Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkuat Literasi, Holding Mind Id PTBA Gelar "Srikandi Mengajar, Srikandi Menginspirasi"

Kompas.com, 14 Agustus 2023, 10:56 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - BUMN Holding Industri Pertambangan Mind Id (Mining Industry Indonesia) melalui PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), menggelar kegiatan “Srikandi Mengajar, Srikandi Menginspirasi” untuk menciptakan budaya literasi pelajar di sekitaran wilayah operasi perusahaan.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja Srikandi Bukit Asam bidang Sosial Masyarakat sejak 2022.

“Srikandi Mengajar, Srikandi Menginspirasi” dilakukan di tujuh SMA/SMK sekitar wilayah operasi anggota, di antaranya; SMAN 11 Muara Enim, SMA Bukit Asam Tanjung Enim, SMK Bukit Asam Tanjung Enim, SMA Muhammadiyah Tanjung Enim, SMK Bina Mulya Lawang Kidul, SMK Mutiara Tanjung Enim, dan SMK Cendekia Unggul Tanjung Enim.

"Program tersebut, para Srikandi Bukit Asam memberikan sharing session seputar motivasi dan inspirasi kepada para pelajar di sekitar wilayah operasi perusahaan," ungkap Selly Adriatika Head of Institutional Relation Mind Id melalui rilis resmi (14/8/2023).

Selly Adriatika menambahkan, Srikandi Bukit Asam pun menyediakan dan membagikan buku guna meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan tersebut, lanjut Selly Adriatika, diharapkan akan menumbuhkan urgensi peran perempuan terhadap kecerdasan bangsa. Para Srikandi Bukit Asam berbagi pengalaman terkait profesinya sebagai bagian dari keluarga besar anggota Grup Mind Id PTBA.

"Mereka pun memberikan motivasi dan inspirasi kepada para pelajar untuk terus semangat belajar dan berkarya hingga tercapai cita-cita di masa depan," jelas Selly Adriatika.

Kontribusi pendidikan dan literasi

“Kegiatan Srikandi Mengajar sangat menginspirasi, mudah-mudahan bisa berjalan terus menerus sehingga membuka peluang untuk bisa mengembangkan wawasan untuk pengetahuan dunia kerja dan dunia industri,” kata Direktur Komersial PT HBAP, Anita Parma.

Baca juga: 10 SMA Luar Jawa Terbaik Se-Indonesia, Nomor 1 Sekolah Swasta di Medan

Kepala SMK Bukit Asam Evi Komala Sari mengapresiasi kegiatan yang dimotori Srikandi Pasundan itu. Evi mengatakan pelajar tampak antusias saat mengikuti kegiatan sharing session para Srikandi Bukit Asam dalam menceritakan pengalamannya di dunia kerja.

“Srikandi Mengajar menurut kami sangat bermanfaat bagi anak-anak kami peserta didik karena menambah wawasan tentang dunia kerja, harapan kami kegiatan ini akan terus berlangsung tidak hanya satu kali ini saja,” ucapnya.

Sekretaris Perusahaan BUMN Holding Industri Pertambangan Mind Id, Heri Yusuf mengatakan program Srikandi Mengajar Srikandi Menginspirasi merupakan bentuk nyata komitmen PTBA dalam mewujudkan kontribusi terhadap dunia pendidikan dan memberikan nilai tambah untuk Indonesia.

“Grup MIND ID terus berupaya dan berkomitmen untuk kesejahteraan masyarakat salah satunya di bidang pendidikan seperti yang dilakukan oleh Srikandi Bukit Asam. Kedepan kami akan terus berkontribusi lebih untuk kemajuan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Ketua Srikandi Bukit Asam, Erdawati, mengatakan program ini merupakan wujud komitmen dan kontribusi Srikandi Bukit Asam dalam memajukan dunia pendidikan dan peradaban bangsa dengan memberikan motivasi dan inspirasi kepada pelajar dalam mencapai masa depan lebih baik.

Baca juga: Gandeng OJK dan BNN, PNM Garut Edukasi Nasabah Terkait Literasi Keuangan dan Bahaya Narkoba

Srikandi Bukit Asam juga memberikan bantuan untuk sarana penunjang sekolah berupa printer wireless, souvenir untuk para guru dan pelajar, serta buku-buku bacaan sebagai kunci untuk membuka ilmu pengetahun guna meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dua Desa di Kaltim Ditetapkan Jadi Area Konservasi Pesut Mahakam
Dua Desa di Kaltim Ditetapkan Jadi Area Konservasi Pesut Mahakam
Pemerintah
Studi Ungkap 50 Persen Perairan Dunia Terkontaminasi Sampah
Studi Ungkap 50 Persen Perairan Dunia Terkontaminasi Sampah
LSM/Figur
Volume Sampah Dunia Diprediksi Melonjak 80 Persen pada 2050
Volume Sampah Dunia Diprediksi Melonjak 80 Persen pada 2050
Pemerintah
Ambisi Korsel: 60 Persen Motor Pengirim Barang Wajib Listrik pada 2035
Ambisi Korsel: 60 Persen Motor Pengirim Barang Wajib Listrik pada 2035
Pemerintah
Inggris Berencana Pangkas Pendanaan Iklim untuk Negara Berkembang
Inggris Berencana Pangkas Pendanaan Iklim untuk Negara Berkembang
Pemerintah
Bali Jadi Pusat Pariwisata, tapi Sampah Lautnya Kian Meningkat
Bali Jadi Pusat Pariwisata, tapi Sampah Lautnya Kian Meningkat
Pemerintah
Disebut Asia Tenggara Kontributor Terbesar, Kenapa Kadar Metana di Awal Tahun 2020-an Pecah Rekor
Disebut Asia Tenggara Kontributor Terbesar, Kenapa Kadar Metana di Awal Tahun 2020-an Pecah Rekor
Pemerintah
Peneliti Kaitkan Naiknya Kasus Gigitan Hiu dengan Perubahan Iklim
Peneliti Kaitkan Naiknya Kasus Gigitan Hiu dengan Perubahan Iklim
Pemerintah
Tren Global Predator Darat Berburu di Pesisir, Lebih dari 7.000 Penguin di Argentina Mati Selama 4 Tahun
Tren Global Predator Darat Berburu di Pesisir, Lebih dari 7.000 Penguin di Argentina Mati Selama 4 Tahun
LSM/Figur
SBTi Siapkan Standar Emisi Nol Bersih Baru bagi Industri Otomotif
SBTi Siapkan Standar Emisi Nol Bersih Baru bagi Industri Otomotif
LSM/Figur
Uni Eropa Terancam Kekurangan Bahan Mentah untuk Transisi Energi Bersih
Uni Eropa Terancam Kekurangan Bahan Mentah untuk Transisi Energi Bersih
Pemerintah
Patahkan Stigma, Inilah Kisah Kolaborasi Petani dengan Industri Tambang yang Bertanggung Jawab
Patahkan Stigma, Inilah Kisah Kolaborasi Petani dengan Industri Tambang yang Bertanggung Jawab
Swasta
United Tractors Cabang Padang Raih Penghargaan Kementerian UMKM
United Tractors Cabang Padang Raih Penghargaan Kementerian UMKM
Swasta
Menteri LH Larang Insinerator Mini di Bandung, Benarkah Emisinya Lebih Berbahaya?
Menteri LH Larang Insinerator Mini di Bandung, Benarkah Emisinya Lebih Berbahaya?
LSM/Figur
RDF Rorotan Bantu Kurangi Beban Bantargebang, Ini Cerita Warga
RDF Rorotan Bantu Kurangi Beban Bantargebang, Ini Cerita Warga
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau