Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Agrinesia Gelar Kegiatan Donor Darah lewat Program "SMILE"

Kompas.com, 18 Juli 2023, 18:06 WIB
Add on Google
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - PT Agrinesia Raya (Agrinesia), perusahaan food manufacturing bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor menggelar kegiatan donor darah melalui program SMILE pada Selasa, 18 Juli 2023 di Agrinesia Sentul, Kab. Bogor, Jawa Barat.

SMILE atau Spread More Happiness Level in Everyone merupakan program kegiatan sosial yang merupakan implementasi dari visi dan misi Agrinesia, salah satunya melalui kegiatan donor darah mengangkat tema “a drop of blood, a million hopes”.

Managing Director Agrinesia Rizka Wahyu Romadhona menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Agrinesia untuk berkontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai program, salah satunya donor darah.

Program ini juga bertujuan mengajak karyawan juga masyarakat sekitar untuk saling peduli dengan sesama.

“Alhamdulillah, sebanyak lebih dari 100 peserta dari perusahaan maupun masyarakat di sekitar kantor ikut berpartisipasi mendonorkan darah mereka. Hal ini menjadi bukti bahwa terbentuk sinergi positif antara karyawan dalam membangun budaya peduli dengan sesama,” jelas Rizka.

Kepala Unit Donor Darah UDD PMI Kab. Bogor dr. Suparno memberikan apresiasi terhadap karyawan dan masyarakat yang turut ikut serta untuk membantu sesama dan mendorong peningkatan ketersediaan darah di PMI khususnya di Kabupaten Bogor.

“Atas nama keluarga besar PMI Kabupaten Bogor, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Agrinesia, karena telah mengajak kami untuk berkolaborasi dalam menggelar kegiatan donor darah ini," ungkap Suparno.

"Kami berharap kolaborasi dan kerja sama ini dapat terjalin secara berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan ini juga dapat memenuhi ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegas Suparno.

Dalam kegiatan tersebut, pendonor berkesempatan mendapatkan paket SMILE berisikan salah satu produk unggulan Agrinesia. Sebagai informasi Agrinesia memproduksi berbagai produk oleh-oleh di Indonesia seperti Lapis Bogor Sangkuriang hingga Bakpia Kukus Tugu Jogja,

Paket SMILE ini juga sebagai bentuk berbagi dari Agrinesia untuk para pendonor yang telah peduli dan menjadi pahlawan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Kawan Lama Gelar Aksi Donor Darah Serentak di 30 Kota Indonesia

Rizka juga menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang dilakukan perusahaan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu bagi karyawan untuk dapat selalu berkontribusi untuk masyarakat sekitar.

“Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi kegiatan rutin dan dapat membangun kolaborasi positif antar Agrinesia maupun PMI untuk ke depannya. Dan semoga tujuan dari diadakannya donor darah ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan,” tutup Rizka.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Perusahaan Harus Jadikan Keberlanjutan Nyawa Bisnis di Tengah Ketidakpastian
Perusahaan Harus Jadikan Keberlanjutan Nyawa Bisnis di Tengah Ketidakpastian
Swasta
BPDP Kemenkeu Buka Program Hibah Riset Bioenergi hingga Pengolahan Limbah
BPDP Kemenkeu Buka Program Hibah Riset Bioenergi hingga Pengolahan Limbah
Pemerintah
IEA: Perang AS-Israel VS Iran Akan Ubah Total Sistem Energi Global
IEA: Perang AS-Israel VS Iran Akan Ubah Total Sistem Energi Global
Pemerintah
India Targetkan Produksi Baja 400 Juta Ton Sambil Pangkas Emisi 25 Persen
India Targetkan Produksi Baja 400 Juta Ton Sambil Pangkas Emisi 25 Persen
Swasta
Perubahan Iklim Picu Gangguan Produktivitas Karyawan, Kok Bisa?
Perubahan Iklim Picu Gangguan Produktivitas Karyawan, Kok Bisa?
Pemerintah
50 Persen Emisi Gas Rumah Kaca dari Industri, Ancam Kesehatan dan Lingkungan
50 Persen Emisi Gas Rumah Kaca dari Industri, Ancam Kesehatan dan Lingkungan
LSM/Figur
Berawal dari Mati Lampu, Siswa MAN 19 Jakarta Sulap Minyak Jelantah Jadi Listrik
Berawal dari Mati Lampu, Siswa MAN 19 Jakarta Sulap Minyak Jelantah Jadi Listrik
LSM/Figur
Lonjakan EBT Bikin Ekspor China Bertahan Saat Pasokan Energi Terguncang
Lonjakan EBT Bikin Ekspor China Bertahan Saat Pasokan Energi Terguncang
Pemerintah
Saat Ibu Bekerja, Anak Perempuan Bisa Bermimpi Lebih Tinggi
Saat Ibu Bekerja, Anak Perempuan Bisa Bermimpi Lebih Tinggi
Swasta
Ecoton Temukan Mikroplastik Dalam Darah dan Sperma Manusia
Ecoton Temukan Mikroplastik Dalam Darah dan Sperma Manusia
LSM/Figur
Karbon Biru, Benteng Ekosistem Maritim Indonesia
Karbon Biru, Benteng Ekosistem Maritim Indonesia
Pemerintah
GHG Protocol: Emisi dari Sampah Pasca-Konsumsi Masuk Scope 3 Perusahaan
GHG Protocol: Emisi dari Sampah Pasca-Konsumsi Masuk Scope 3 Perusahaan
Swasta
Koalisi Soroti Kebijakan Perizinan Perikanan, Dinilai Masih Membebani Nelayan Kecil
Koalisi Soroti Kebijakan Perizinan Perikanan, Dinilai Masih Membebani Nelayan Kecil
LSM/Figur
Banjir Rob Ganggu 10 Persen Jalan di Semarang, Biaya dan Waktu Tempuh Perjalanan Naik
Banjir Rob Ganggu 10 Persen Jalan di Semarang, Biaya dan Waktu Tempuh Perjalanan Naik
LSM/Figur
KLH Dorong Pemda untuk Bereskan Setengah Sampah dari Rumah
KLH Dorong Pemda untuk Bereskan Setengah Sampah dari Rumah
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau