Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Target Ambisius Raksasa Pencahayaan Global Pangkas Emisi 90 Persen

Kompas.com, 18 Juni 2024, 21:11 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan raksasa sektor pencahayaan atau lighting, Signify, secara resmi merilis rencananya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 90 persen di seluruh rantai nilainya dibandingkan dengan baseline pada tahun 2019 dan mencapai net-zero pada tahun 2040.

CEO Signify Eric Rondolat menuturkan, perusahaan sejatinya percaya pada potensi cahaya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan sepenuhnya menerima tanggung jawab yang ada.

Sebagai salah satu perusahaan global pertama yang berkomitmen terhadap target berbasis sains atau Science Based Target Initiatives (SBTi) yang terverifikasi, Signify meningkatkan ambisi dengan Rencana Transisi Iklim Net Zero Emission (NZE) 2040.

Baca juga: Emisi dari Sampah Ditarget Net Zero Tahun 2050

"Kami akan terus bertindak dengan cepat, dan menggunakan suara kami untuk melibatkan pelanggan, karyawan, mitra, dan pengambil keputusan publik guna mempercepat aksi iklim di seluruh industri kami dan di luarnya," ujar Eric.

Signify menetapkan strategi iklim, sejalan dengan target NZE yang divalidasi yakni bebas emisi di seluruh rantai nilai pada tahun 2040, penurunan emisi GRK kaca lingkup 1, 2, dan 3 absolut sebesar 50 persen pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun dasar tahun 2019.

Kemudian, penurunan emisi GRK lingkup 1, 2 dan 3 absolut sebesar 90 persen pada tahun 2040, dibandingkan dengan tahun dasar tahun 2019.

Rencana ini mencakup inisiatif dan program di seluruh bisnis dan rantai nilai, yang mencakup pemberian insentif kepada pemasok agar berkomitmen terhadap energi terbarukan, elektrifikasi armada logistik dan perluasan penggunaan lampu LED hemat energi yang merupakan faktor terbesar dalam mengurangi emisi industri lampu dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Tekan Emisi, ABB dan MASKEEI Kolaborasi Percepat Efisiensi Energi

Karena lebih dari 90 persen emisi GRK rantai nilai Signify berasal dari penggunaan produk-produknya sepanjang siklus hidupnya, ambisi NZE tahun 2040 berfokus untuk terus memimpin industri dalam mengembangkan teknologi pencahayaan yang semakin efisien.

Sebagai hasil dari tindakan dan inovasi ini, Signify telah mencapai pengurangan absolut emisi GRK  sebesar 50 persen di seluruh rantai nilainya, termasuk fase penggunaan cakupan 3, sejak tahun 2019.

Namun sebagian besar stok lampu global masih bersifat konvensional. Artinya ada peluang besar untuk kemajuan pesat.

Peralihan global ke LED hemat energi akan mengurangi emisi gas rumah kaca global satu persen, yang setara dengan setengah total emisi yang disebabkan oleh industri penerbangan.

Awal tahun ini, Signify bekerja sama dengan Climate Group dan mitra lainnya meluncurkan Revolusi Renovasi dengan tujuan meningkatkan tingkat renovasi di seluruh Uni Eropa, sebagai langkah penting jika kawasan ini ingin mencapai tujuan NZE pada tahun 2050.

CEO Climate Group Helen Clarkson menambahkan, Climate Group menyambut baik rencana transisi iklim Signify, yang ingin melakukan dekarbonisasi di seluruh perekonomian dan mencapai NZE.

Baca juga: Tingkat Kebakaran Lahan Gambut Menurun, Bisa Tekan Emisi

Pihaknya telah bekerja sama dalam kemitraan selama lebih dari 15 tahun untuk mempercepat peluncuran LED secara global dan berupaya menuju lingkungan binaan yang lebih hemat energi.

"Kami menantikan kerja sama selama bertahun-tahun dengan Signify, serta mitra bisnis dan pemerintah lainnya, untuk membuka revolusi renovasi dan melipatgandakan efisiensi energi pada tahun 2030," imbuh Helen.

Salah satu pendiri Transition Value Partners yang juga Pendiri CDP Paul Dickinson menyebut, Signify adalah pembangkit tenaga efisiensi energi di balik pencahayaan Philips, dan produsen LED terbesar di dunia.

Pencahayaan hemat energi sangat penting untuk mengurangi aktivitas yang mewakili 2 persen emisi global.

Sebagai merek global premium untuk manufaktur yang bertanggung jawab dan konsumsi daya yang sangat rendah, semakin banyak perusahaan yang berkomitmen terhadap transisi yang adil menuju NZE akan menentukan Signify, termasuk untuk mematuhi persyaratan rantai pasokan CSRD mereka.

"Perusahaan ini adalah pemimpin dalam dekarbonisasi global, dan rencana transisi perintisnya meningkatkan standar tersebut, sekaligus menunjukkan komitmennya untuk membantu perusahaan lain memenuhi Target Berbasis Sains dan mencapai NZE," tuntas Paul.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Gelombang Panas Picu Harga Jual Listrik di Eropa Jadi Negatif
Gelombang Panas Picu Harga Jual Listrik di Eropa Jadi Negatif
Pemerintah
Kehadiran DSI Disebut Bisa Permudah Implementasi EUDR untuk Produk Sawit
Kehadiran DSI Disebut Bisa Permudah Implementasi EUDR untuk Produk Sawit
LSM/Figur
Dari Literasi ke Aksi, Komunitas Buibu Baca Buku Gerakkan Kepedulian Iklim di 16 Provinsi
Dari Literasi ke Aksi, Komunitas Buibu Baca Buku Gerakkan Kepedulian Iklim di 16 Provinsi
LSM/Figur
Pemerintah akan Wajibkan Masyarakat Kembalikan Air Tanah ke Bumi
Pemerintah akan Wajibkan Masyarakat Kembalikan Air Tanah ke Bumi
Pemerintah
Bappenas Proyeksikan Kerugian Ekonomi akibat Krisis Iklim Capai Rp 2.005 Triliun
Bappenas Proyeksikan Kerugian Ekonomi akibat Krisis Iklim Capai Rp 2.005 Triliun
Pemerintah
PBB Minta Dunia Bersiap Hadapi Ancaman El Niño
PBB Minta Dunia Bersiap Hadapi Ancaman El Niño
Pemerintah
Kekeringan Panjang dan Perubahan Pola Hujan Landa Amazon, Ekosistem Terancam
Kekeringan Panjang dan Perubahan Pola Hujan Landa Amazon, Ekosistem Terancam
Pemerintah
Tantangan di Balik Piring Makan Anak Indonesia: Menyuap Gizi, Membangun Kebiasaan
Tantangan di Balik Piring Makan Anak Indonesia: Menyuap Gizi, Membangun Kebiasaan
LSM/Figur
Harga Bensin Meroket, Warga Pakistan Ramai-Ramai Beralih ke Skuter Listrik
Harga Bensin Meroket, Warga Pakistan Ramai-Ramai Beralih ke Skuter Listrik
Pemerintah
Potensi Lobster RI Melimpah, tapi Teknologi hingga Infrastruktur Belum Memadai
Potensi Lobster RI Melimpah, tapi Teknologi hingga Infrastruktur Belum Memadai
Pemerintah
Mengapa Benua Eropa Mengalami Pemanasan Paling Cepat di Dunia?
Mengapa Benua Eropa Mengalami Pemanasan Paling Cepat di Dunia?
Pemerintah
Kebakaran Hutan Sepanjang 2025 Telan Biaya Termahal dalam Sejarah
Kebakaran Hutan Sepanjang 2025 Telan Biaya Termahal dalam Sejarah
Pemerintah
BBM dari Sawit Dinilai Tak Layak Secara Keekonomian
BBM dari Sawit Dinilai Tak Layak Secara Keekonomian
LSM/Figur
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
BUMN
Awal Juni, BMKG Prediksi Hujan Landa Sejumlah Wilayah Selama Sepekan
Awal Juni, BMKG Prediksi Hujan Landa Sejumlah Wilayah Selama Sepekan
Pemerintah
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau