Di Ethiopia, misalnya, peternak di wilayah Afar melaporkan kehilangan delapan anak unta dalam waktu satu bulan akibat suhu ekstrem.
Menurut Ronny, kondisi tersebut menunjukkan bahwa krisis iklim tidak hanya mengubah kondisi ekologis gurun, tetapi juga mulai mengancam kehidupan masyarakat yang bergantung pada ekosistem tersebut.
Unta selama ini memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat gurun. Selain menjadi sumber pangan dan penghasilan, hewan tersebut juga digunakan sebagai alat transportasi dan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat.
"Jika unta, simbol kekuatan gurun, tidak lagi mampu bertahan, masyarakat gurun seperti suku Badui di Sahara dan komunitas Bedouin di Timur Tengah tentunya akan menghadapi tantangan besar dalam menjaga keberlangsungan hidup mereka," ujar Ronny.
Perubahan kondisi lingkungan pada akhirnya memaksa masyarakat di kawasan gurun melakukan berbagai bentuk adaptasi, mulai dari pengelolaan sumber daya air, penggunaan tanaman yang lebih tahan terhadap panas, hingga berpindah ke wilayah dengan kondisi lingkungan yang lebih mendukung.
Baca juga: Dampak Kekeringan, Perancis Batasi Pemakaian Air di 70 Persen Wilayahnya
Di sisi lain, masyarakat juga menghadapi tantangan untuk mempertahankan tradisi dan identitas budaya yang selama ini berkembang bersama ekosistem gurun.
Ronny menilai, meningkatnya kematian unta menjadi pengingat bahwa krisis iklim tidak semata-mata persoalan kenaikan suhu global. Persoalan yang lebih besar adalah semakin terbatasnya kemampuan makhluk hidup dan masyarakat untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan.
Ketika hewan yang selama ini dikenal sangat tahan terhadap panas dan kekeringan mulai kesulitan bertahan di habitatnya sendiri, tekanan terhadap ekosistem gurun dan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada ekosistem tersebut berpotensi semakin besar.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya