Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menyatakan, selama momen libur Lebaran Idul Fitri 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam masa peralihan musim hujan.
Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.
“Berdasarkan analisis BMKG, potensi peningkatan intensitas curah hujan utamanya terjadi pada minggu pertama hingga minggu kedua Maret 2026. Selanjutnya intensitas tersebut diperkirakan akan menurun," ucap Faisal, Kamis (12/3/2026).
Memasuki April 2026, curah hujan diperkirakan masih berada pada kategori menengah hingga tinggi dengan potensi sangat tinggi terutama di Papua Tengah.
Oleh sebab itu, Faisal mengungkapkan, BMKG menyiapkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah yang berpotensi terdampak.
Langkah ini bertujuan untuk memitigasi potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas transportasi khususnya penyeberangan.
Baca juga:
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya