Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkuat Vokasi Digital, Digiserve Salurkan 240 Perangkat Digital ke SMK Telkom

Kompas.com, 23 Oktober 2025, 17:30 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - PT Digital Service Solution (Digiserve) memperkuat dukungan pada kualitas pendidikan kejuruan (vokasi) di Indonesia dengan menyalurkan 240 perangkat digital berupa router, mouse kabel, keyboard kabel, dan IP phone kepada Yayasan Pendidikan Telkom (YPT).

Perangkat digital yang menjadi program tanggung jawab sosial perusahaan ini akan digunakan di enam SMK Telkom yakni; SMK Telkom Malang, SMK Telkom Lampung, SMK Telkom Sidoarjo, SMK Telkom Jakarta, SMK Telkom Banjarbaru, dan SMK Telkom Makassar.

DIharapkan bantuan ini dapat memperkuat infrastruktur pembelajaran digital sekaligus menjadi sarana praktik langsung bagi siswa dalam memahami perangkat teknologi.

Penyerahan simbolis dilakukan pada 25 September 2025 dalam kegiatan Workshop Transformasi SMK Telkom Schools di Telkom Corporate University, Bandung, dan dilanjutkan dengan penyerahan langsung perangkat di SMK Telkom Jakarta pada 2 Oktober 2025.

Direktur Sales and Operasional Digiserve, Guntur Pramono menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen untuk berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia, khususnya bidang pendidikan berbasis digital.

“Sebagai bagian dari TelkomGroup, Digiserve berkomitmen menjalankan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). Pilar sosial kami diwujudkan melalui dukungan terhadap dunia pendidikan agar siap menghadapi era digital,” terangnya.

Dia menambahkan, perangkat yang disalurkan tidak hanya berfungsi sebagai penunjang infrastruktur sekolah tetapi juga dapat digunakan dalam proses pembelajaran teknis.

“Kami ingin perangkat ini menjadi bagian dari kegiatan belajar mengajar — bukan hanya dipasang, tetapi juga dibongkar, dipelajari, dan digunakan siswa untuk memahami langsung cara kerja teknologi jaringan,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Strategy and Education Yayasan Pendidikan Telkom, Asep Mulyana menyampaikan apresiasinya atas dukungan Digiserve dalam memperkuat ekosistem pembelajaran digital di lingkungan SMK Telkom.

“Dukungan ini tidak hanya memperkuat infrastruktur digital, tetapi juga memberi kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung dari perangkat yang digunakan di industri,” jelas Asep.

Dia menambahkan, di tengah percepatan transformasi digital nasional, kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga pendidikan menjadi sangat penting dan menjadi kunci dalam menyiapkan talenta muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Melalui program ini, kami ingin memastikan siswa-siswi SMK Telkom memiliki akses terhadap perangkat yang mendukung proses belajar digital, sehingga mereka siap menghadapi kebutuhan industri yang terus berubah,” ujarnya.

Baca juga: Rencana Relokasi ke Kota Tua Disebut Sejalan dengan Pembukaan Sekolah Vokasi IKJ

Guntur juga menekankan bahwa donasi perangkat digital ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pembelajaran, tetapi juga membangun semangat inovasi di lingkungan sekolah.

"Kami percaya, pendidikan yang berkualitas tidak hanya tentang teori, tetapi juga tentang memberikan akses bagi siswa untuk belajar langsung dari perangkat yang akan mereka temui di dunia kerja," pungkasnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
'Hutan Bukan Mainan': Menanam Harapan Lintas Generasi di Sedekah Hutan 2026
'Hutan Bukan Mainan': Menanam Harapan Lintas Generasi di Sedekah Hutan 2026
LSM/Figur
Hari Gajah Sedunia 2026: Hilangnya Hutan Jadi Ancaman Terbesar Gajah Sumatra
Hari Gajah Sedunia 2026: Hilangnya Hutan Jadi Ancaman Terbesar Gajah Sumatra
LSM/Figur
Karbon, Hutan Adat, dan Keadilan Tertunda
Karbon, Hutan Adat, dan Keadilan Tertunda
Pemerintah
Berdayakan 50.000 Warga, Armawati Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi
Berdayakan 50.000 Warga, Armawati Ubah Sampah Jadi Peluang Ekonomi
Swasta
Reformasi Subsidi Energi, Jalan Menuju Perlindungan yang Lebih Adil
Reformasi Subsidi Energi, Jalan Menuju Perlindungan yang Lebih Adil
LSM/Figur
Dampak Kekeringan, Perancis Batasi Pemakaian Air di 70 Persen Wilayahnya
Dampak Kekeringan, Perancis Batasi Pemakaian Air di 70 Persen Wilayahnya
Pemerintah
Integrasi Keberlanjutan, Praktik Baik Bangunan Hijau Sektor FMCG dan Farmasi
Integrasi Keberlanjutan, Praktik Baik Bangunan Hijau Sektor FMCG dan Farmasi
Swasta
Kisah Nurdini Prihastiti Membuka Ruang Berkarya bagi Penyandang Disabilitas
Kisah Nurdini Prihastiti Membuka Ruang Berkarya bagi Penyandang Disabilitas
LSM/Figur
Coca-Cola Sediakan Drop Box Botol PET di 20 Gerai M Mart
Coca-Cola Sediakan Drop Box Botol PET di 20 Gerai M Mart
Swasta
WHO Rilis Kerangka Kerja Keberlanjutan untuk Dekarbonisasi Sektor Farmasi
WHO Rilis Kerangka Kerja Keberlanjutan untuk Dekarbonisasi Sektor Farmasi
Pemerintah
Pemuda Desa Sumbersari Ubah Sampah Pasar Menjadi Kompos Bernilai Ekonomi
Pemuda Desa Sumbersari Ubah Sampah Pasar Menjadi Kompos Bernilai Ekonomi
LSM/Figur
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Kemenhut Petakan 6,28 Juta Hektare Perhutanan Sosial untuk Perdagangan Karbon
Pemerintah
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
Teknologi Fermentasi ITB Pangkas Waktu Pengolahan Kakao dari 14 Hari Jadi 2 Hari
LSM/Figur
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
875 Bibit Ditanam Serentak di Kawasan Konservasi NTT, Ada Mangrove hingga Nangka
Pemerintah
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Perusahaan Dinilai Belum Maksimal Siapkan Pekerja Hadapi Disrupsi AI
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau