Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lowongan Kerja Analis Lingkungan Senior untuk Perusahaan di Qatar, Cek Syaratnya

Kompas.com, 27 Maret 2026, 16:17 WIB
Zintan Prihatini,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Milaha, perusahaan maritim dan logistik terbesar di Timur Tengah, membuka lowongan kerja untuk posisi Analis Lingkungan Senior di Qatar.

Dikutip dari laman resmi Milaha, Analis Lingkungan Senior berperan mendukung pengembangan budaya lingkungan yang positif di perusahaan.

Baca juga:

Milaha buka lowongan kerja analis lingkungan di Qatar

Dukung impelentasi strategi lingkungan perusahaan

Kandidat terpilih akan bertanggung jawab membantu implementasi strategi lingkungan, sekaligus memantau dan melaporkan kinerja lingkungan organisasi kepada manajemen.

Selain itu, mereka bisa menilai kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku serta standar internasional terkait pengelolaan lingkungan.

Analis lingkungan juga diharapkan mampu berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal, termasuk klien, kontraktor, dan lembaga sertifikasi.

"Otoritas kandidat yang lolos menghentikan pekerjaan jika mereka berpendapat bahwa pekerjaan tersebut menimbulkan risiko bagi orang lain, lingkungan, aset, atau reputasi," tulis keterangan dari Milaha, dikutip Jumat (27/3/2026).

Baca juga:

Ilustrasi Doha di Qatar. Perusahaan Milaha membuka lowongan kerja untuk posisi Analis Lingkungan Senior untuk penempatan di Qatar. Simak syaratnya.Dok. Unsplash/Masarath Alkhaili Ilustrasi Doha di Qatar. Perusahaan Milaha membuka lowongan kerja untuk posisi Analis Lingkungan Senior untuk penempatan di Qatar. Simak syaratnya.

Sementara itu, tanggung jawab utama pada posisi tersebut antara lain:

  • Mendukung implementasi strategi lingkungan organisasi
  • Mendorong peningkatan berkelanjutan dalam kinerja lingkungan Milaha melalui keterlibatan aktif dengan departemen operasional dan unit bisnis untuk memastikan implementasi inisiatif dan program lingkungan yang tepat
  • Mendukung keterlibatan dengan pemangku kepentingan internal dan eksternal termasuk klien, asosiasi perdagangan, lembaga pemerintah dan non-pemerintah untuk meningkatkan profil Milaha
  • Memastikan implementasi protokol yang benar untuk pengumpulan, verifikasi, analisis, pemantauan, dan pelaporan data lingkungan melalui kegiatan verifikasi dan validasi berkala
  • Mendukung tim lingkungan untuk menangani permintaan informasi dan/atau dukungan relevan lainnya secara tepat waktu (misalnya permintaan klien, tender, investigasi))
  • Mendukung pelaporan lingkungan sesuai dengan standar internasional dan lokal serta praktik terbaik global, misalnya Global Reporting Initiative (GRI)
  • Mewujudkan keberlanjutan di Milaha melalui persiapan komunikasi dan partisipasi dalam konsultasi, inisiatif, pertemuan, dan kegiatan sesuai arahan
  • Mengidentifikasi ketidakpatuhan terhadap peraturan dan kewajiban lainnya, standar internasional, praktik terbaik industri, dan prosedur HSSEQ internal melalui audit dan inspeksi berkala
  • Melaporkan kinerja lingkungan Milaha kepada manajer lini
  • Melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan pekerjaan sesuai yang ditugaskan

Baca juga: 5 Tips Membuat Resume Lamaran Kerja pada Era AI

Kualifikasi yang dibutuhkan yakni:

  • Lulusan sarjana di bidang yang berkaitan dengan lingkungan
  • Lebih disukai pernah menjadi auditor utama untuk kerangka kerja ISO14001
  • Memiliki empat hingga enam tahun pengalaman yang relevan
  • Pengalaman di MENA (Middle East and North Africa, atau Timur Tengah dan Afrika Utara) merupakan poin tambahan
  • Dapat mengoperasikan MS Office dan aplikasi situs web
  • Keterampilan Bahasa:
    • Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan
    • Menguasai bahasa Arab merupakan poin tambah
  • Keterampilan analisis data
  • Pengalaman audit dan inspeksi

Jika tertarik, kamu bisa mengajukan lamaran dengan mengunjungi laman ini

Baca juga: Bukan PHK, Survei Sebut AI Bakal Perbanyak Lowongan Kerja

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Pemuda Desa Sumbersari Ubah Sampah Pasar Menjadi Kompos Bernilai Ekonomi
Pemuda Desa Sumbersari Ubah Sampah Pasar Menjadi Kompos Bernilai Ekonomi
LSM/Figur
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Pemerintah
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
LSM/Figur
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
Pemerintah
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Pemerintah
Gaya Hidup Berkelanjutan Tak Cukup Jadi Pilihan Individu, Butuh Dukungan Ekosistem
Gaya Hidup Berkelanjutan Tak Cukup Jadi Pilihan Individu, Butuh Dukungan Ekosistem
LSM/Figur
Menteri LH Klaim Karhutla di Lahan Konsesi Turun Akibat Sanksi Hukum
Menteri LH Klaim Karhutla di Lahan Konsesi Turun Akibat Sanksi Hukum
Pemerintah
PBB Sebut Perusahaan Masih Acuh Saat Target Lingkungan 2030 Meleset
PBB Sebut Perusahaan Masih Acuh Saat Target Lingkungan 2030 Meleset
Pemerintah
4.000 Pekerja Pemilah Sampah Informal di Bantargebang Dapat Jaminan Sosial
4.000 Pekerja Pemilah Sampah Informal di Bantargebang Dapat Jaminan Sosial
Pemerintah
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pramono: Pilah Sampah di Jakarta Capai 23 Persen, 8.615 Fasilitas Pengelolaan Disiapkan
Pemerintah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Indonesia Dinilai Terlambat Terapkan EPR, Produsen Bakal Wajib Biayai Pengelolaan Sampah
Pemerintah
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Peran Teknologi Informatika: Bantu Olah Data Biodiversitas jadi Panduan Kebijakan
Pemerintah
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
Geomembrane Tutup Gunungan Sampah Bantargebang Dinilai Bukan Solusi Akhir
LSM/Figur
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Edukasi di Kebun Binatang Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Alam
Pemerintah
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Studi Ungkap Emisi Metana dari TPA Jauh Lebih Tinggi dari Perkiraan
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau