Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

InDrive Bersih-bersih Sungai Pekayon, Ajak Komunitas dan Penumpang

Kompas.com, 20 Juli 2024, 15:06 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Layanan transportasi online inDrive, bersama dengan Waste4Change, penumpang, dan pengemudi inDrive telah melaksanakan proyek pembersihan di Sungai Pekayon, Bekasi, Jawa Barat.  

Dengan melibatkan komunitas lokal, inDrive bertujuan untuk menunjukkan bagaimana upaya kolaboratif dapat secara efektif menangani masalah lingkungan dan mempromosikan praktik berkelanjutan.

"Tujuan utama dari proyek pembersihan Sungai Pekayon adalah mendukung komunitas lokal dan memperindah keindahan alam daerah tersebut," ujar Communications Manager inDrive Indonesia, Wahyu Ramadhan, dalam pernyataannya, Sabtu (20/7/2024). 

Baca juga:

Ia menjelaskan, inisiatif ini diluncurkan melalui aplikasi inDrive dengan kampanye #BerkendaraUntukSungaiBersih, di mana setiap empat kali perjalanan berkontribusi pada kegiatan pembersihan.

Adapun dalam proyek ini, setelah beberapa jam, tim berhasil mengumpulkan 60 kg sampah, yang akan disortir dan didaur ulang bekerja sama dengan Waste4Change.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa inDrive berkomitmen untuk menganalisis hasil dari proyek ini dan mempertimbangkan inisiatif serupa di lokasi lain.

"Proyek pembersihan di Pekayon berfungsi sebagai pilot untuk Indonesia, dan perusahaan ini bersemangat untuk memperluas dampaknya melalui program inVision, yang fokus pada berbagai proyek berdampak sepanjang tahun," terangnya. 

Dorong komunitas dan kolaborasi

Ia juga mengapresiasi komunitas lokal yang terlibat aktif dalam kegiatan pembersihan. Apalagi, penumpang inDrive berkontribusi langsung dengan berpartisipasi dalam perjalanan yang mendukung inisiatif ini.

"Pendekatan inklusif ini tidak hanya mendorong keterlibatan komunitas tetapi juga memperkuat tanggung jawab kolektif terhadap pemeliharaan lingkungan yang bersih," ujar Wahyu.

Menurutnya, proyek pembersihan ini selaras dengan visi dan misi inDrive sebagai perusahaan yang berorientasi pada masyarakat dan berkomitmen untuk berkontribusi pada komunitas lokal.

"Ini menggambarkan keyakinan perusahaan bahwa upaya kolektif dapat menghasilkan perubahan positif yang signifikan," imbuh dia. 

Baca juga: Kolaborasi Jadi Kunci Pengelolaan Wilayah Sungai

Sementara, Campaign Manager Waste4Change Saka Dwi Hanggara mengatakan adanya kolaborasi antara inDrive, dengan komunitas, hingga pemerintah. 

"Kegiatan aksi bersih yang dilakukan oleh inDrive bersama dengan pengemudi inDrive, Dinas Lingkungan Hidup, serta komunitas lokal merupakan langkah awal dalam mewujudkan lingkungan dan kehidupan yang lebih baik," ujar Saka. 

Kegiatan ini menurutnya juga sebagai simbol sinergitas untuk bersama-sama menghadapi krisis lingkungan yang terjadi di Indonesia.

"Dengan adanya kegiatan ini para peserta mengetahui kondisi lingkungan saat ini, dampak berkelanjutan dari membuang sampah sembarangan, serta bagaimana setiap individu dapat berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan," paparnya. 

Sebagai informasi, selain proyek pembersihan Sungai Pekayon, inDrive telah meluncurkan tujuh proyek lainnya di 21 negara, dengan fokus menentang ketidakadilan dan mempromosikan agenda sosial.

Pusat inVision didedikasikan untuk empat bidang yakni pendidikan, olahraga, industri kreatif, dan IT.

Di Indonesia, inDrive secara aktif mempromosikan Aurora Tech Award dan baru-baru ini mengumumkan Alternativa Film Festival, yang mendukung pembuat film muda dan menyoroti isu-isu sosial.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Karhutla Bakar 637.011 Hektar Lahan, Organisasi Lintas Iman Desak Siklus Tahunan Diputus
Karhutla Bakar 637.011 Hektar Lahan, Organisasi Lintas Iman Desak Siklus Tahunan Diputus
Pemerintah
ASRI Menyapa Surabaya, Dorong Siswa dan Guru Wujudkan Sekolah Berkelanjutan
ASRI Menyapa Surabaya, Dorong Siswa dan Guru Wujudkan Sekolah Berkelanjutan
Swasta
Lonjakan Belanja Militer Perparah Perubahan Iklim dan Keamanan Global
Lonjakan Belanja Militer Perparah Perubahan Iklim dan Keamanan Global
Pemerintah
Pengembangan PLTS Terapung Perlu Mitigasi agar Tak Ganggu Fungsi Badan Air
Pengembangan PLTS Terapung Perlu Mitigasi agar Tak Ganggu Fungsi Badan Air
Pemerintah
Rotan Kian Sulit Didapat, Perajin Anyaman Mahakam Ulu Terpaksa Beralih ke Plastik
Rotan Kian Sulit Didapat, Perajin Anyaman Mahakam Ulu Terpaksa Beralih ke Plastik
LSM/Figur
'Cage Free Eggs', Mengangkat Isu Kesejahteraan di Sebutir Telur
"Cage Free Eggs", Mengangkat Isu Kesejahteraan di Sebutir Telur
LSM/Figur
Pelajar Galang Dana lewat Golf untuk Wujudkan Harapan Anak dengan Penyakit Kritis
Pelajar Galang Dana lewat Golf untuk Wujudkan Harapan Anak dengan Penyakit Kritis
LSM/Figur
Dilema Pemanfaatan Dana Karbon di Pedalaman Kalimantan...
Dilema Pemanfaatan Dana Karbon di Pedalaman Kalimantan...
LSM/Figur
Bank Global Kucurkan Rp 10,69 Kuadriliun ke Perusahaan Terkait Deforestasi
Bank Global Kucurkan Rp 10,69 Kuadriliun ke Perusahaan Terkait Deforestasi
Pemerintah
Menjaga Mangrove Tetap Hidup, Bukan Sekadar Menanam
Menjaga Mangrove Tetap Hidup, Bukan Sekadar Menanam
Pemerintah
LSEG: Pemilik Aset Semakin Integrasikan Keberlanjutan ke Dalam Portofolio
LSEG: Pemilik Aset Semakin Integrasikan Keberlanjutan ke Dalam Portofolio
Pemerintah
Bisakah Pemulihan Populasi Hewan Besar Bantu Atasi Perubahan Iklim?
Bisakah Pemulihan Populasi Hewan Besar Bantu Atasi Perubahan Iklim?
Pemerintah
Dari Rotan, Masyarakat Dayak Merawat Tradisi dan Membuka Jalan Penghidupan
Dari Rotan, Masyarakat Dayak Merawat Tradisi dan Membuka Jalan Penghidupan
LSM/Figur
Pembangunan Proyek Batu Bara Baru Tiga Kali Lebih Cepat dari Penghentiannya
Pembangunan Proyek Batu Bara Baru Tiga Kali Lebih Cepat dari Penghentiannya
LSM/Figur
Ketika Greenpeace Mencuri Panggung di Bundaran HI
Ketika Greenpeace Mencuri Panggung di Bundaran HI
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau