Pengurangan ketergantungan pada iridium menjadi tujuan lain dari proyek ini. Logam golongan platinum yang langka dan mahal itu digunakan dalam elektrolisis PEM.
Para peneliti di Universitas Denmark Selatan dan perusahaan logam dan katalis Inggris, Ceimig, sedang menyelidiki cara untuk menurunkan penggunaan iridium hingga 75 persen.
Mereka juga sedang mengerjakan proses yang dapat mendaur ulang sekitar 90 persen iridium yang masih dibutuhkan.
Mitra lainnya turut berkontribusi dalam komponen-komponen kunci sistem ini. Fraunhofer ISE di Jerman bertanggung jawab untuk memproduksi unit elektroda membran.
Sementara itu, perusahaan hidrogen Norwegia Element One Energy AS (EoneE) sedang mengembangkan desain elektroliser putar yang baru.
Penelitian ini didanai oleh CETPartnership, Kemitraan Transisi Energi Bersih di bawah panggilan bersama tahun 2024 untuk proposal penelitian, yang didanai bersama oleh Komisi Eropa.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya