Editor
Selain kegiatan pembelajaran dan site visit, SAMI 2026 juga menyelenggarakan SAMI Essay Contest 2026.
Baca juga: Mahasiswa KKNT IPB Bantu Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial di Garut Jawa Barat
Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menuangkan gagasan dan solusi terhadap tantangan ketahanan iklim dan pengelolaan agrifood berkelanjutan melalui perspektif ESG.
Penilaian dilakukan oleh reviewer dari sejumlah institusi nasional dan internasional, antara lain IPB University, Universiti Putra Malaysia, University of Hannover, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), FELCRA College, dan Songkhla Rajabhat University.
Juara pertama diraih oleh Rifki Hilman Fauzi dari IPB University, Compaore Eric Bénéwendé dari Aube Nouvelle University, Raghd Ali Al Nofali dari Sultan Qaboos University, M. Alif Fikri Bin Muhammad Radzidari FELCRA College Malaysia, serta Nisreen Nansen dari Songkhla Rajabhat University.
Juara kedua diraih Danang Hendrajati, Nur Anis Akma Binti Zainal Abidin, Muhammad Suryo Dhito, dan Tanawat Ruttanabunleng.
Baca juga: FEM IPB Dorong Solusi Berbasis Alam dan ESG untuk Perkuat Ketahanan Iklim
Sementara itu, juara ketiga diraih Muhamad Zidan Fahrezi, Rouissi Ala, Nurwunda Yanga, Alyssa Augustya Putri, dan Jhonson Raju Sankati.
Selain tiga pemenang utama, panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan performa dan keterlibatan terbaik selama program.
Rangkaian The 9th SAMI Summer Course 2026 kemudian ditutup melalui closing ceremony yang dihadiri pimpinan IPB University.
Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menyampaikan bahwa IPB University berkomitmen dalam mendorong pendidikan, kolaborasi internasional, dan pengembangan solusi berkelanjutan di sektor agrifood.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya