Mereka juga mendesak aturan pengelolaan sampah yang lebih ketat di wilayah Antartika itu sendiri.
Dua langkah pencegahan ini sangat masuk akal mengingat apa yang mereka temukan. Penemuan polusi plastik seperti ini tidak akan berhenti di satu lembah terpencil di Antartika saja.
Ini adalah tanda peringatan betapa plastiknya sudah benar-benar meresap ke dalam sistem Bumi, bahkan telah mencapai tempat-tempat yang mungkin tak akan pernah diinjak oleh kebanyakan orang.
Penemuan ini menunjukkan bahwa polusi plastik bukan lagi masalah lokal.
Polusi ini telah menjadi bagian permanen dari dunia modern, sebuah masalah yang bahkan tak bisa lagi dihindari oleh sudut-sudut Bumi yang paling terisolasi dan tertutup es.
Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Nature Scientific Reports.
Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya