Editor
Bahkan, di tengah proses kompetisi, wilayah Gayo Lues sempat dilanda banjir bandang. Listrik padam, jaringan komunikasi terputus, dan akses menuju kota menjadi sulit.
“Saat itu listrik padam dan sinyal hilang. Untuk ikut sesi mentoring, saya harus menempuh perjalanan berjam-jam ke tempat yang masih ada internet,” kata Said.
Namun, kondisi tersebut tidak menghentikan langkahnya. Justru sebaliknya, keterbatasan itu semakin menguatkan keyakinannya bahwa inovasi ini penting untuk masa depan.
Baca juga: Produksi Pangan Harian Jadi Pemicu Utama Kerusakan Hutan
Melalui proses pendampingan dalam kompetisi, cara pandang Said terhadap proyek ini juga berkembang.
Jika sebelumnya ia melihat penggunaan kayu bakar dan oli bekas sebagai persoalan teknis, kini ia memahaminya sebagai bagian dari sistem yang lebih besar—yang menghubungkan lingkungan, perilaku manusia, dan keberlanjutan.
“ASRI mengajarkan kami melihat limbah bukan sebagai masalah, tetapi sebagai potensi,” ujarnya.
Dari sana, inovasi sederhana ini mulai memiliki makna yang lebih luas, tidak hanya sebagai solusi lokal, tetapi juga sebagai bagian dari upaya perubahan.
Said berharap, inovasi ini dapat mendorong sekolah maupun masyarakat untuk mulai beralih ke sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
Ia juga ingin mengubah cara pandang terhadap limbah, termasuk oli bekas, agar tidak lagi dianggap sebagai sisa yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang bisa dimanfaatkan.
Baca juga: BRIN Kembangkan Teknologi Pembersih Air Tercemar Limbah Logam Berat
Barangkali, perubahan besar memang tidak selalu dimulai dari langkah yang besar.
Dari sebuah alat destilasi sederhana di Gayo Lues, Said Idrus menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa berawal dari keberanian mempertanyakan kebiasaan lama—dan memilih jalan yang lebih bertanggung jawab untuk masa depan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya