Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Unkris dan Kemen ATR Gelar Webinar Pemanfaatan Tata Ruang SDEW dan Kawasan Pesisir

Kompas.com, 22 Agustus 2023, 08:55 WIB
Yohanes Enggar Harususilo

Penulis

KOMPAS.com - Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang di kawasan sekitar Situ, Danau, Embung dan Waduk (SDEW) dan kawasan Pesisir dapat berdampak buruk bagi lingkungan.

Dampak muncul dari hal itu antara lain terjadinya okupasi badan air, penurunan kualitas air, dan persoalan lingkungan lainnya.

Upaya mengatasi persoalan tersebut, Presiden melalui Perpres nomor 60 tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional telah menetapkan 15 danau prioritas nasional sebagai bagian dari upaya penyelamatan SDEW.

Namun fakta di lapangan, masih banyak terjadi pelanggaran pemanfaatan ruang di sekitar SDEW dan pesisir.

Beberapa faktor pemicu antara lain kebijakan pengembangan wilayah dan pengembangan kawasan, mekanisme pasar terhadap kebutuhan ruang, belum jelasnya mekanisme pengendalian, lemahnya pengawasan pemanfaatan ruang, dan lemahnya penegakan hukum bidang penataan ruang.

Terkait hal itu, Universitas Krisnadwipayana (Unkris) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) dan Kementerian ATR menggelar webinar series “Penyelamatan Pemanfaatan Ruang Sempadan Situ, Danau, Embung, Waduk (SDEW) dan Kawasan Pesisir”.

Webinar series terbagi dalam 4 sesi tersebut melibatkan 4 fakultas dan terbuka untuk akademisi, praktisi, unsur pemerintahan maupun masyarakat umum dari seluruh wilayah Indonesia.

“Kami sudah menyiapkan pembicara-pembicara yang sangat kompeten dalam hal tata ruang dan penyelamatan SDEW pada setiap seri," ungkap Ketua LPM Unkris sekaligus Ketua Steering Committee (SC) Susetya Herawati didampingi Kaprodi Perencanaan Wilayah Kota yang juga Sekretaris SC Reny Savitri dalam keterangan pers, Senin (21/8/2023).

Baca juga: Pertanian Masih Bergantung Hujan, Embung Raksasa Bakal Dibangun di Bandung Barat

"Mengingat ini merupakan isu nasional yang sangat menarik, kami berharap para akademisi, Pemda maupun praktisi untuk ambil bagian dalam webinar ini,” tambahnya.

4 seri webinar 

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau