Pengalaman MYCL dan Parongpong RAW Lab menunjukkan bahwa ekonomi sirkular tidak hanya berbicara mengenai bagaimana mengurangi jumlah limbah, tetapi juga bagaimana limbah dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi baru.
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan, kedua perusahaan tersebut menunjukkan bahwa bisnis dapat memberikan solusi ganda dengan menyelesaikan persoalan lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.
"Anak-anak muda zaman sekarang banyak concern tentang lingkungan. Jadi akhirnya ide-ide atas wirausaha mereka rata-rata berbasis lingkungan, tapi juga menggandeng petani supaya membantu perekonomian petani. Enggak hanya petani, seperti tadi, fisherman, petani nelayan," ujar Monika.
Menurut dia, pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa ekonomi sirkular dapat menjadi bagian dari pembangunan ekonomi masyarakat di sekitar rantai nilai.
Sementara itu, Head of DBS Foundation Karen Ngui mengatakan, dukungan terhadap social enterprises seperti MYCL dan Parongpong RAW Lab merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan bisnis berbasis tujuan sekaligus memperluas dampaknya.
"Keduanya menunjukkan bagaimana business-led solutions dapat berperan penting dalam membangun ketahanan sosial dan ekonomi di komunitas mereka. Saya sangat senang melihat bagaimana para social enterprises muda di Indonesia berkomitmen membawa perubahan, menjalankan bisnis dengan memberikan dampak positif," tutur Karen saat mengunjungi fasilitas Parongpong RAW Lab dan Mycotech Lab di Bandung, Kamis (20/8/2026).
Dengan mengubah limbah menjadi material baru, MYCL dan Parongpong RAW Lab memperlihatkan bahwa persoalan sampah dan limbah tidak selalu berakhir sebagai beban lingkungan.
Dengan teknologi, inovasi, dan ekosistem yang tepat, limbah juga dapat menjadi bahan baku untuk membangun rantai ekonomi yang lebih panjang sekaligus menciptakan manfaat bagi masyarakat.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya