Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Milenial Jadi Pengguna AI Paling Efektif 2025, Mengapa?

Kompas.com, 28 Februari 2026, 17:17 WIB
Manda Firmansyah,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Sumber Forbes

KOMPAS.com - Generasi Milenial disebut menjadi pengguna AI (Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan) paling efektif, berdasarkan laporan McKinsey tahun 2025 tentang "super-agency" yang dicetuskan oleh salah satu pendiri LinkedIn, Reid Hoffman.

Adapun "super-agency" merujuk pada kondisi ketika AI diterapkan secara efektif untuk menggandakan dampak dan terintegrasi pada tiap lini pekerjaan, dilansir dari Forbes, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga:

"Super-agency" AI terjadi ketika individu, yang diberdayakan oleh AI, meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan dampak positif mereka secara luas.

Dengan demikian, mereka yang tidak terlibat langsung dengan AI pun dapat memperoleh manfaat dari efeknya yang lebih luas terhadap pengetahuan, efisiensi, dan inovasi.

Menurut laporan tersebut, adopsi AI di perusahaan sudah menuju fase penggunaan sehingga menuntut tim untuk menerapkannya.

Kendati potensi AI sangat signifikan, laporan McKinsey mencatat bahwa sebagian besar pemimpin senior tidak menyadarinya atau bergerak terlalu lambat dan berisiko tertinggal sama sekali.

Maka dari itu, ke depannya, akan ada kelompok pekerja tertentu yang muncul sebagai pengguna AI yang handal.

Kelas pengguna "super-agency" ini akan secara fundamental membentuk seberapa efektif perusahaan dalam tetap unggul dalam adopsi AI.

Generasi Milenial jadi pengguna AI yang efektif

Milenial jadi pendorong adopsi AI yang tepat

Laporan McKinsey 2025 menyebut Generasi Milenial paling efektif dalam adopsi AI di perusahaan. Simak alasannya.Pexels/Anamul Rezwan Laporan McKinsey 2025 menyebut Generasi Milenial paling efektif dalam adopsi AI di perusahaan. Simak alasannya.

Secara spesifik, laporan McKinsey mencatat, sebagian besar manajer dan pemimpin tim di organisasi adalah Generasi Milenial berusia 35-44 tahun.

Sekitar 62 persen Generasi Milenial di organisasi melaporkan tingkat keahlian AI yang tinggi. Sementara itu, tingkat keahlian AI yang tinggi pada Generasi Z (Gen Z) sebesar 50 persen dan Generasi Baby Boomer di atas 65 tahun hanya 22 persen.

Para manajer milenial berada pada posisi yang tepat untuk mendorong adopsi AI karena peran mereka berada di antara eksekusi dan strategi. Mereka dinilai mampu menjalankan apa yang selama ini hanya dipertimbangkan secara teori.

Generasi tersebut juga dinilai dekat dengan staf lini depan dan operasional untuk melihat di mana AI dapat memberikan dampak terbesar.

AI memungkinkan para manajer Milenial menerjemahkan AI ke operasional dan memiliki kekuatan untuk beralih dari eksperimen percontohan ke implementasi skala penuh dalam tim mereka.

Para manajer milenial bisa menggunakan data, alat analisis, serta pelaporan untuk melihat mana dampak terbesar berada dan efek penggunaan AI di dalam departemen mereka.

Tim lebih cenderung terlibat aktif dengan para manajer milenial daripada dengan pimpinan senior.

Para manajer Milenial berada dalam posisi strategis untuk mencegah AI bayangan dan secara aktif bekerja sama dengan tim mereka untuk menjadikannya pelopor inovasi.

Baca juga:

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Dari Keterampilan Menjadi Peluang, Begini Cara Bakti BCA Memberdayakan Talenta dan Komunitas
Dari Keterampilan Menjadi Peluang, Begini Cara Bakti BCA Memberdayakan Talenta dan Komunitas
BrandzView
Nusa Pulih 2026, Dukung Pemulihan Kesehatan Pascagempa Flores
Nusa Pulih 2026, Dukung Pemulihan Kesehatan Pascagempa Flores
Swasta
Satwa Liar Terjepit Erupsi Gunung, Ancaman Kepunahan dan Risiko Berkonflik dengan Manusia
Satwa Liar Terjepit Erupsi Gunung, Ancaman Kepunahan dan Risiko Berkonflik dengan Manusia
LSM/Figur
Air Hujan Pasca Erupsi Gunung Berapi, Pakar IPB Ingatkan Jernih Belum Tentu Aman
Air Hujan Pasca Erupsi Gunung Berapi, Pakar IPB Ingatkan Jernih Belum Tentu Aman
LSM/Figur
Peta Global Ungkap Dari Mana Asal Emisi Petrokimia Terbesar Dunia
Peta Global Ungkap Dari Mana Asal Emisi Petrokimia Terbesar Dunia
Pemerintah
Perdagangan Global Menyumbang 35 Persen Emisi Karbon UE pada 2023
Perdagangan Global Menyumbang 35 Persen Emisi Karbon UE pada 2023
Pemerintah
Belajar dari Prai Ijing, Kala Keterlibatan Komunitas Jadi Kunci Berdayanya Desa Wisata
Belajar dari Prai Ijing, Kala Keterlibatan Komunitas Jadi Kunci Berdayanya Desa Wisata
Swasta
Industri Tambang Indonesia Mulai Adopsi Teknologi Rendah Emisi
Industri Tambang Indonesia Mulai Adopsi Teknologi Rendah Emisi
Swasta
Kemendagri Dorong Tata Kelola Wilayah Berkelanjutan lewat Percepatan Batas Desa
Kemendagri Dorong Tata Kelola Wilayah Berkelanjutan lewat Percepatan Batas Desa
Pemerintah
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah Dorong Aset Digital Dukung Pembiayaan Berkelanjutan di Sektor Riil
Pemerintah
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
Project R&P Balongan Edukasi Mahasiswa Pentingnya Jaga Keseimbangan Operasional Kilang dan Kelestarian Alam
BUMN
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Biaya Teknologi AI Diperkirakan Terus Membengkak hingga 2027
Pemerintah
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Dampak El Nino: Agustus 2026 Jadi Bulan Terpanas dalam Sejarah Bumi
Pemerintah
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Vape Sekali Pakai Bakal Jadi Ancaman Bahaya Lingkungan Baru
Pemerintah
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Ancaman 2050: Setengah Penghasilan Keluarga Miskin Habis untuk Makan
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau