Untuk memudahkan pengguna, PLN menghadirkan layanan Electric Vehicle Digital Services (EVDS) melalui aplikasi PLN Mobile.
Layanan tersebut memungkinkan pengguna menemukan lokasi SPKLU terdekat, merencanakan rute perjalanan, serta memantau antrean pengisian daya secara real time.
“Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimistis kendaraan listrik akan semakin banyak digunakan dan menjadi bagian dari green lifestyle masyarakat,” tutur Andy.
Baca juga: IEA: Penjualan Kendaraan Listrik Pecah Rekor di Hampir 100 Negara
Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakut Fredy Setiawan menyambut baik hadirnya SPKLU Center Tanjung Priok. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat mendukung transisi energi bersih melalui percepatan elektrifikasi sektor transportasi.
"Beroperasinya SPKLU center yang ada di Tanjung Priok ini bisa memberikan kepercayaan kepada masyarakat, khususnya di Jakut, untuk mulai beralih dari tenaga fosil ke tenaga listrik karena lebih efisien, modern, dan ramah lingkungan," kata Fredy.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah (pemda) dan PLN untuk memperluas edukasi serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik di tengah meningkatnya kebutuhan energi masa depan.
Baca juga: Prabowo Kembali Tegaskan Proyek Konversi Kendaraan Listrik
“Nanti, kami undang PLN untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat. SPKLU ini juga menjadi sarana edukasi, nanti ke depan akan kami sosialisasikan ke tiap kecamatan dan kelurahan,” ungkap Fredy.
Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap adopsi kendaraan listrik di Jakarta Utara dapat terus meningkat.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya