Terkait ancaman tersebut, laporan ini menyerukan tindakan strategis jangka panjang yang didasarkan pada sains, inovasi, dan kerja sama regional.
Selain itu, suhu ekstrem juga perlu ditekankan sebagai pusat perencanaan multi-bahaya, didukung oleh sistem peringatan dini siap-panas yang menggunakan peringatan yang dapat dioperasikan, metrik yang disepakati, dan komunikasi jarak dekat yang terpercaya.
Dengan hanya 54 persen layanan meteorologi global yang mengeluarkan peringatan untuk suhu ekstrem, memperluas sistem peringatan kesehatan akibat panas di 57 negara saja dapat menyelamatkan sekitar 100.000 jiwa setiap tahun, menurut laporan tersebut.
Lebih lanjut, untuk membantu negara-negara mengatasi panas ekstrem, ESCAP merencanakan tiga inisiatif regional baru.
Inisiatif tersbeut mencakup meningkatkan skema perlindungan sosial yang tangguh iklim dan inklusif, membangun koridor pendinginan hijau lintas batas, serta menggunakan solusi inovatif berbasis antariksa untuk memperkuat kesiapsiagaan terhadap panas dan sistem peringatan dini.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya