Studi pada 2012 menemukan kedelai yang ditanam di sini mampu lebih baik menghadapi tekanan radioaktivitas dan logam berat. Tikus sawah di Chernobyl pun memiliki ketahanan lebih besar terhadap kerusakan DNA.
Mothersill berpandangan, penting untuk mengetahui apakah mutasi yang muncul setelah kecelakaan nuklir diwariskan ke generasi berikutnya.
Salah satu petunjuk datang dari penelitian 2006 yang menemukan kelainan kromosom pada tikus sawah tetap bertahan lintas generasi, bahkan setelah hewan tersebut dipindahkan ke laboratorium yang bebas kontaminasi.
Namun, penelitian terbaru memperlihatkan kombinasi radiasi dan kenaikan suhu akibat perubahan iklim justru memberi tekanan lebih besar pada burung layang-layang di sekitar Chernoby sehingga mempersulit peluang mereka bertahan hidup.
Dampak bencana Chernobyl sendiri meluas jauh ke luar zona reaktor. Jamur konsumsi di Poland, blueberry yang dijual di AS, hingga kayu bakar di Yunani dilaporkan masih mengandung jejak radionuklida sejak kecelakaan nuklir puluhan tahun lalu.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya