Editor
KOMPAS.com - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) membangun dan meresmikan Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Infrastruktur tersebut dibangun melalui alokasi bonus produksi PGE Area Ulubelu sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.
Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rizaldy mengungkapkan pembangunan jembatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah operasional, khususnya di Kabupaten Tanggamus dan Kecamatan Ulubelu.
“Komitmen ini merupakan kelanjutan dari berbagai kontribusi nyata perusahaan sebelumnya, seperti proyek peningkatan Jalan Kali Kemis di Pekon Muaradua–Ngarip serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan guna mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat setempat,” ungkap Rizaldy dalam keterangan resmi, Rabu (18/3/2026).
Baca juga: Selandia Baru Ungkap Besarnya Potensi Panas Bumi di Sulawesi Utara
Rizaldy menyatakan pembangunan jembatan menelan anggaran lebih dari Rp 5 miliar yang bersumber dari alokasi bonus produksi PGE Area Ulubelu pada tahun sebelumnya.
Kehadiran jembatan ini dinilai sangat strategis karena menjadi penghubung utama yang mempermudah mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.
Dalam kesempatan ini, Bupati Tanggamus, H. Moh. Saleh Asnawi menyampaikan pembangunan jembatan ini merupakan jawaban dari harapan masyarakat Kecamatan Ulubelu yang selama ini menantikan akses infrastruktur yang lebih baik.
Ia menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Ulu Semong menjadi bukti nyata bahwa keberadaan industri panas bumi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kehadiran jembatan ini bukan hanya mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang baik antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Tanggamus. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga manfaat pengembangan panas bumi benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.
PGE Area Ulubelu juga terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kecamatan Ulubelu.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah pemanfaatan langsung energi panas bumi untuk budidaya melon yang membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Baca juga: Aktif Investasi di Panas Bumi RI, Siapa Pemilik Ormat Technologies?
Selain itu, PGE turut membina Kelompok KUPS Margo Rukun Bestari yang berhasil mengolah limbah kulit kopi menjadi pupuk organik bernama Pertaganik, sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
Di sektor komoditas unggulan daerah, PGE juga melakukan pembinaan terhadap kelompok petani kopi Kopi Beloe guna meningkatkan kualitas, produktivitas, serta nilai tambah kopi lokal Ulubelu sehingga mampu memperkuat ekonomi masyarakat setempat.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya