Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menarini Indonesia Tanam 1.600 Pohon Mangrove di Pesisir Utara Jawa

Kompas.com, 1 September 2026, 08:22 WIB
Manda Firmansyah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan farmasi, Menarini Indonesia melakukan penanaman pohon mangrove sebagai langkah mitigasi ekosistem pesisir utara Jawa sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) sekaligus mendukung pencapaian target pelestarian lingkungan.

Dalam program tersebut, Menarini Indonesia merealisasikan penanaman total 1.600 pohon mangrove di kawasan pesisir Jawa Barat dan Jakarta.

‎Serangkaian insiatif keberlanjutan bertajuk 'Roots of Hope' ini dimulai dengan aksi penanaman sebanyak 1.500 bibit mangrove di garis pantai Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Untuk puncak serangkaian inisiatif hijau tahun ini, Menarini Indonesia menutupnya dengan penanaman simbolis 100 bibit mangrove di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Jakarta Utara.‎

Baca juga: 875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka

‎"Tema 'Roots of Hope' mencerminkan visi jangka panjang Menarini Indonesia untuk terus menumbuhkan akar harapan bagi masa depan bumi. Penanaman kumulatif 1.600 mangrove ini adalah bukti nyata integrasi antara aksi CSR dan target ESG kami dalam merespons krisis iklim, melindungi garis pantai dari abrasi, serta menciptakan ekosistem penyerap emisi karbon yang efektif," ujar President Director Menarini Indonesia, Idham Hamzah dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

‎Penanaman pohon mangrove di Babelan dan Angke Kapuk ini bukan sekadar berfungsi sebagai benteng alam untuk menahan penurunan permukaan tanah dan kenaikan air laut. Namun, juga berperan penting dalam memulihkan habitat pemijahan (spawning ground) bagi keanekaragaman biota laut setempat.

‎Menarini Indonesia berharap aksi penanaman pohon mangrove bisa memberikan dampak ekologis yang terukur dan berkelanjutan, serta membawa manfaat positif dalam jangka panjang bagi lingkungan maupun stabilitas sosial-ekonomi masyarakat pesisir.

‎Serangkaian acara penanaman pohon mangrove ini, dihadiri langsung oleh jajaran kepemimpinan regional dan lokal perusahaan Menarini Indonesia. Di antaranya, Regional Vice President, Finance & Sustainability, Magesveri Shunmugam; Regional Vice President, Supply Chain, Manufacturing & Quality Assurance, Andrew Keitley, serta President Director Menarini Indonesia, Idham Hamzah.

Baca juga: Eksploitasi Air Tanah Persulit Mangrove Bantu Selamatkan Kawasan Pesisir

‎Diketahui, PT Transfarma Medica Indah dan PT Menarini Indria Laboratories 'Menarini Indonesia' adalah bagian dari Menarini Group, sebuah perusahaan farmasi multinasional asal Italia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi dalam bidang kesehatan. 

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau