“Kami memiliki pengalaman di industri ini. Kami sangat percaya diri untuk membagikan pengalaman yang telah kami pelajari selama 30 tahun terakhir ini kepada Pakistan,” katanya.
Langkah Pakistan untuk beralih ke kendaraan listrik juga membawa pengaruh yang sangat besar bagi perekonomian negara tersebut.
Negara ini sangat bergantung pada bahan bakar (BBM) yang diimpor dari luar negeri. Menurut para analis, sepeda motor dan angkutan roda tiga diperkirakan menghabiskan sekitar 40 persen dari total konsumsi bensin nasional.
Pakistan menargetkan agar kendaraan listrik bisa menyumbang 30 persen dari seluruh penjualan kendaraan baru pada tahun 2030, sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi impor bahan bakar dan menekan polusi udara.
Awal tahun ini, pemerintah meluncurkan rencana bernama Pakistan Accelerated Vehicle Electrification (PAVE), yang memberikan subsidi dan pinjaman tanpa bunga untuk pembelian sepeda listrik. Para pejabat mengatakan bahwa program ini telah menarik minat ratusan ribu pendaftar.
Namun, para analis menilai bahwa dukungan pemerintah yang lebih kuat masih sangat dibutuhkan untuk mempercepat peralihan ini.
Baca juga: Harga BBM Naik, Konsumen Beralih ke Bahan Bakar dengan Oktan Lebih Rendah
“Pemerintah bisa memberikan bantuan modal kepada rumah tangga, karena kendaraan listrik itu mahal dan membutuhkan biaya investasi yang besar di awal,” kata Khalid Waleed, seorang peneliti di lembaga nirlaba Sustainable Development Policy Institute yang berbasis di Islamabad.
“Hal ini juga akan memberikan keuntungan kembali bagi pemerintah karena akan mengurangi ketergantungan Pakistan terhadap impor bensin,” tambahnya.
Meski begitu, berbagai tantangan masih ada, termasuk terbatasnya tempat pengisian daya baterai, kekhawatiran atas umur baterai, dan mahalnya harga beli sepeda listrik di awal.
Para pengamat industri juga mengingatkan bahwa pertumbuhan pasar yang terlalu cepat tanpa dibarengi dengan tempat servis dan layanan purnajual yang memadai bisa merusak rasa percaya konsumen terhadap teknologi kendaraan listrik ini.
Namun bagi para komuter harian seperti Younus, penghematan yang didapat sudah sangat terasa manfaatnya. Dan seiring dengan harga bahan bakar yang terus naik, skuter listrik diperkirakan akan menjadi makin banyak terlihat di jalanan Pakistan.
sumber https://www.channelnewsasia.com/asia/pakistan-electric-vehicles-ev-scooters-bikes-fuel-prices-6146981
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya