"Para pendakwah terdahulu pun menghidupkan pesantren melalui pertanian," ujarnya.
Juwaini berharap, Kebun Pangan Madaya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan yang dapat direplikasi di berbagai daerah.
“Sebab ini menjadi bukti bahwa dana amanah masyarakat melalui Dompet Dhuafa digunakan sebaik-baiknya dan berusaha meningkatkan dampak manfaat,” ucapnya.
Baca juga: Perkuat Bantuan ke Gaza, Dompet Dhuafa Jajaki Kantor Perwakilan di Yordania
Melalui peluncuran Kebun Pangan Madaya, Dompet Dhuafa berharap dapat membangun ekosistem pemberdayaan yang mencakup pendampingan budi daya, penguatan kelembagaan masyarakat, pengembangan usaha berbasis hasil pertanian, hingga perluasan akses pasar.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat yang lebih luas, mulai dari peningkatan pendapatan, kualitas konsumsi pangan, hingga kemampuan mengelola sumber daya secara mandiri.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya