Persaingan Kerja Makin Ketat Saat Pandemi, Haruskah Bekerja Sesuai Passion?

Kompas.com, 6 Desember 2021, 19:15 WIB
Aningtias Jatmika,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 menimbulkan disrupsi terhadap kondisi ketenagakerjaan Indonesia.

Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pandemi meningkatkan jumlah pengangguran di Indonesia. Peningkatan terbesar terjadi pada kelompok anak muda berusia 20-24 tahun.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada kelompok usia tersebut tercatat mencapai 17,66 persen pada Februari 2021. Angka ini meningkat 3,36 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar 14,3 persen.

Salah satu penyebab peningkatan angka TPT adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh perusahaan. Keputusan tersebut harus diambil karena sebagian besar perusahaan terdampak krisis ekonomi akibat pandemi yang telah berlangsung selama hampir dua tahun.

Kondisi itu membuat pekerja, termasuk fresh graduate, mempertimbangkan ulang pilihan jalur karier mereka.

Menapaki karier sesuai passion memang menjadi dambaan setiap pekerja. Di sisi lain, situasi pandemi membuat pekerjaan semakin sulit didapat, apalagi pekerjaan impian.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan pekerja, khususnya fresh graduate, agar tidak salah memilih karier pada masa pandemi.

1. Pahami prioritas dan tujuan jangka panjang

Setiap orang memiliki prioritas dan tujuan jangka panjang yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, kebutuhan masing-masing orang pun tak sama.

Sebagai contoh, bila prioritas utama seseorang adalah memenuhi kebutuhan hidup keluarga, dia akan lebih fleksibel ketika memilih jalur karier. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 yang turut menghantam perekonomian masyarakat.

Sementara, jika tujuan jangka panjang seseorang adalah menjadi ahli dalam bidang yang sesuai passion-nya, dia harus mulai menapaki karier sesuai bidang tersebut.

2. Membuat daftar pro dan kontra

Sebelum memilih jalur karier, ada baiknya kamu membuat daftar pro dan kontra mengenai pilihan-pilihan tersebut.

Catat semua sisi positif dan negatif dari pilihan pekerjaan yang tersedia semasa pandemi, termasuk yang sesuai dengan passion dan tidak.

Melalui daftar tersebut, kamu dapat mengidentifikasi seberapa banyak kelebihan dan kelemahan pilihan kariermu. Lewat daftar itu pula, kamu akan mengetahui dan menentukan pilihan karier yang lebih penting bagimu dan relevan dengan situasi pandemi saat ini.

3. Melakukan riset dan konsultasi

Sebelum memilih, pastikan kamu sudah mendapatkan informasi lengkap mengenai jalur karier yang akan ditempuh.

Informasi itu mencakup soal tugas dan tanggung jawab pekerjaan, gaji, kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak karyawan, jenjang karier, pengembangan kemampuan karyawan, serta kemampuan perusahaan dalam menghadapi pandemi.

Selain itu, kamu juga bisa mengikuti webinar mengenai pengembangan karier, seperti gelaran Bright Future Festival yang dihelat Sampoerna University.

Adapun acara tersebut digelar Sampoerna University sebagai bentuk dukungan nyata universitas dalam mempersiapkan lulusannya memasuki dan bertahan dalam dunia kerja, khususnya pada masa pandemi seperti saat ini.

Sebagai informasi, Bright Future Festival digelar secara online pada Jumat (10/12/2021) hingga Minggu (12/12/2021).

Acara tersebut menyajikan 18 sesi webinar mengenai sejumlah topik, seperti karier, kesehatan mental, peningkatan diri, serta bisnis dan kewirausahaan.

Adapun topik-topik itu akan disampaikan oleh narasumber dari berbagai bidang, termasuk para ahli, pengusaha, influencer, dan pegiat startup.

Selain itu, peserta Bright Future Festival juga bisa mengikuti CV Review. Melalui sesi ini, curriculum vitae (CV) para peserta dapat ditinjau oleh konsultan karier profesional.

Tak hanya itu, para peserta juga bisa memasukkan CV dan lamaran pekerjaan pada Job Fair di acara tersebut. Job Fair ini menghadirkan para perekrut dari berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia. Bahkan, para peserta bisa mendapatkan wawancara kerja ekslusif dengan perekrut berpengalaman.

Untuk diketahui, Bright Future Festival tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa Sampoerna University. Para siswa sekolah menengah atas (SMA) atau mahasiswa perguruan tinggi lain yang tengah mempersiapkan jalur karier juga bisa mengikuti acara tersebut.

Untuk mengikuti acara Bright Future Festival, kamu bisa mengakses laman berikut bff.sampoernauniversity.ac.id.

Sementara itu, kamu juga bisa mengikuti (follow) akun Instagram @brightfuture_festival untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai acara tersebut.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau