Penulis
Ia menambahkan, integrasi data secara real time juga akan memperkuat koordinasi antarinstansi Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ) sehingga pengambilan keputusan dalam pelayanan maupun pengawasan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain meningkatkan efisiensi birokrasi, sistem ini diharapkan mampu meminimalkan duplikasi administrasi serta meningkatkan akurasi data lalu lintas orang dan barang yang melintasi perbatasan negara.
Digitalisasi pelayanan lintas batas dinilai menjadi kebutuhan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi Indonesia-Malaysia.
Bagi pekerja lintas batas, pelaku usaha, wisatawan, maupun masyarakat yang rutin melakukan perjalanan antarnegara, sistem ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu dan memberikan kepastian layanan melalui proses administrasi yang lebih ringkas.
Di sisi lain, integrasi data antarinstansi memungkinkan potensi pelanggaran, penyelundupan, maupun penyebaran penyakit lintas negara dapat dideteksi lebih cepat. Dengan demikian, percepatan pelayanan berjalan beriringan dengan peningkatan aspek keamanan, perlindungan masyarakat, dan pengawasan di wilayah perbatasan.
PLBN Entikong dipilih sebagai lokasi uji coba perdana karena memiliki kesiapan infrastruktur serta karakteristik pelayanan yang representatif sebagai salah satu pintu gerbang utama Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat.
Selama ini, Entikong menjadi jalur strategis yang menghubungkan aktivitas perdagangan, sosial, dan mobilitas masyarakat kedua negara.
"PLBN Entikong menjadi pilot project penerapan All Indonesia di kawasan perbatasan. Hasil uji coba ini akan menjadi dasar penyempurnaan sistem sebelum diimplementasikan secara bertahap di PLBN lainnya, sehingga standar pelayanan lintas batas di Indonesia dapat semakin seragam dan berkualitas," ujar Budi.
Untuk mendukung implementasi sistem, BNPP telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, antara lain Kios-Q Monitor dan petugas pelayanan (stopper).
Sementara itu, pihak Imigrasi juga mengusulkan penambahan fasilitas auto gate guna mendukung pemeriksaan otomatis sehingga proses pelayanan dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Menurut Budi, modernisasi infrastruktur digital merupakan bagian dari transformasi pengelolaan perbatasan yang tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kehadiran sistem yang semakin terintegrasi diharapkan mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih sederhana, transparan, nyaman, dan setara dengan standar pelayanan internasional.
BNPP menargetkan implementasi penuh sistem All Indonesia di PLBN Entikong pada Oktober 2026. Menjelang penerapan tersebut, BNPP merekomendasikan seluruh instansi CIQ bersama pengelola PLBN mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar proses transisi berjalan optimal.
"Keberhasilan implementasi sistem ini tidak hanya diukur dari kesiapan teknologinya, tetapi dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya. Ketika proses perlintasan menjadi lebih cepat, transparan, nyaman, dan memberikan kepastian layanan, maka di situlah transformasi pelayanan publik benar-benar terjadi," ungkap Budi.
Hasil evaluasi uji coba di Entikong selanjutnya akan menjadi acuan penyempurnaan sistem sebelum diterapkan secara bertahap di seluruh PLBN Terpadu di Indonesia.
BNPP berharap integrasi layanan tersebut menjadi fondasi baru tata kelola perbatasan yang semakin modern, memperkuat sinergi antarinstansi, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dengan tata kelola yang semakin terintegrasi, kawasan perbatasan diharapkan tidak lagi dipandang semata sebagai titik pemeriksaan negara, tetapi juga sebagai wajah pelayanan publik Indonesia yang mampu mendukung konektivitas, aktivitas ekonomi, serta daya saing nasional.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya