Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Stok Ikan Global Terancam Turun Drastis akibat Perubahan Iklim

Kompas.com, 16 Maret 2026, 15:17 WIB
Add on Google
Monika Novena,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Sumber PHYSORG

KOMPAS.com - Perubahan iklim menyebabkan stok ikan dunia terancam, menurut studi dari Monash University di Australia. 

Model dalam studi tersebut memprediksi bagaimana perubahan iklim akan mengubah hasil tangkapan di berbagai wilayah dunia. 

Baca juga: 

Hal ini memberikan dampak beruntun yang mengancam ketahanan pangan, sumber penghasilan masyarakat, dan masa depan biota laut sebagai sumber pangan berkelanjutan, dilansir dari Phys.org, Senin (16/3/2026).

Model prediksi yang ada selama ini hanya melihat bagaimana spesies ikan merespons suhu yang memanas tanpa mempertimbangkan adanya perubahan evolusioner.

Namun, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science kini meninjau bagaimana ikan akan berevolusi dalam menanggapi iklim di masa depan.

Perubahan iklim ancam stok ikan dunia

Evolusi ikan akibat pemanasan suhu

Perubahan iklim menyebabkan stok ikan dunia terancam, khususnya terkait evolusi ikan. Dok. Wikimedia Commons/Brian Gratwicke Perubahan iklim menyebabkan stok ikan dunia terancam, khususnya terkait evolusi ikan.

Sektor perikanan menyediakan protein hewani bagi miliaran penduduk, yang permintaannya diprediksi akan terus meningkat. Namun, seiring memanasnya suhu lautan dan berubahnya pola cuaca, ikan-ikan kini mulai berevolusi.

Sebagai informasi, seiring waktu, ikan akan berevolusi agar bisa beradaptasi terhadap air yang lebih hangat, yang membantu mereka bertahan hidup dan bereproduksi meskipun iklim berubah.

Meski ikan tersebut mungkin bisa beradaptasi dengan baik, tapi ada berbagai efek yang bisa berdampak pada manusia.

Para peneliti juga menemukan, respons evolusioner terhadap perubahan global kemungkinan besar akan menurunkan keberlanjutan sektor perikanan dan berdampak negatif pada hasil tangkapan ikan dunia.

Pasalnya, intensitas perkembangbiakan ikan bisa berkurang atau bahkan menghilang sama sekali dari perairan.

Profesor Craig White, Kepala Sekolah Ilmu Biologi, memprediksi pula bahwa pemanasan global akan menyebabkan ikan tumbuh lebih cepat tetapi dewasa lebih awal, yang pada akhirnya memperkecil ukuran maksimal mereka.

"Evolusi ini berdampak baik bagi ikan, tapi buruk bagi industri perikanan. Evolusi menetralisasi dampak pemanasan global terhadap kebugaran fisik ikan, tetapi justru memperburuk dampaknya terhadap hasil panen yang berkelanjutan," ujar Profesor White.

Menurutnya, setiap derajat pemanasan diprediksi akan menurunkan produksi perikanan sehingga menyebabkan kerugian ekonomi bagi industri perikanan.

Namun, kebijakan iklim yang baik yang membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat celsius berpotensi menyelamatkan jutaan ton produksi perikanan yang jika tidak dilakukan, akan hilang begitu saja.

Baca juga: 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Induk dan Anak Gajah Ditemukan Tewas di Bengkulu, Kemenhut Telusuri Penyebabnya
Induk dan Anak Gajah Ditemukan Tewas di Bengkulu, Kemenhut Telusuri Penyebabnya
Pemerintah
Percepat Transisi Energi, PLN Garap PLTS Mentari Nusantara I Berkapasitas 1.225 GW
Percepat Transisi Energi, PLN Garap PLTS Mentari Nusantara I Berkapasitas 1.225 GW
BUMN
Perancis Targetkan Bebas Energi Fosil pada 2050
Perancis Targetkan Bebas Energi Fosil pada 2050
Pemerintah
Jadi Masalah Lingkungan dan Inefisiensi, Limbah Makanan Industri Perhotelan Disorot
Jadi Masalah Lingkungan dan Inefisiensi, Limbah Makanan Industri Perhotelan Disorot
Pemerintah
Waspada Krisis Energi, India Imbau Warganya Pakai Listrik Sampai Pukul 17.00
Waspada Krisis Energi, India Imbau Warganya Pakai Listrik Sampai Pukul 17.00
Pemerintah
Awas Ikan Sapu-sapu Rusak Ekosistem dan Ancam Ikan Lokal di Indonesia
Awas Ikan Sapu-sapu Rusak Ekosistem dan Ancam Ikan Lokal di Indonesia
Pemerintah
UT School Gelar Wisuda Nasional Mekanik Alat Berat Batch 37
UT School Gelar Wisuda Nasional Mekanik Alat Berat Batch 37
Swasta
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Beberapa Wilayah hingga 7 Mei 2026
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Beberapa Wilayah hingga 7 Mei 2026
Pemerintah
El Nino Berisiko Tingkatkan Konflik Manusia dengan Satwa, Begini Kata Pakar
El Nino Berisiko Tingkatkan Konflik Manusia dengan Satwa, Begini Kata Pakar
Pemerintah
Setelah Krisis Selat Hormuz, Ancaman Besar Masih Menanti Dunia
Setelah Krisis Selat Hormuz, Ancaman Besar Masih Menanti Dunia
Pemerintah
Sejarah Hari Buruh: Berawal dari Tuntutan Pekerja Kurangi Jam Kerja
Sejarah Hari Buruh: Berawal dari Tuntutan Pekerja Kurangi Jam Kerja
Pemerintah
Rumah Tangga Tanggung Biaya Energi Fosil 3 Kali Lipat saat RI Kehilangan Windfall Tax Batu Bara
Rumah Tangga Tanggung Biaya Energi Fosil 3 Kali Lipat saat RI Kehilangan Windfall Tax Batu Bara
LSM/Figur
Pemerintah Ingin Stop Impor BBM, IESR Sebut Tak Realistis
Pemerintah Ingin Stop Impor BBM, IESR Sebut Tak Realistis
LSM/Figur
UMKM Digital Finance Tour Tangerang Perkuat Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital Pelaku Usaha
UMKM Digital Finance Tour Tangerang Perkuat Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital Pelaku Usaha
Swasta
Peran Vital Hiu: Bantu Kumpulkan Data Iklim Laut  yang Sulit Dipantau
Peran Vital Hiu: Bantu Kumpulkan Data Iklim Laut yang Sulit Dipantau
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau