Peringati Hari HAM, APRIL Group Tingkatkan Akses Kesehatan dan Pendidikan Anak-anak di Riau

Kompas.com, 12 Desember 2024, 14:33 WIB
Yogarta Awawa Prabaning Arka,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hari Hak Asasi Manusia (HAM) mengingatkan para pemangku kepentingan bahwa setiap orang berhak hidup dalam keadilan dan kesejahteraan tanpa diskriminasi. Pada 2024, Hari HAM Sedunia mengusung tema “Hak-Hak Kita, Masa Depan Kita, Saat Ini".

Melalui tema tersebut, peringatan HAM menekankan pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia sebagai fondasi untuk membangun masyarakat yang lebih baik, terutama untuk anak-anak.

Sayangnya, masih banyak anak-anak yang kekurangan hak dasar, seperti akses kesehatan dan pendidikan yang layak.

Berdasarkan laporan tahunan UNICEF pada 2023, lebih dari setengah juta anak Indonesia belum menerima imunisasi dasar. Masih dari laporan yang sama, satu dari lima balita di Indonesia mengalami stunting. Hal ini membuat stunting masih menjadi masalah utama dalam permasalahan gizi anak.

Selain itu, Kementerian Kesehatan pada awal 2024 melaporkan bahwa lebih dari 1,8 juta anak di Indonesia belum mendapatkan dosis imunisasi sepanjang 2011-2023. Jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi bertambah setengah juta anak pada 2023.

Baca juga: Menilik Dampak Investasi APRIL Group di Pangkalan Kerinci

Isu tersebut menjadi perhatian utama APRIL Group, produsen pulp dan kertas yang beroperasi di Pangkalan Kerinci, Riau.

Melalui program APRIL2030, APRIL Group mendukung pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Inisiatif tersebut dilakukan dengan meningkatkan akses layanan kesehatan dan mengurangi prevalensi stunting hingga 50 persen di desa sekitar area operasional di Riau serta dukungan bagi pendidikan bermutu.

Untuk mewujudkan visi tersebut, APRIL Group menyelenggarakan bakti sosial dalam rangkaian acara RGE Founder’s Day 2024 di Estate Pelalawan, Provinsi Riau, Sabtu (30/11/2024). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Kebijakan Hak Asasi Manusia APRIL yang diluncurkan pada 2022.

Sebagai bagian dari komitmennya, APRIL melakukan Human Rights Impact Assessment (HRIA) pada September 2022, Inisiatif ini mengidentifikasi dua isu penting, yakni terkait perlindungan anak dan potensi pekerja anak.

Dalam acara tersebut, APRIL memberikan bantuan imunisasi dan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak serta keluarga kontraktor yang bekerja di area konsesi APRIL dan mitranya. Sebelumnya, kegiatan serupa rutin dilaksanakan untuk anak pekerja APRIL.

Legal Compliance, Conservation, and Human Rights Head RAPP Inra Gunawan mengatakan, APRIL Group berkomitmen memberikan akses kesehatan dan pendidikan kepada pekerja dan keluarganya dengan menjunjung prinsip “Tidak Ada Anak yang Tertinggal”.

“Melalui kegiatan tersebut, kami memperluas komitmen dengan melibatkan kontraktor dan keluarga kontraktor,” ujar Inra dalam siaran tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (11/12/2024).

Imunisasi dan pemberian makanan tambahan

Salah satu kegiatan utama dalam RGE Founder’s Day 2024 adalah imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak usia 0-2 tahun. Kegiatan ini penting dilakukan mengingat banyaknya anak-anak tinggal di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan.

Untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi tepat waktu, perusahaan melakukan imunisasi kejar serentak di 27 estate di Riau. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan yang setara bagi semua anak.

Selain imunisasi, kegiatan tersebut juga meliputi PMT untuk mencegah stunting dan kekurangan gizi pada anak-anak usia 0-5 tahun. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dukungan pada upaya pengendalian stunting di Provinsi Riau.

APRIL Group mendukung pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.DOK. APRIL Group. APRIL Group mendukung pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Pada RGE Founder’s Day 2024, APRIL Group juga meresmikan pembangunan daycare untuk estate Pelalawan North. Pembangunan daycare ini bertujuan untuk menyediakan tempat perawatan yang aman bagi anak-anak pekerja ketika orang tuanya bekerja di area konsesi.

Sepanjang 2024, APRIL telah membangun 3 daycare permanen, 7 mobile daycare, serta 7 mobile classroom yang tersebar di sejumlah estate APRIL, mulai dari Pelalawan, Teso, Pulau Padang, Meranti, hingga mitra.

Pemberian imunisasi dan PMT mendapat apresiasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan capaian imunisasi serta pencegahan dan pengendalian stunting di Provinsi Riau.

Baca juga: APRIL Group Terjun ke Bisnis Kemasan Berkelanjutan, Salah Satu Investasi Terbesar di Sumatra dalam Satu Dekade

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Pelalawan Drg Aulia Rachman Khalid mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinkes Pelawan mengapresiasi unit bisnis APRIL Group, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), yang telah menggelar imunisasi bagi anak-anak para kontraktor pada kegiatan RGE Founder’s Day.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menambah capaian imunisasi di Provinsi Riau.

“Selain imunisasi, PMT juga sangat baik untuk mencegah kekurangan nutrisi dan stunting,” kata Drg Aulia.

Dukungan terhadap pendidikan

Selain membangun daycare untuk anak usia dini, APRIL juga mendukung program wajib belajar bagi anak usia 6-15 tahun dengan mendirikan sekolah non-formal berijazah.

Inisiatif tersebut dilakukan untuk memberikan akses pendidikan dasar sebelum mereka melanjutkan pendidikan formal di jenjang yang lebih tinggi.

Selain itu, APRIL juga meresmikan sekolah asrama SMP Global Andalan (kelas jauh) untuk anak-anak kontraktor yang berada di area operasional perusahaan pada Founder’s Day 2024.

Baca juga: Dukung Agenda FOLU Net Sink Indonesia 2030, Upaya APRIL Group untuk Capai NZE

Sistem boarding tersebut memberikan kesempatan bagi mereka untuk dapat melanjutkan sekolah formal tanpa harus mengkhawatirkan jarak.

Salah satu siswa sekolah tersebut, Rain Jerrih Nababan, mengaku mengalami kesulitan dalam mengakses sekolah karena rumahnya jauh. Untuk mencapai sekolah terdekat, ia harus naik speedboat sekitar 40 menit kemudian dilanjutkan dengan bus.

“Kalau tidak ada sekolah asrama itu, saya kesulitan untuk menuju lokasi sekolah,” kata Rain.

APRIL Group mendukung pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.DOK. APRIL Group. APRIL Group mendukung pemerintah dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Rain mengaku, fasilitas di SMP Global Andalan mampu menunjang aktivitas belajar. Selain fasilitas, sekolah asrama ini juga memberikan life skill yang melatih siswa untuk lebih mandiri, seperti berkebun, memelihara ikan hingga memasak.

“Saya berharap, bantuan ini dapat mewujudkan cita-cita saya untuk sekolah lebih tinggi dan bekerja sebagai karyawan RAPP,” ujarnya.

Melalui program SMP boarding, APRIL berencana mengarahkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kehutanan dan pertanian. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya pendidikan berkelanjutan bagi anak-anak kontraktor yang telah berkontribusi pada operasional APRIL.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen satu dekade APRIL2030 dalam pilar Kemajuan Inklusif.

Komitmen tersebut bertujuan memberdayakan masyarakat melalui prakarsa transformatif. Salah satunya, dengan mendukung pendidikan berkualitas di sekitar area operasional untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau