Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Green Jobs" Jadi Kunci Transisi Energi di Indonesia

Kompas.com - 29/12/2024, 08:26 WIB
Zintan Prihatini,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Green jobs dinilai menjadi kunci transisi energi di Indonesia. Adapun green jobs adalah pekerjaan yang mendukung upaya pembangunan berkelanjutan atau sustainable development.

Kepala Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Zamroni Salim mengatakan, konsep pekerjaan ini membuat perusahaan lebih mengedepankan produksi yang ramah lingkungan.

“Green jobs sangat berkaitan dengan bagaimana kita mendukung atau mencapai net zero emission seperti yang dicanangkan oleh pemerintah,” kata Zamroni saat dihubungi, Jumat (27/12/2024).

Baca juga:

“Tanpa ada upaya untuk membentuk semacam green jobs, green company maka akan lebih sulit bagi pemerintah untuk mencapai target net zero emission,” tambah dia.

Dengan begitu, perusahaan maupun masyarakat akan ikut bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Di samping itu, green jobs juga menjadi strategi penting dalam mengurangi dampak negatif dari aktivitas ekonomi atau negative externality.

“Dengan konsep green job, konsep ESG, dengan konsep green economy maka negative externality dari proses produksi sampai konsumsi itu bisa dikontrol,” tutur dia.

Zamroni menyatakan bahwa green jobs belum menjadi tren besar di Indonesia. Namun, beberapa perusahaan telah mengadopsi prinsip Environment, Social, and Governance (ESG)

Green jobs adalah pekerjaan yang ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan hidup. Menurut International Labour Organization (ILO), green jobs bertujuan untuk melindungi dan memulihkan ekosistem, meningkatkan efisiensi energi dan bahan baku.

Baca juga:

Kemudian meminimalisir limbah dan polusi proses produksi, membatasi emisi gas rumah kaca, serta mendukung adaptasi perubahan iklim.

Mengutip dari berbagai referensi, beberapa contoh green jobs, di antaranya ecopreneur, yaitu wirausahawan yang membuat dan menjual produk atau jasa yang ramah lingkungan. Kemudian energy startup, yaitu startup yang berfokus di bidang energi terbarukan

Konsultan energi, serta petani urban, yaitu orang yang melakukan budidaya dan distribusi bahan pangan di perkotaan.

Mari berkontribusi langsung dalam upaya mencegah dan mengatasi masalah STUNTING di Indonesia. Ikut berdonasi dengan klik Kompas.com Jernih Berbagi.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Aliansi Perbankan Net Zero Hentikan Kegiatan Sementara
Swasta
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
Paparan Logam dan Sulfat dalam Polusi Udara Berpotensi Tingkatkan Risiko Asma
LSM/Figur
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
Tata Kelola Mangrove Perlu Terintegrasi dengan Tambak
LSM/Figur
Krisis Iklim Makin Parah,  WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
Krisis Iklim Makin Parah, WALHI Desak Revisi UU Kehutanan Berparadigma Keadilan Ekologis
LSM/Figur
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pesimis Kualitas Udara Jakarta Membaik, Menteri LH Ungkap Sumber Masalahnya
Pemerintah
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Badak di Kalimantan Timur Sisa Dua, Kemenhut Siapkan Induk Pengganti
Pemerintah
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Sudah Saatnya Penyelenggara Event Lebih Sustainable
Swasta
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
Studi Jawab Polemik Dampak Kebisingan Turbin Angin pada Manusia
LSM/Figur
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Produksi Daging Sapi di Brasil Picu Kenaikan Emisi Metana
Pemerintah
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Menteri LH: Banyak Produsen AMDK Pakai Air Tanah, Konservasi Cuma Mantra
Pemerintah
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Laut Asam Melemahkan Gigi Hiu, Ancaman Baru bagi Predator Puncak
Pemerintah
'Circularity Tour', Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
"Circularity Tour", Aqua Libatkan Pelari Maybank Marathon dalam Aksi Lingkungan dan Ekonomi Sirkular
Swasta
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Alarm Punah! Badak Jawa Diprediksi Hilang 50 Tahun Lagi, Translokasi Jadi Jalan
Pemerintah
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Hampir 80 Persen Hiu Paus di Lokasi Wisata Luka Akibat Ulah Manusia
Pemerintah
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
Penelitian Lebih dari Satu Dekade Ungkap Populasi Hiu Paus di Papua
LSM/Figur
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau