Penulis
KOMPAS.com - Tantangan urbanisasi di Asia Tenggara kian kompleks seiring dengan meningkatnya populasi perkotaan, ancaman perubahan iklim, serta kebutuhan akan layanan publik yang responsif.
Menghadapi dinamika ini, pembangunan kota berkelanjutan tidak lagi bisa diselesaikan melalui pendekatan konvensional yang berjalan sendiri-sendiri.
Diperlukan paradigma baru berbasis kolaborasi lintas sektor dan lintas negara yang mampu mengawinkan inovasi teknologi dengan kebutuhan riil di lapangan.
Platform inovasi terbuka hadir sebagai jembatan penting, membuktikan bahwa integrasi antara ketangkasan industri startup, riset akademis, dan kebijakan pemerintah daerah dapat menghasilkan solusi nyata berdampak langsung berkelanjutan di tingkat regional.
Setelah sukses menjalankan siklus pertamanya melalui implementasi berbagai proyek percontohan di Indonesia, program FutureGen for Change (FGC) resmi memasuki siklus kedua.
Langkah ini menjadi wujud komitmen berkelanjutan dalam mendorong inovasi kota berkelanjutan yang berbasis kolaborasi lintas negara di kawasan Asia Tenggara.
Program inovasi terbuka yang diinisiasi oleh Digital Access Programme (DAP) UK-Indonesia Tech Hub British Embassy Jakarta bersama Pijar Foundation ini kini memperluas jangkauan wilayahnya.
Pada siklus kedua ini, implementasi solusi tidak hanya berfokus di Indonesia, melainkan meluas ke tiga kota strategis di Asia Tenggara, yaitu Medan (Indonesia), Malang (Indonesia), dan Ho Chi Minh City (Vietnam).
Sebagai sebuah platform inovasi terbuka (open innovation platform), FutureGen for Change mempertemukan ekosistem yang inklusif mulai dari pelaku startup, pemerintah daerah, mitra pembangunan, kalangan akademisi, hingga sektor swasta.
Sinergi ini dirancang untuk bersama-sama mengembangkan dan menguji solusi teknologi mutakhir guna menjawab berbagai tantangan perkotaan yang mendesak.
Pendekatan utama program ini terletak pada proses co-creation, di mana inovasi digital tidak diciptakan di ruang hampa, melainkan dihubungkan langsung dengan kebutuhan nyata pemerintah kota.
Proses ini diikuti implementasi proyek percontohan (pilot project) di lapangan, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) untuk menjamin keberlanjutan dampak.
Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor, Semarang, dan Palembang, kolaborasi antara inovator lokal dan pemda tersebut telah menorehkan angka dampak yang signifikan, antara lain:
Director of Innovation Pijar Foundation, Cynthia Krisanti menegaskan fase baru ini memegang peranan krusial dalam memperkuat ekosistem inovasi agar tidak berhenti di tahap eksperimen semata.
"Keberlanjutan FutureGen for Change menunjukkan bahwa inovasi tidak berhenti pada tahap ide maupun proyek percontohan," ujar Cynthia.
"Siklus kedua menjadi langkah penting memperluas kolaborasi lintas negara, memperkuat pembelajaran antarkota, serta memastikan solusi yang dikembangkan benar-benar mampu memberikan dampak bagi masyarakat dan menjadi referensi dalam pengambilan kebijakan," lanjutnya.
Dengan penguatan jejaring kerja sama regional ini, platform FutureGen for Change diproyeksikan dapat menghasilkan model-model solusi perkotaan yang tidak hanya sukses di tingkat lokal, tetapi juga memiliki skalabilitas tinggi diterapkan di berbagai kota lain dengan karakteristik tantangan serupa di Asia Tenggara.
Siklus kedua turut mencerminkan penguatan kemitraan strategis antara Inggris dan Indonesia dalam mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan melalui inovasi dan teknologi.
Dengan memperluas kolaborasi ke berbagai kota di Asia Tenggara, program ini membuka peluang pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarkota.
Tidak hanya itu, program ini juga memperkuat jejaring kerja sama antara pemerintah, startup, akademisi, dan mitra pembangunan untuk bersama-sama mengembangkan solusi yang dapat direplikasi dan diperluas di tingkat regional dalam membangun kota berkelanjutan.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya