Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

SMKN 3 Sendawar Kalimantan Timur Jadi Contoh Sekolah Tangguh Bencana lewat Sobat UT

Kompas.com, 3 Februari 2026, 21:03 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com - PT United Tractors Tbk dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur berkolaborasi untuk membangun generasi muda yang tangguh dan peduli keselamatan, yang berlangsung di SMKN 3 Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. 

SMKN 3 Sendawar merupakan sekolah binaan PT United Tractors Tbk melalui program SOBAT UT Site Muaralawa.

Baca juga:

Program ini fokus pada penguatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa.

"Kami berharap sinergi ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan sejak dini. Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menghadapi berbagai risiko dan tantangan, termasuk potensi bencana," kata Senior Manager UT Site Muaralawa lewat keterangan resmi, dilansir Selasa (3/2/2026).

Siapkan generasi muda yang siap hadapi risiko kehidupan

Fokus pada peningkatan kesadaran akan keselamatan dan bencana

Pelaksanaan program K3 Goes to SOBAT yang menghadirkan seminar di Kalimantan Timur.Dok. United Tractors Pelaksanaan program K3 Goes to SOBAT yang menghadirkan seminar di Kalimantan Timur.

Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha ini bertujuan menyiapkan generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menghadapi risiko kehidupan.

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran akan keselamatan dan kesiapsiagaan bencana sejak usia sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Program K3 Goes to SOBAT. Program ini diselenggarakan oleh ESR Department UT Site Muaralawa.

Bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Kutai Barat, program ini menghadirkan seminar dan simulasi Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat atau TKTD.

Simulasi tersebut melibatkan siswa dan siswi SMKN 3 Sendawar. Tenaga pendidik juga ikut terlibat aktif dalam kegiatan ini.

Materi yang disampaikan mencakup keselamatan kerja, prosedur respons darurat, dan langkah mitigasi risiko bencana. Materi ini disesuaikan dengan lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari.

Baca juga:

Simulasi Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (TKTD) yang melibatkan siswa/i SMKN 3 Sendawar, Kalimantan Timur.Dok. United Tractors Simulasi Tim Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat (TKTD) yang melibatkan siswa/i SMKN 3 Sendawar, Kalimantan Timur.

Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami pentingnya budaya sadar keselamatan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tapi juga jadi ruang pembentukan karakter dan kesiapan hidup.

Kesiapsiagaan bencana dipandang sebagai bagian penting dari pendidikan karakter.

Program K3 Goes to SOBAT merupakan wujud komitmen UT Site Muaralawa. Program ini mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh. Keselamatan menjadi nilai utama dalam praktik keberlanjutan perusahaan. 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Rambut Manusia Jadi Bukti Sejarah Polusi Timbal di AS Selama 100 Tahun
Rambut Manusia Jadi Bukti Sejarah Polusi Timbal di AS Selama 100 Tahun
LSM/Figur
Perubahan Iklim Picu Hilangnya Spesies Pohon Terpenting di Hutan Dunia
Perubahan Iklim Picu Hilangnya Spesies Pohon Terpenting di Hutan Dunia
LSM/Figur
Praktik Sustainability Perusahaan Indonesia Belum Masif, Padahal Rentan Krisis Iklim
Praktik Sustainability Perusahaan Indonesia Belum Masif, Padahal Rentan Krisis Iklim
Pemerintah
SMKN 3 Sendawar Kalimantan Timur Jadi Contoh Sekolah Tangguh Bencana lewat Sobat UT
SMKN 3 Sendawar Kalimantan Timur Jadi Contoh Sekolah Tangguh Bencana lewat Sobat UT
Swasta
Mengapa Pemprov DKI Jakarta Bangun RDF Rorotan?
Mengapa Pemprov DKI Jakarta Bangun RDF Rorotan?
Pemerintah
Cuaca Ekstrem Diprediksi Masih Berlanjut, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca
Cuaca Ekstrem Diprediksi Masih Berlanjut, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca
Pemerintah
WHO: Pemangkasan Dana Mulai Terasa, Sistem Kesehatan Dunia di Ujung Tanduk
WHO: Pemangkasan Dana Mulai Terasa, Sistem Kesehatan Dunia di Ujung Tanduk
Pemerintah
ID Food Jaga Stok Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri
ID Food Jaga Stok Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri
BUMN
Jejak Muhsin, Kembangkan Peternakan Ramah Lingkungan
Jejak Muhsin, Kembangkan Peternakan Ramah Lingkungan
LSM/Figur
Wamen ESDM: Pembangkit Listrik dari Sampah Ditargetkan Beroperasi di 2027
Wamen ESDM: Pembangkit Listrik dari Sampah Ditargetkan Beroperasi di 2027
Pemerintah
Pemerintah Targetkan Pasar Karbon Beroperasi Juni 2026
Pemerintah Targetkan Pasar Karbon Beroperasi Juni 2026
Pemerintah
Pemerintah Buka Ruang Keberatan bagi 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut
Pemerintah Buka Ruang Keberatan bagi 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut
Pemerintah
Pendakian Gunung Pangrango Ditutup Sementara Imbas Cuaca Ekstrem
Pendakian Gunung Pangrango Ditutup Sementara Imbas Cuaca Ekstrem
Pemerintah
Ciamis Raih Adipura 2026, Pengelolaan Sampahnya Bakal Jadi Rujukan Nasional
Ciamis Raih Adipura 2026, Pengelolaan Sampahnya Bakal Jadi Rujukan Nasional
Pemerintah
Burung Albatros dari Galapagos Muncul di California, Terbang 4.800 Km Jauh dari Habitatnya
Burung Albatros dari Galapagos Muncul di California, Terbang 4.800 Km Jauh dari Habitatnya
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau