Editor
JAKARTA, KOMPAS.com – Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University mengadakan penyuluhan gizi bagi ibu balita di Balai Desa Bendungan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis (18/9/2025).
Kegiatan dipimpin Prof Sri Anna Marliyati ini menghadirkan sejumlah narasumberuntuk memberikan penyuluhan untuk peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi seimbang pada masa balita yang dikenal sebagai golden age pertumbuhan anak.
Dalam kegiatan itu, para peserta diberi penjelasan mengenai risiko masalah gizi seperti stunting, wasting, obesitas, hingga anemia.
Baca juga: Ironi Perikanan Indonesia: Produk Buruk, Penduduk Pesisir Stunting
Tim juga berbagi tips praktis agar anak mau makan, misalnya menyajikan makanan berwarna alami, membuat variasi tekstur, serta memberi nama makanan yang menarik. Selain itu, ibu balita mendapatkan panduan tahapan pemberian MPASI sesuai usia anak.
Salah satu peserta, Rina (28), mengaku terbantu dengan materi yang disampaikan. “Selama ini saya sering bingung kenapa anak saya susah makan sayur. Ternyata ada trik-triknya. Saya jadi lebih semangat mencoba di rumah,” ujarnya.
Bidan desa setempat, Umi, berharap kegiatan serupa bisa berlanjut. “Semoga kegiatan ini tidak hanya sekali, tapi rutin dilakukan agar angka stunting di desa kita benar-benar menurun,” katanya.
Melalui penyuluhan ini, Dospulkam IPB mendorong meningkatnya kesadaran ibu-ibu tentang pentingnya gizi seimbang untuk mencegah masalah gizi sejak dini.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya