Pemerintah juga akan memberikan insentif baru untuk kendaraan bermesin pembakaran hidrogen, memberikan waktu cicilan pemenuhan target yang lebih lama bagi produsen yang melanggar, serta membedakan aturan target berdasarkan ukuran skala perusahaan.
Baca juga: Vietnam Perpanjang Potongan Pajak Kendaraan Listrik Hingga 2030
Rancangan aturan ini juga memperkenalkan uji coba sistem pengurangan emisi tidak langsung. Sistem ini memungkinkan produsen mobil memotong hingga 5 persen kewajiban emisi mereka jika mereka memproduksi atau menggunakan listrik ramah lingkungan di pabrik dalam negeri mereka.
Langkah ini dibuat untuk mengikuti perkembangan aturan internasional dan mendorong produsen agar membersihkan proses produksi di pabrik mereka, bukan hanya membersihkan kendaraan yang mereka buat.
Sektor transportasi di Korea Selatan masih menjadi salah satu sumber polusi yang paling sulit dikurangi, meskipun penjualan mobil listrik di sana tumbuh dengan sangat cepat.
Pemerintah kini makin fokus untuk membersihkan emisi dari kendaraan komersial, karena peralihan ke tenaga listrik di sektor ini berjalan jauh lebih lambat dibanding pada mobil pribadi. Langkah ini sangat penting agar Korea Selatan bisa mencapai target iklim mereka untuk tahun 2030 dan 2035.
Pemerintah menyampaikan bahwa mereka akan meresmikan aturan-aturan ini setelah memeriksa masukan dari masyarakat dan pelaku industri otomotif selama masa uji publik berakhir.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya