Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana RDF Rorotan Olah Sampah di Jakarta hingga Jadi Bahan Bakar?

Kompas.com, 4 Februari 2026, 16:08 WIB
Manda Firmansyah,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

RDF Rorotan kendalikan emisi

Saat uji coba fasilitas RDF pada Maret 2025, kondisi cerobong yang secara kasat mata, visualnya tampak berwarna gelap sehingga memicu kegaduhan warga.

Dalam menjawab permasalahan itu, alat pengendali emisi dipasang di sisi utara dan sisi selatan fasilitas RDF di Rorotan.

Alat pengendali emisi terdiri dari new wey scrubber, wet ESP, carbon active, serta ID Fan 2 & Stack.

"Akhirnya, kami menambah beberapa perlengkapan untuk mengendalikan emisi ini, sudah cukup, bahkan sangat baik, bahkan terlalu berlebihan menurut kami. Karena ini yang kami pasang wet ESP dan baghouse filter itu, ini biasanya digunakan malah untuk kelasnya pembangkit sebenernya. Di Indonesia, hanya ada sisa beberapa sisa, beberapa plan (rencana) besar yang menggunakan alat secanggih ini," tutur Agung.

Setelah memasang alat pengendali emisi, kata dia, sama sekali tanpa asap sehingga tidak ada yang tahu fasilitas RDF beroperasi atau tidaknya, yang sebelumnya dapat dilihat dari cerobongnya.

Terkait senyawa organik berbahaya yang terbentuk sebagai produk sampingan industri, doksin dan furan, pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan pengujian di laboratorium terakreditasi dengan didampingi tim tenaga ahli dari ITB.

Hasilnya, sangat jauh dari ambang batas baku yang ditetapkan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau