JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga perusahaan media di Asia Tenggara membentuk Asia ESG Positive Impact Consortium (A-EPIC), konsorsium yang memperkuat dialog serta aksi nyata terkait Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola atau Environmental, Social, and Governance (ESG).
Konsorsium tersebut beranggotakan Star Media Group (Malaysia), KG Media (Indonesia), dan Inquirer Group of Companies (Filipina). CEO KG Media, Andy Budiman, berpandangan bahwa media berperan lebih dari sekadar menyampaikan informasi.
“Media harus berbuat lebih dari sekadar memberi informasi, media harus memimpin. Di seluruh Asia Tenggara, cerita lokal yang kuat tentang keberlanjutan sudah ada, tetapi dampaknya akan tetap terbatas jika hanya berada dalam batas nasional,” kata Andy dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Regulasi ESG di Indonesia Belum Penuhi Aspek yang Dipersyaratkan Pasar Global
Kerja sama tersebut muncul di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim yang terjadi di Asia Tenggara. Pada Maret 2026, misalnya, beberapa daerah Malaysia mengalami peringatan gelombang panas level 2 dengan suhu harian mencapai 37-40 derajat celsius selama tiga hari berturut-turut. Fenomena serupa terjadi di Indonesia.
Hal itu diperparah konflik geopolitik global yang berdampak terhadap rantai pasokan dan situasi ekonomi domestik di berbagai negara. Sehingga dinilai makin mempersulit upaya pencapaian target keberlanjutan.
Pemerintah Filipina bahkan mengumumkan situasi darurat energi nasional pada Maret akibat konflik Iran yang memicu krisis bahan bakar global.
Sepanjang 2025, masing-masing anggota A-EPIC terus mengembangkan agenda ESG secara mandiri.
Star Media Group aktif mendorong diskusi mengenai keberlanjutan melalui buletin bulanan StarESG. Selain itu, ESG Positive Impact Awards 2024 memberikan penghargaan kepada 62 pihak atas kontribusinya dalam praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Inquirer Group of Companies mengembangkan ESG Edge sebagai inisiatif multiplatform untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai prinsip ESG melalui berbagai fitur, diskusi, hingga program edukatif.
Sementara, KG Media melalui platform Lestari terus mendorong dialog terkait isu keberlanjutan. Lestari Awards dan Lestari Summit menjadi bagian dari upaya mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk membahas investasi berkelanjutan, ketahanan iklim perkotaan, dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam waktu dekat, Star Media Group bakal kembali menjadi tuan rumah Asia ESG Summit pada 21–22 Juli di Sunway Resort Hotel, Petaling Jaya, Malaysia.
Baca juga: Perusahaan yang Punya Komitmen pada ESG Lebih Cepat Bangkit dari Krisis
Kepala Eksekutif Star Media Group, Chan Seng Fatt, menjelaskan forum regional menjadi penting karena tantangan keberlanjutan kerap melampaui batas negara.
"Forum ini adalah platform bagi para pembuat kebijakan, sektor swasta, dan investor untuk mengidentifikasi prioritas, bertukar praktik yang terbaik, dan merencanakan jalan ke depan bersama. Forum regional akan menerjemahkan upaya yang terisolasi menjadi tindakan yang terkoordinasi, sehingga inisiatif keberlanjutan jadi lebih berdampak,” tutur Fatt.
Presiden dan kepala eksekutif Inquirer Group of Companies, Paolo R Prieto menyatakan sorotan regional ini bermakna bagi perusahaan besar dan usaha kecil dan menengah yang memiliki inisiatif berkelanjutan.
“Dengan usaha untuk menciptakan demonstrasi yang kuat, penghargaan ini mendorong agar yang lain dapat meningkatkan standar dan berkontribusi untuk progres keberlanjutan di kawasan secara menyeluruh,” ungkap Prieto.
Adapun puncak pelaksanaan ESG Asia Summit pertama kali digelar pada November 2025 di Malaysia, dengan menghadirkan para ahli dan praktisi ESG dari berbagai negara di Asia.
Di tahun ini, A-EPIC juga berencana memperdalam kerja sama antarmitra serta memperluas diskusi regional terkait seluruh aspek ESG. Fokus utamanya, memperkuat pertukaran konten editorial di berbagai platform media cetak ataupun digital.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya