Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Fokus Pelestarian Lingkungan, Grup ANJ Raih Empat Penghargaan dari KLH

Kompas.com - 27/02/2025, 21:17 WIB
Zintan Prihatini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) meraih empat Proper Emas, penghargaan pengelolaan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan ini didapatkan melalui empat anak perusahaan yakni PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM), PT Austindo Nusantara Jaya Agri (ANJA), PT Kayung Agro Lestari (KAL) dan PT Austindo Nusantara Jaya Agri Siais (ANJAS).

Tahun ini, SMM meraih Proper Emas kelima kalinya sedangkan ANJA menerima Proper Emas untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Selain itu, ANJAS dan KAL untuk pertama kalinya berhasil meraih Proper Emas setelah sebelumnya mendapatkan Proper Hijau.

Baca juga: Gabung Kemitraan dengan Austindo, Petani Ini Bisa Raup Rp 200 Juta Per Tahun

Lucas Kurniawan selaku Direktur Utama ANJ juga dianugerahi penghargaan Green Leadership Utama, sebagai pengakuan atas kepemimpinannya dalam mendukung keberlanjutan perusahaan. 

Lucas menyebut, empat penghargaan tersebut merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.

“Komitmen ANJ terhadap keberlanjutan tidak hanya sebatas pada aspek sosial, namun juga lingkungan. Kami melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan dampak lingkungan, seperti pengelolaan limbah yang baik, efisiensi energi, dan pelestarian keanekaragaman hayati," ujar Lucas dalam keterangan tertulis, Kamis (27/2/2025).

"Ke depan, kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas,” imbuh dia.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan Proper dan Green Leadership bertujuan memacu perusahaan agar meningkatkan kinerja maupun inovasi dalam pengelolaan lingkungan hidup.

“Proper diharapkan tidak hanya menjadi pendorong bagi dunia usaha untuk meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungannya, tetapi juga berkembang menjadi kerangka kerja kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mengatasi persoalan perusahaan, lingkungan, dan permasalahan sosial," kata Hanif.

Baca juga: Austindo Nusantara Jaya Dorong Kaum Milenial di Jember Terjun Jadi Petani

Upaya Keberlanjutan

Sebagai perusahaan pangan berbasis agribisnis, ANJ berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui berbagai program Pengembangan Bertanggung Jawab (Responsible Development/RD).

Program RD meliputi pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, serta memberikan akses yang lebih baik terhadap pangan dan layanan kesehatan.

Untuk memberikan akses yang lebih baik terhadap pangan, ANJ menjalankan program ketahanan pangan dengan sistem berkelanjutan sesuai dengan potensi di masing-masing area.

Di bidang kesehatan, perusahaan mengoperasikan tujuh klinik utama dan lima klinik pendukung yang terintegrasi dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta BPJS Kesehatan. Program kesehatan ibu dan anak maupun upaya penanganan stunting juga menjadi agenda  perusahaan. 

Baca juga: Tiga Tahun Berturut-turut, Inalum Raih Penghargaan Proper Emas dan Hijau

Di bidang pendidikan, ANJ mendukung pembangunan sekolah, program karakter siswa, penyediaan fasilitas belajar, dan pelatihan guru untuk memastikan generasi muda memiliki akses pendidikan berkualitas.

Hingga akhir Desember 2024, ANJ memiliki 154,6 ribu hektare cadangan lahan yang meliputi area tertanam seluas 53.000 hektare dengan 42.200 hektare di antaranya merupakan area inti yang telah menghasilkan dengan profil umur tanaman rata-rata 14,5 tahun.

Perusahaan itu pun memiliki area konservasi seluas lebih dari 97 ribu hektar telah dicadangkan untuk melindungi keanekaragaman hayati beserta habitatnya.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Pangkas Emisi Penerbangan, NASA Kembangkan Mesin Hidrogen Hibrida

Pangkas Emisi Penerbangan, NASA Kembangkan Mesin Hidrogen Hibrida

Pemerintah
Fokus Pelestarian Lingkungan, Grup ANJ Raih Empat Penghargaan dari KLH

Fokus Pelestarian Lingkungan, Grup ANJ Raih Empat Penghargaan dari KLH

Swasta
Cegah Kelangkaan Populasi, Pemkab Sukabumi Pilih Beli Sidat dari Pemancing

Cegah Kelangkaan Populasi, Pemkab Sukabumi Pilih Beli Sidat dari Pemancing

Pemerintah
Hutan dengan Pohon Campuran Unggul dalam Simpan Karbon

Hutan dengan Pohon Campuran Unggul dalam Simpan Karbon

Pemerintah
Lestari Award 2025 Menebar Inspirasi Keberlanjutan dengan Tiga Inovasi

Lestari Award 2025 Menebar Inspirasi Keberlanjutan dengan Tiga Inovasi

Swasta
IFish, Proyek KKP-FAO Budidaya dan Lepasliarkan Ikan Sidat

IFish, Proyek KKP-FAO Budidaya dan Lepasliarkan Ikan Sidat

Pemerintah
3 Negara Disebut Ajukan Proposal Pengembangan PLTN di RI, Ini Daftarnya

3 Negara Disebut Ajukan Proposal Pengembangan PLTN di RI, Ini Daftarnya

Pemerintah
Fakta Daur Ulang di Balik Plastik PET Kemasan Besar yang Jadi Primadona

Fakta Daur Ulang di Balik Plastik PET Kemasan Besar yang Jadi Primadona

Swasta
Sebelum Jadi Tersangka Korupsi, Dirut Pertamina Patra Niaga Terima Penghargaan Lingkungan

Sebelum Jadi Tersangka Korupsi, Dirut Pertamina Patra Niaga Terima Penghargaan Lingkungan

Pemerintah
MHU Raih Proper Hijau Dua Tahun Berturut-turut, Komitmen Keberlanjutan Kian Kuat

MHU Raih Proper Hijau Dua Tahun Berturut-turut, Komitmen Keberlanjutan Kian Kuat

Swasta
Jadi Tenaga Baru untuk Transisi Energi, Danantara Harus Dikelola Secara Stabil

Jadi Tenaga Baru untuk Transisi Energi, Danantara Harus Dikelola Secara Stabil

LSM/Figur
Pemilik Aset Tuntut Transparansi ESG Lebih Besar

Pemilik Aset Tuntut Transparansi ESG Lebih Besar

Pemerintah
Masyarakat Sipil Dorong RUU Kehutanan Berpihak Perlindungan Rimba dan Masyarakat Adat

Masyarakat Sipil Dorong RUU Kehutanan Berpihak Perlindungan Rimba dan Masyarakat Adat

LSM/Figur
KLH Gandeng Kementerian ESDM, Pastikan Kelola Energi Ramah Lingkungan

KLH Gandeng Kementerian ESDM, Pastikan Kelola Energi Ramah Lingkungan

Pemerintah
Baru Dibersihkan, Sungai Citarum Kembali Dipenuhi Sampah

Baru Dibersihkan, Sungai Citarum Kembali Dipenuhi Sampah

Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau