Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berbagi untuk Kemanusiaan, JNE dan TIKI Salurkan Mobil Ambulans untuk Warga Makasar Jaktim

Kompas.com, 14 Agustus 2025, 10:16 WIB
Yakob Arfin T Sasongko,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Akses cepat terhadap layanan kesehatan sering kali menjadi penentu keselamatan jiwa, terutama dalam keadaan darurat.

Namun, di banyak wilayah, keterbatasan fasilitas seperti ambulans masih menjadi tantangan yang menghambat penanganan medis dan evakuasi pasien.

Kondisi tersebut mendorong PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menjalankan aksi sosial melalui program corporate social responsibility (CSR) bertajuk “Berbagi untuk Kemanusiaan”.

Kali ini, JNE menyerahkan dua unit mobil ambulans dan satu unit mobil jenazah untuk mendukung pelayanan kemanusiaan di Taman Yayasan Tuna Netra (Yatuna), Jakarta Timur (Jaktim), Rabu (13/8/2025).

Bantuan disalurkan kepada Masjid Jami’ Soeprapto Soeparno di Taman Yayasan Tuna Netra Jakarta Timur serta Masjid Nur’aini di Pangkal Pinang.

Baca juga: Masjid Jami Soeprapto Soeparno Dibangun, Simbol Inklusi dan Upaya Merawat Nilai-nilai Sosial

Presiden Direktur JNE M Feriadi Soeprapto mengatakan, program tersebut merupakan wujud implementasi filosofi “Berbagi, Memberi, dan Menyantuni”.

Pihaknya percaya bahwa kebahagiaan dapat disalurkan melalui kepedulian dengan semangat connecting happiness yang senantiasa menjadi pegangan perusahaan.

“Bantuan mobil ambulans dan mobil jenazah adalah salah satu cara kami berkontribusi membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam hal layanan kesehatan dan kemanusiaan. Kami berharap, kendaraan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk masyarakat sekitar,” ujar Feriadi dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (14/8/2025).

Pada kesempatan sama, Direktur Utama TIKI Yulina Hastuti menambahkan, penyerahan bantuan tersebut sekaligus wujud kontribusi sosial yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“TIKI senantiasa menghadirkan aksi nyata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, keselamatan, dan kemanusiaan, secara cepat dan tanggap,” kata Yulina.

Baca juga: Upaya JNE Jamin Kesejahteraan Kurir Paket

Pihaknya meyakini, setiap kontribusi, sekecil apa pun memiliki arti besar bagi mereka yang membutuhkan.

“Memasuki usia 55 tahun dengan tagline ‘Ngirim Tanpa Skip’, TIKI tidak pernah absen (skip) dalam pengiriman, sekaligus konsisten menebar kebaikan dan berbagi tanpa skip,” kata Yulina.

Sementara itu, Camat Makasar Kamal Alatas mengapresiasi inisiatif JNE dan TIKI atas bantuan kemanusiaan.

Menurut dia, bantuan mobil ambulans dan jenazah sangat bermanfaat, khusus bagi warga di sekitar Yatuna.

“Kami berharap, program CSR ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk berbagi dan membantu masyarakat,” kata Kamal.

Baca juga: TIKI JNE Uji Coba Mobil Listrik Buatan MAB

Tak hanya menyerahkan kendaraan, rangkaian kegiatan juga mencakup donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar.

Layanan donor darah dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur dan didistribusikan oleh PMI Provinsi DKI Jakarta.

Sementara itu, layanan cek kesehatan disediakan oleh Puskesmas Kecamatan Makasar melibatkan Drg Dara Pahlarini, MAP selaku Kepala Puskesmas Makasar, serta Kepala Satuan Pelaksana UKM PKC Makasar Dr Virly.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Aktivitas Fisik Jadi Upaya Adaptasi Perubahan Iklim, Ini Alasannya
Aktivitas Fisik Jadi Upaya Adaptasi Perubahan Iklim, Ini Alasannya
LSM/Figur
United Tractors Dapat 2 Penghargaan pada Peringatan Bulan K3 Nasional 2026
United Tractors Dapat 2 Penghargaan pada Peringatan Bulan K3 Nasional 2026
Swasta
Kesepakatan Impor Migas RI-AS Dinilai Berisiko bagi Ketahanan Energi Nasional
Kesepakatan Impor Migas RI-AS Dinilai Berisiko bagi Ketahanan Energi Nasional
LSM/Figur
Panas Ekstrem Bisa Batasi Aktivitas Manusia, Lansia Paling Terdampak
Panas Ekstrem Bisa Batasi Aktivitas Manusia, Lansia Paling Terdampak
LSM/Figur
SOBI dan Parongpong RAW Lab, Bantu Masyarakat Ubah Sistem Pangan dan Olah Limbah
SOBI dan Parongpong RAW Lab, Bantu Masyarakat Ubah Sistem Pangan dan Olah Limbah
Swasta
65.000 liter Bahan Kimia Alkali Dituang ke Laut untuk Hadapi Pemanasan Global
65.000 liter Bahan Kimia Alkali Dituang ke Laut untuk Hadapi Pemanasan Global
Pemerintah
Deloitte: Booming Pusat Data Asia Pasifik Uji Ketahanan Sistem Energi Berbagai Negara
Deloitte: Booming Pusat Data Asia Pasifik Uji Ketahanan Sistem Energi Berbagai Negara
Pemerintah
Cara Kurangi Beban Sampah Bantargebang Bisa Dimulai dari Rumah Tangga
Cara Kurangi Beban Sampah Bantargebang Bisa Dimulai dari Rumah Tangga
Pemerintah
DBS Salurkan Rp 11,2 Miliar untuk 5 Bisnis Sosial Indonesia, Bantu Dokter di Desa Pakai AI
DBS Salurkan Rp 11,2 Miliar untuk 5 Bisnis Sosial Indonesia, Bantu Dokter di Desa Pakai AI
Swasta
Perempuan Indonesia Lebih Tekun Belajar AI Dibanding Laki-laki
Perempuan Indonesia Lebih Tekun Belajar AI Dibanding Laki-laki
Swasta
Bumi Memanas Lebih Cepat, Batas 1,5 Derajat Diprediksi Terlampaui Sebelum 2030
Bumi Memanas Lebih Cepat, Batas 1,5 Derajat Diprediksi Terlampaui Sebelum 2030
LSM/Figur
Indonesia Diprediksi Dilanda Gelombang Panas per April, Suhu di Atas Normal
Indonesia Diprediksi Dilanda Gelombang Panas per April, Suhu di Atas Normal
LSM/Figur
THR Tak Bikin Daya Beli Masyarakat Naik, Ahli Jelaskan Penyebabnya
THR Tak Bikin Daya Beli Masyarakat Naik, Ahli Jelaskan Penyebabnya
LSM/Figur
Mikroba Laut Dalam Jadi Sekutu Hadapi Perubahan Iklim
Mikroba Laut Dalam Jadi Sekutu Hadapi Perubahan Iklim
Pemerintah
Pulihkan Kualitas Air, 7.000 Liter Eco Enzyme Dituangkan ke Sungai Jeletreng Tangsel
Pulihkan Kualitas Air, 7.000 Liter Eco Enzyme Dituangkan ke Sungai Jeletreng Tangsel
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau