Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dorong Implementasi ESG, Era Transformasi Keberlanjutan Asia Tenggara Dimulai

Kompas.com, 6 Agustus 2026, 16:30 WIB
Monika Novena,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Sumber The Star

Asia ESG Summit 2026 mengusung tema “Driving Action to Measurable Impact”. Acara yang berlangsung pada 21–22 Juli di Sunway Resort Hotel, Selangor, merupakan KTT kedua yang diselenggarakan oleh Asia ESG Positive Impact Consortium (A-EPIC) sebuah kolaborasi media yang dipimpin oleh SMG (Malaysia), Kompas Gramedia (Indonesia), dan Inquirer Group (Filipina) sebagai wujud komitmen bersama media dalam mendorong kemajuan yang berkelanjutan.

Sime Darby Property Bhd menjadi sponsor utama, sementara Permodalan Nasional Bhd bertindak sebagai mitra pendukung.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk CEO SMG Chan Seng Fatt, COO Lydia Wang, CCO Datin Paduka Esther Ng, serta Wakil Duta Besar Singapura Shivakumar Nair.

Menurut CEO SMG Chan Seng Fatt, penyelenggaraan KTT kedua ini mencerminkan tanggung jawab SMG sebagai pendiri A-EPIC untuk memperluas dampak gerakan regional ini.

“Di tahun pertama, fokus kami adalah memulai dialog dan diskusi. Di tahun kedua ini, fokus kami adalah membuktikan pelaksanaan dan aksi nyatanya di lapangan,” ungkapnya.

“Menjadi tuan rumah kembali di tahun ini mencerminkan rasa saling percaya dan tanggung jawab bersama untuk membawa gerakan ini ke tingkat yang lebih tinggi bersama mitra kami dari Filipina dan Indonesia,” ujarnya.

“Kekuatan utama konsorsium ini terletak pada jangkauannya yang melintasi batas negara bersama KG Media dan IGC. Kemampuan kami untuk menjangkau hampir 125 juta orang memberi kami kekuatan besar untuk menyebarluaskan dan memperkuat gerakan ini,” tambahnya.

Menurutnya juga dengan saling berbagi contoh kasus nyata dan membangun komunitas, kita bisa mendorong gerakan ini bukan sekadar pencitraan, melainkan pelaksanaan yang terbuka, terukur, dan dilakukan dengan cara yang benar.

Peran media dalam isu lingkungan

Dalam pernyataan terpisah, Wakil Presiden Keberlanjutan KG Media, Wisnu Nugroho, menyampaikan bahwa komunikasi tentang isu lingkungan tidak boleh berhenti pada niat baik dan cerita yang menarik saja.

Untuk mendapatkan kepercayaan publik, setiap komitmen harus didasarkan pada data yang tepercaya, pengukuran yang konsisten, dan pelaporan yang jujur.

“Kita tidak bisa mengelola apa yang tidak kita ukur. Masa depan pertumbuhan perusahaan ada di tangan mereka yang mampu membuktikan cerita kelestariannya dengan data yang terverifikasi," papar Wisnu.

Bagi KG Media, peran media bukan hanya menyebarkan cerita tentang lingkungan, tetapi juga membuatnya lebih jelas, lebih bisa dipertanggungjawabkan, dan lebih mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Baca juga: Perusahaan yang Punya Komitmen pada ESG Lebih Cepat Bangkit dari Krisis

“Dengan menggabungkan analisis berbasis penelitian, data yang terpercaya, dan jaringan media KG Media, kami bertujuan mengubah isu lingkungan yang rumit menjadi cerita yang bermakna dan tolok ukur yang bisa dipahami, diikuti, serta diperiksa kebenarannya oleh masyarakat,” kata Wisnu.

COO Philippine Daily Inquirer, Rudyard Arbolado, juga menyampaikan komitmen mereka terhadap prinsip "Berita Berimbang, Pandangan Berani" dengan menjadikan isu keberlanjutan sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik.

“Lewat Inquirer ESG Edge dan kerja sama regional kami di A-EPIC, kami menggabungkan kekuatan media antarnegara untuk melihat lebih jauh dari sekadar pencitraan perusahaan. Tujuan kami adalah menggunakan jangkauan bersama ini untuk memeriksa klaim ramah lingkungan, membagikan contoh praktik terbaik yang sudah teruji, dan menagih pertanggungjawaban perusahaan atas data yang mereka laporkan,” tegas Rudyard.

Lebih lanjut General Manager Keberlanjutan Sime Darby Property, Dr. Yasmin Rasyid, menyampaikan bahwa menerapkan prinsip ESG di seluruh lini bisnis sangat penting untuk membangun ketahanan jangka panjang dan memberikan nilai yang bertahan lama bagi semua pihak.

“Kami melihat pembangunan berkelanjutan sebagai panduan utama untuk membentuk masa depan. Seiring berlanjutnya dukungan kami untuk A-EPIC, fokus kami sejalan dengan agenda tahun ini, yaitu mengubah komitmen tingkat tinggi menjadi hasil nyata yang dapat diukur,” ujarnya.

Yasmin juga menyampaikan bahwa wadah seperti A-EPIC berperan penting dalam mempercepat aksi bersama, sehingga berbagai industri tidak sekadar mengumbar janji, tetapi benar-benar menunjukkan kemajuan yang terukur.

“Keberlanjutan lingkungan bukan hanya kunci untuk bertahan di masa depan, tetapi juga pendorong pertumbuhan jangka panjang yang memberi manfaat bagi semua orang,” ujarnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
Pelanggan Home Charging PLN Tembus 92.000, Isi Daya EV di Rumah Kian Diminati
BUMN
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Peneliti Usulkan Cara Baru Hitung Emisi Gas Rumah Kaca AI, Seperti Apa?
Pemerintah
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Bappenas Dorong Inovasi Pendanaan untuk Mitigasi El Niño di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemerintah
Dorong Implementasi ESG, Era Transformasi Keberlanjutan Asia Tenggara Dimulai
Dorong Implementasi ESG, Era Transformasi Keberlanjutan Asia Tenggara Dimulai
Pemerintah
Generasi Baru Solar PV Dinilai Lebih Efisien dan Cocok di Iklim Tropis
Generasi Baru Solar PV Dinilai Lebih Efisien dan Cocok di Iklim Tropis
LSM/Figur
Tata Kelola Fiskal Pertambangan Dinilai Cukup Kuat, Transparansi Pajak Masih Jadi PR
Tata Kelola Fiskal Pertambangan Dinilai Cukup Kuat, Transparansi Pajak Masih Jadi PR
LSM/Figur
Tata Kelola Pertambangan Dinilai Masih Rapuh, Berisiko Hambat Daya Saing
Tata Kelola Pertambangan Dinilai Masih Rapuh, Berisiko Hambat Daya Saing
LSM/Figur
Pengaruh Sosial Bisa Jadi Kunci Menghadapi Perubahan Iklim
Pengaruh Sosial Bisa Jadi Kunci Menghadapi Perubahan Iklim
Pemerintah
Lautan Luas Pasang PLTS di Delapan Lokasi untuk Pangkas Karbon
Lautan Luas Pasang PLTS di Delapan Lokasi untuk Pangkas Karbon
Swasta
Bank Dunia Sebut AI Bisa Dongkrak Produktivitas di Negara Berkembang
Bank Dunia Sebut AI Bisa Dongkrak Produktivitas di Negara Berkembang
Pemerintah
Laporan Keberlanjutan Dinilai Masih Rentan Jadi Self-Claim, Verifikasi Independen Minim
Laporan Keberlanjutan Dinilai Masih Rentan Jadi Self-Claim, Verifikasi Independen Minim
Swasta
Pemerintah China Investasi Rp 5,71 Triliun untuk Cegah Bencana Sektor Pertanian
Pemerintah China Investasi Rp 5,71 Triliun untuk Cegah Bencana Sektor Pertanian
Pemerintah
Pakar ITB Ingatkan Bahaya Eksploitasi Air akibat El Nino
Pakar ITB Ingatkan Bahaya Eksploitasi Air akibat El Nino
LSM/Figur
Menimbang Energi Surya Vs Biofuel Lewat 'Hitung Cepat'
Menimbang Energi Surya Vs Biofuel Lewat "Hitung Cepat"
Pemerintah
RI Sandarkan Integritas Perdagangan Karbon pada IFCH
RI Sandarkan Integritas Perdagangan Karbon pada IFCH
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau