Penulis
KOMPAS.com - Kebun Raya Bogor menang penghargaan pada acara ASEAN Tourism Awards 2026 yang berlangsung di Cebu, Filipina, pada Jumat (30/1/2026).
Penghargaan diterima oleh Direktur PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto. Penyerahan dilakukan dalam ASEAN Tourism Standards Awarding Ceremony di Grand Ballroom, Nustar Resort, Cebu, Filipina, Jumat malam.
Baca juga:
"Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi lingkungan dan pariwisata," kata Marga lewat keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Kebun Raya Bogor agar bisa menjadi destinasi wisata lingkungan sesuai standar internasional," tambah dia.
Direktur Perseroan PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto (kiri) dan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana (kanan) dalam ASEAN Tourism Standards Awarding Ceremony di Grand Ballroom, Nustar Resort, Cebu, Filipina, Jumat (30/1/2026).Kebun Raya Bogor dinilai berhasil mengelola kawasan hijau di tengah kota tanpa mengorbankan fungsi edukasi dan riset botani.
Kebun raya tertua di Asia Tenggara ini meraih ASEAN Sustainable Tourism Award untuk kategori Urban Category. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses kurasi ketat.
Penilaian mencakup manajemen lingkungan, pelibatan masyarakat lokal, serta upaya pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan perkotaan.
Keberhasilan Kebun Raya Bogor di Cebu diprediksi akan memperkuat citra pariwisata Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam kategori Green Tourism.
Kemenangan ini juga disebut tidak lepas dari konsep pengelolaan yang mengintegrasikan konservasi, riset, dan kenyamanan pengunjung. Kebun Raya Bogor mengelola lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia dan dunia.
Penghargaan tersebut diberikan kepada PT Mitra Natura Raya sebagai pengelola pariwisata Kebun Raya Bogor. Perusahaan ini merupakan mitra strategis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengelolaan empat kebun raya di Indonesia, termasuk Kebun Raya Bogor.
Baca juga:
Kebun Raya Bogor memenangkan ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 berkat pengelolaan konservasi dan pariwisata hijau.
Sebagai informasi, ASEAN Tourism Awards merupakan bagian dari ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026. Forum ini adalah agenda pariwisata tahunan terbesar di Asia Tenggara.
ASEAN Tourism Forum mempertemukan sektor publik dan swasta dari 10 negara anggota ASEAN. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata yang berkelanjutan dan inklusif.
Tahun ini, ATF 2026 mengusung tema penguatan pariwisata pascapandemi yang lebih hijau dan tangguh. Cebu, Filipina, dipilih sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kebun Raya Bogor didirikan pada tahun 1817. Awalnya, Kebun Raya Bogor berfungsi sebagai pusat penelitian botani dan konservasi ex-situ.
Saat ini, Kebun Raya Bogor bertransformasi menjadi icon wisata edukasi nasional. Kawasan seluas 87 hektar ini terletak di jantung Kota Bogor dan tetap menjaga fungsi ilmiah serta konservasi.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya