kawasan utama mencatatkan volume setidaknya setara atau lebih tinggi daripada 2023.

Meta Ungguli Perusahaan Lain 

Laporan tersebut menemukan, Meta mengungguli Amazon sebagai pembeli energi bersih korporasi terbesar, dengan kontrak 10,24 GW pada 2025, tepat di atas Amazon yang mencapai 10,22 GW.

“Secara regional, aktivitas PPA Meta sebagian besar terfokus di Amerika Serikat, sementara Amazon menjadi pembeli energi bersih korporasi paling aktif di Eropa dan Asia Pasifik,” ucap dia.

Laporan juga mencatat adanya pergeseran signifikan perusahaan teknologi raksasa ke energi nuklir, yang menyumbang hampir seperempat atau 23 persen dari aktivitas PPA Meta dan Amazon.

Perbedaan aktivitas pembelian energi bersih antara perusahaan teknologi besar dengan pembeli korporasi lainnya terlihat paling jelas di Amerika Serikat. Di negara ini, aktivitas PPA mencapai rekor 29,5 GW dalam setahun.

Akan tetapi, jumlah pembelinya turun daripada tahun sebelumnya, menjadi hanya 33 pembeli. Brihi menyampaikan, kondisi tersebut diakibatkan ketidakpastian tarif serta kebijakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang menghentikan secara bertahap insentif pajak.

Sehingga, menahan aktivitas perusahaan-perusahaan yang lebih kecil. Laporan itu juga menunjukkan adanya pergeseran dari transaksi berbasis satu teknologi menuju solusi yang menawarkan pasokan beban dasar.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
Kupu-Kupu Berpindah Habitat, Ahli Ingatkan Ancaman Krisis Ekosistem
LSM/Figur
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir
LSM/Figur
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Antisipasi Ancaman Mikroplastik, Pelaku Bisnis Didesak Segera Bertindak
Pemerintah
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
ICEL: Pengawasan Tambang Rentan Lumpuh Tanpa Transparansi Dokumen Lingkungan
LSM/Figur
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
Demi Kepastian Investasi, ClientEarth dan CPI Dorong Reformasi Regulasi Energi Terbarukan
LSM/Figur
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Bezos & DiCaprio Kucurkan Rp3,58 Triliun Selamatkan 100 Spesies Langka
Pemerintah
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikasi Green Terminal
BUMN
BMKG Optimalkan Pengisian Waduk Hadapi El Niño Kuat, Antisipasi Krisis Air hingga Karhutla
BMKG Optimalkan Pengisian Waduk Hadapi El Niño Kuat, Antisipasi Krisis Air hingga Karhutla
Pemerintah
Mahasiswa KKNT IPB Bantu Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial di Garut Jawa Barat
Mahasiswa KKNT IPB Bantu Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial di Garut Jawa Barat
Pemerintah
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
BUMN
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Pemerintah
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemerintah
Dorong Implementasi ESG, Era Transformasi Keberlanjutan Asia Tenggara Dimulai
Dorong Implementasi ESG, Era Transformasi Keberlanjutan Asia Tenggara Dimulai
Pemerintah
Generasi Baru Solar PV Dinilai Lebih Efisien dan Cocok di Iklim Tropis
Generasi Baru Solar PV Dinilai Lebih Efisien dan Cocok di Iklim Tropis
LSM/Figur
Tata Kelola Fiskal Pertambangan Dinilai Cukup Kuat, Transparansi Pajak Masih Jadi PR
Tata Kelola Fiskal Pertambangan Dinilai Cukup Kuat, Transparansi Pajak Masih Jadi PR
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau