Editor
Selama Mei hingga Juli 2026, MAX menambah sekitar 10.000 pelanggan. Saat ini, MAX telah menjangkau lebih dari 26 daerah, dengan lebih dari 200 mitra yang telah dibina untuk ikut mendistribusikan produk. Jaringan MAX juga secara publik telah menjangkau lebih dari 300.000 pembudidaya lokal.
Sementara itu, Podo Joyo kini memiliki 42 varian produk, bekerja sama dengan lebih dari 20 pemasok, membina lebih dari 450 mitra petani lokal, melayani lebih dari 500 pelanggan aktif, serta menjangkau lebih dari 172 area.
Namun, bagi Bryan, perkembangan tersebut tidak hanya dilihat sebagai angka pertumbuhan bisnis.
Setiap petani, mitra, dan pelaku usaha merupakan bagian dari ekosistem yang dapat diperkuat melalui pengetahuan.
Baca juga: Di Hulu Rantai Nilai, Ini Cerita Petani Indonesia Hadapi Tantangan Akses Pasar
“Kalau kami punya pengetahuan yang bisa membantu mereka, saya tidak ingin pengetahuan itu hanya menjadi alat untuk menjual produk,” katanya.
Pandangan tersebut menjadi pembeda dalam melihat pemberdayaan.
Bantuan dapat menyelesaikan persoalan tertentu dalam jangka pendek. Namun, pengetahuan yang dimiliki seseorang dapat terus digunakan ketika ia menghadapi persoalan baru dan bisa mewujudkan kemerdekaan finansial.
“Merdeka secara finansial bagi saya bukan berarti semua orang harus menjadi kaya, tetapi mereka punya pengetahuan dan kemampuan untuk mengambil keputusan sendiri, mengelola usaha mereka, dan punya pilihan atas masa depan mereka,” terangnya.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya