"Salah satu yang cocok adalah model ekonomi yang bisa mempertahankan alam dan memberikan nilai tambah untuk lokal community yang mengelola alam di lapangan, tidak lagi mengenai pengembangan dengan model ekstraktif," ujar Bhima.
Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat mengatakan, penguatan regulasi, investasi hijau, penerapan bioekonomi, dan mekanisme yang memastikan manfaat ekonomi diterima secara adil oleh masyarakat lokal menjadi bagian penting dari strategi nilai tambah dalam pengelolaan keanekaragaman hayati.
Pendiri PT Mahorahora Bumi Nusantara Slamet Sudijono mengatakan, ethical sourcing, keterlacakan produk, dan penguatan kapasitas sangat penting agar masyarakat lokal dapat menjadi bagian yang setara dalam rantai pasok bioekonomi.
“Melalui gula aren kita mencoba untuk mempraktikan ekonomi of nature, menjaga manisnya tradisi, warisan berkah nusantara dari hutan dan petani Indonesia untuk dunia dan kelestarian hutan.” ujar Slamet.
Senada, Director of Corporate Affairs PT Paragon Technology and Innovation, Astri Wahyuni menegaskan pentingnya rantai pasok berkelanjutan, ketelusuran bahan baku, keterlibatan masyarakat, serta kolaborasi antara industri dan peneliti.
Menurut Astri, bahan-bahan berbasis biodiversitas dapat menjadi sumber inovasi dan diferensiasi produk industri.
"Perjalanan untuk Sustainability tidak akan menemukan garis finish, sehingga kami juga terus melakukan inovasi-inovasi untuk mengembangkan nature resource," tutur Astri.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya