Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rilis Gerakan Literasi Bersama, HK Buka Program Donasi Buku

Kompas.com, 2 Juni 2023, 15:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buku Nasional yang jatuh pada Bulan Mei 2023, PT Hutama Karya (Persero) berkolaborasi dengan anak perusahaan, PT Hakaaston (HKA) dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menginisiasi gerakan literasi bertajuk Gerakan Literasi Bersama, Rabu (31/5/2023).

Kampanye ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian perusahaan dalam memberikan kemudahan akses serta meningkatkan minat literasi pada masyarakat khususnya generasi muda.

Kampanye dilaksanakan di sekitar wilayah Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola oleh Hutama Karya, yakni ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, tepatnya di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo menjelaskan, program kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan serta minat literasi.

Baca juga: Mengenal Tujuan 4 SDGs: Pendidikan Berkualitas

“Kami berhasil mengumpulkan 500 buku melalui Donasi ATM Buku di HK Tower dan beberapa lokasi operasional perusahaan. Donasi buku ini kami harapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Pasuruan,” ujar Tjahjo.

Melihat tingginya antusias Insan Hutama Karya Group dalam menyukseskan Donasi Buku ini, selanjutnya program akan dilaksanakan secara berkelanjutan di beberapa wilayah ruas konstruksi atau ruas operasional di sekitar JTTS.

Harapannya, masyarakat di daerah lain dapat turut merasakan manfaat positif dari bantuan tanggung jawal sosial dan lingkungan (TJSL) Hutama Karya Group.

Sementara itu Kepala Desa Pasuruan Sumali selaku perwakilan Aparatur Desa Pasuruan memberikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang telah diberikan oleh Hutama Karya Group.

“Selanjutnya, seluruh bantuan ini akan kami rawat dan pelihara sebaik mungkin sehingga dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Sumali.

Gerakan Literasi Bersama berangkat dari kebutuhan membaca masyarakat di sekitar Desa Pasuruan, Kabupaten Lampung Selatan yang belum terpenuhi secara merata.

Gerakan ini menggandeng Sugeng Haryono, penggagas Motor Pustaka di Lampung Selatan, sebagai penggiat komunitas literasi yang bertujuan untuk membantu distribusi bahan literasi dengan armada pustakanya dan meningkatkan minat baca pada masyarakat khususnya anak-anak dari SD sampai SMA atau sederajat.

Baca juga: Dukung Pendidikan Berkualitas, HK Sumbang Rp 10 Juta buat Mahasiswa IPB

Melalui gerakan ini, Hutama Karya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam memperluas akses baca dan meningkatkan pemahaman serta pengetahuan melalui berbagai kegiatan literasi lainnya.

Untuk menyukseskan Gerakan Literasi Bersama ini, Hutama Karya Group menggalang donasi buku melalui ATM Buku sejak 19 Mei 2023 lalu.

Seluruh karyawan dapat menyumbangkan buku bekas layak pakai untuk kalangan anak-anak dan remaja. Program Donasi Buku ini akan terus dibuka.

Buku yang telah terkumpul akan diserahkan kepada Motor Pustaka secara berkala untuk didistribusikan kembali.

Tidak hanya donasi buku, Hutama Karya juga memberikan dua unit motor berkaroseri untuk membawa buku bacaan serta dua unit laptop untuk dapat digunakan masyarakat Desa Pasuruan dalam membaca dan mencari informasi.

Donasi motor ini akan digunakan tim Motor Pustaka dalam menjalankan program membaca keliling.

Melalui program TJSL HK Peduli Pendidikan, Hutama Karya juga telah membuat Pojok Literasi Baca dan Digital di Balai Desa Pasuruan, Lampung Selatan yang nantinya dapat digunakan sebagai ruang baca bagi masyarakat dan dikelola langsung oleh Aparatur Desa setempat.

Baca juga: Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran, Peran Guru Harus Diperkuat

Sebagai catatan selama tahun 2023 ini, Hutama Karya telah menyalurkan berbagai bantuan pendidikan berupa beasiswa Pendidikan dalam rangkaian HUT ke-31 yang diselenggarakan serentak di wilayah Bengkulu, Banten, Bali, Riau dan DKI Jakarta.

Selain itu Hutama Karya juga telah melibatkan Milenial Hutama Karya dalam program HK Mengajar yang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu.

Seluruh rangkaian kegiatan program kolaborasi Gerakan Literasi Bersama Hutama Karya telah sesuai dengan ISO 26000 yakni standar internasional yang memberikan pedoman untuk TJSL.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Industri Batu Bara di Tengah Transisi Energi, Bappenas Sebut Pekerja Informal Paling Sulit Beralih
Industri Batu Bara di Tengah Transisi Energi, Bappenas Sebut Pekerja Informal Paling Sulit Beralih
Pemerintah
Emisi Industri Fashion Naik 14 Persen Hanya dalam 2 Tahun
Emisi Industri Fashion Naik 14 Persen Hanya dalam 2 Tahun
Pemerintah
Bahaya Pestisida, Hampir 50 Persen Petani Dunia Keracunan Tiap Tahun
Bahaya Pestisida, Hampir 50 Persen Petani Dunia Keracunan Tiap Tahun
Pemerintah
Kerusakan Tanah Dunia Mengkhawatirkan, PBB Soroti Solusi yang Belum Maksimal
Kerusakan Tanah Dunia Mengkhawatirkan, PBB Soroti Solusi yang Belum Maksimal
Pemerintah
Krisis Iklim Sebabkan 560 Juta Anak Terpapar Panas Ekstrem, Bagaimana di Indonesia?
Krisis Iklim Sebabkan 560 Juta Anak Terpapar Panas Ekstrem, Bagaimana di Indonesia?
LSM/Figur
ESG Perlu Jadi Strategi Jangka Panjang Industri Properti
ESG Perlu Jadi Strategi Jangka Panjang Industri Properti
Swasta
Kejar 9 Juta Green Jobs, Indonesia Tambah 17 BLK
Kejar 9 Juta Green Jobs, Indonesia Tambah 17 BLK
Pemerintah
Menaker: Waspadai Paradoks 'Green Jobs'
Menaker: Waspadai Paradoks "Green Jobs"
Pemerintah
Karhutla Ulah Manusia, Satwa Liar Akan Jadi Korban Sekaligus Disalahkan
Karhutla Ulah Manusia, Satwa Liar Akan Jadi Korban Sekaligus Disalahkan
LSM/Figur
Kebutuhan Terus Meningkat, Pemerintah Siapkan Peta Jalan 'Green Jobs'
Kebutuhan Terus Meningkat, Pemerintah Siapkan Peta Jalan "Green Jobs"
Pemerintah
Indonesia Didesak Masukkan Rencana PLTS 100 GW ke Sistem Kelistrikan Nasional
Indonesia Didesak Masukkan Rencana PLTS 100 GW ke Sistem Kelistrikan Nasional
Pemerintah
Pasokan Pangan untuk Jakarta Berstatus Sangat Rentan Meski Ada 1.399 Titik 'Urban Farming'
Pasokan Pangan untuk Jakarta Berstatus Sangat Rentan Meski Ada 1.399 Titik "Urban Farming"
Pemerintah
UNICEF: 660 Anak Terinfeksi HIV Setiap Hari Selama 2025
UNICEF: 660 Anak Terinfeksi HIV Setiap Hari Selama 2025
Pemerintah
Beberapa Kota Pesisir Tenggelam Lebih Cepat daripada Kenaikan Air Laut
Beberapa Kota Pesisir Tenggelam Lebih Cepat daripada Kenaikan Air Laut
Pemerintah
Potensi Risiko Super El Niño, BRIN Ingatkan Oktober-Desember 2026 Periode Kritis
Potensi Risiko Super El Niño, BRIN Ingatkan Oktober-Desember 2026 Periode Kritis
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau