Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

inDrive Dorong Karyawan untuk Berbagi Lewat Program Sosial

Kompas.com, 29 Juli 2023, 17:00 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - inDrive, perusahaan mobilitas menjalankan program pemberdayaan komunitas rintisan
karyawan, sebuah kegiatan yang menunjukkan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosialnya.

Karyawan berkolaborasi dengan lebih dari 60 driver membagikan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan di Tangerang, Banten.

Kegiatan sukarela ini dimulai oleh Social Media Communications Specialist inDrive Indonesia Stevy Gabriela yang bekerja sama dengan komunitas pengemudi dan sesama karyawan untuk memulai inisiatif sosial ini.

“Mulanya kegiatan ini saya lakukan sebagai agenda pribadi, dengan membagikan makanan ke orang-orang yang membutuhkan di sekitar rumah, setiap sebulan sekali. Nah, lama-kelamaan komunitas pengemudi di Tangerang tertarik untuk ikut membagikan makanan ke lebih banyak orang,” jelas Stevy.

Baca juga: Realisasikan Ketahanan Pangan, Bayer Luncurkan Jagung Bioteknologi

Hingga kini, sudah lebih dari 2.000 paket makanan yang dibagikan bersama para pengemudi inDrive. Dia pun  mengapresiasi waktu dan tenaga yang diluangkan oleh rekan-rekan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Program sosial ini dilaksanakan satu kali setiap bulannya di daerah Tangerang, dengan pengecualian pada bulan Ramadan yang dilakukan sebanyak dua kali.

Karyawan inDrive juga menunjukan dukungan dengan memberikan sumbangan yang dibutuhkan untuk keperluan pembelian makanan dan membagikan dokumentasi kegiatan di media sosial mereka untuk menginspirasi lebih banyak orang.

Head of Social Media Marketing inDrive Kirill Gukovskiy memaparkan, kegiatan seperti ini merupakan cerminan dari misi perusahaan untuk melawan ketidakadilan dan berbagi kepada sesama.

Karyawan selalu mendapat dorongan untuk mengikuti program-program kesukarelawanan di tempat tinggalnya masing-masing.

Baca juga: Dampak Perubahan Iklim Semakin Meningkat di Asia, Ketahanan Pangan Terganggu

"Untuk karyawan inDrive, keikutsertaan di program sosial dapat membantu mereka untuk mendapatkan kemampuan manajemen yang baik, melatih public speaking, serta berkontribusi terhadap alam sekitar," imbuh Kirill.

Salah seorang pengemudi yang turut serta di program sosial ini, Budi Dermawan mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kami para driver bisa berbagi dengan masyarakat di sekitar.

"Kami bangga bisa difasilitasi oleh inDrive untuk kegiatan semacam ini. Kami percaya akan manfaat besar yang bisa diberikan kegiatan semacam ini kepada orang lain," cetus Budi.

Secara global, Perusahaan aktif menjalankan berbagai inisiatif sosial melalui Growth Driver Corporate Volunteering Program, yang dirancang untuk membantu memberdayakan masyarakat yang membutuhkan dan melawan ketidakadilan di luar tempat kerja.

Sementara di Indonesia, program kesukarelawanan meliputi sesi mentoring untuk anak-anak yang tidak mampu, penanaman pohon melalui proyek reboisasi, dan kegiatan peduli lingkungan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Akal-Akalan Perusahaan Hadapi Aturan Emisi, Pindahkan Pabrik Polutif ke Tempat Lain
Akal-Akalan Perusahaan Hadapi Aturan Emisi, Pindahkan Pabrik Polutif ke Tempat Lain
Pemerintah
Air Bersih Langka, Kelaparan dan Krisis Pangan Dunia Mengintai
Air Bersih Langka, Kelaparan dan Krisis Pangan Dunia Mengintai
Pemerintah
Pendanaan Minim, RI Masih Butuh Rp163 Triliun untuk Jaga Biodiversitas
Pendanaan Minim, RI Masih Butuh Rp163 Triliun untuk Jaga Biodiversitas
Pemerintah
Dorong Pembangunan Berkelanjutan, IKA Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau
Dorong Pembangunan Berkelanjutan, IKA Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau
LSM/Figur
Filter Rokok Turut Merusak Lingkungan lewat Limbah, Polusi, dan Emisi
Filter Rokok Turut Merusak Lingkungan lewat Limbah, Polusi, dan Emisi
LSM/Figur
Gelombang Panas Picu Harga Jual Listrik di Eropa Jadi Negatif
Gelombang Panas Picu Harga Jual Listrik di Eropa Jadi Negatif
Pemerintah
Kehadiran DSI Disebut Bisa Permudah Implementasi EUDR untuk Produk Sawit
Kehadiran DSI Disebut Bisa Permudah Implementasi EUDR untuk Produk Sawit
LSM/Figur
Dari Literasi ke Aksi, Komunitas Buibu Baca Buku Gerakkan Kepedulian Iklim di 16 Provinsi
Dari Literasi ke Aksi, Komunitas Buibu Baca Buku Gerakkan Kepedulian Iklim di 16 Provinsi
LSM/Figur
Pemerintah akan Wajibkan Masyarakat Kembalikan Air Tanah ke Bumi
Pemerintah akan Wajibkan Masyarakat Kembalikan Air Tanah ke Bumi
Pemerintah
Bappenas Proyeksikan Kerugian Ekonomi akibat Krisis Iklim Capai Rp 2.005 Triliun
Bappenas Proyeksikan Kerugian Ekonomi akibat Krisis Iklim Capai Rp 2.005 Triliun
Pemerintah
PBB Minta Dunia Bersiap Hadapi Ancaman El Niño
PBB Minta Dunia Bersiap Hadapi Ancaman El Niño
Pemerintah
Kekeringan Panjang dan Perubahan Pola Hujan Landa Amazon, Ekosistem Terancam
Kekeringan Panjang dan Perubahan Pola Hujan Landa Amazon, Ekosistem Terancam
Pemerintah
Tantangan di Balik Piring Makan Anak Indonesia: Menyuap Gizi, Membangun Kebiasaan
Tantangan di Balik Piring Makan Anak Indonesia: Menyuap Gizi, Membangun Kebiasaan
LSM/Figur
Harga Bensin Meroket, Warga Pakistan Ramai-Ramai Beralih ke Skuter Listrik
Harga Bensin Meroket, Warga Pakistan Ramai-Ramai Beralih ke Skuter Listrik
Pemerintah
Potensi Lobster RI Melimpah, tapi Teknologi hingga Infrastruktur Belum Memadai
Potensi Lobster RI Melimpah, tapi Teknologi hingga Infrastruktur Belum Memadai
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau